Arne Slot Dipecat, Mohamed Salah Berpotensi Urung Cabut dari Liverpool

Keputusan Liverpool mendepak Arne Slot berpotensi mengubah arah karier Mohamed Salah yang sebelumnya disebut-sebut akan meninggalkan Stadion Anfield.

BolaCom | Rizki HidayatDiterbitkan 02 Juni 2026, 19:45 WIB
Penyerang Liverpool, Mohamed Salah, memberikan tepuk tangan kepada para suporter saat meninggalkan lapangan dalam kondisi cedera pada pertandingan Premier League Inggris antara Liverpool melawan Crystal Palace di Stadion Anfield, Liverpool, Inggris barat laut, pada 25 April 2026. (Paul ELLIS / AFP)

Bola.com, Liverpool - Liverpool resmi memecat Arne Slot dari jabatan manajer pada 30 Mei lalu. Keputusan The Reds mendepak Slot berpotensi mengubah arah karier Mohamed Salah, yang sebelumnya disebut-sebut akan meninggalkan Stadion Anfield dalam waktu dekat.

Kepergian manajer asal Belanda tersebut menjadi kabar yang mengejutkan bagi banyak pendukung Liverpool. Arne Slot tidak akan melanjutkan pekerjaannya pada musim depan, setelah perjalanan musim lalu yang dinilai gagal memenuhi ekspektasi.

Advertisement

The Reds gagal meraih satu pun titel juara pada musim 2025/2026. Berstatus juara bertahan, Liverpool hanya bisa finis di peringkat kelima klasemen akhir Premier League, kandas pada perempat final Piala FA dan Liga Champions, serta terhenti pada putaran keempat Carabao Cup.

Selain hasil yang kurang memuaskan, Arne Slot juga dikabarkan mengalami hubungan yang tidak selalu harmonis dengan sejumlah pemain senior Liverpool. Satu nama yang paling sering dikaitkan dengan situasi tersebut adalah Mohamed Salah.

Bahkan, winger Timnas Mesir tersebut melontarkan sindiran kepada Slot, dengan menyebut Liverpool harus kembali memperlihatkan permainan menyerang yang ditakuti lawan seperti pada masa-masa terbaik.

Kini, setelah Slot resmi angkat kaki dari Anfield, peluang Salah untuk bertahan justru kembali terbuka lebar.

 

 

 


Bisa Tinjau Ulang Keputusan Cabut

Pelatih Liverpool asal Belanda, Arne Slot, memeluk striker Mesir nomor punggung 11, Mohamed Salah, setelah pertandingan Premier League Inggris antara Liverpool dan Bournemouth di Anfield, Liverpool, Inggris barat laut, pada 15 Agustus 2025. Liverpool menang dengan skor 4-2. (Paul ELLIS/AFP)

Dalam beberapa bulan terakhir, Mohamed Salah santer dikabarkan akan mengakhiri petualangannya bersama Liverpool. Tawaran menggiurkan dari Arab Saudi disebut menjadi alasan utama yang membuat pemain berusia 33 tahun itu mempertimbangkan hengkang.

Berdasarkn laporan Fichajes, perubahan besar di kursi manajer membuat situasi menjadi berbeda. Salah masih terikat kontrak hingga 30 Juni 2027 dan secara fisik maupun performa masih berada di level tertinggi.

Dengan proyek baru yang akan dibangun Liverpool, mantan pemain AS Roma tersebut kini memiliki alasan untuk kembali mempertimbangkan masa depannya di Merseyside.

Tak bisa dimungkiri, Salah merupakan salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah modern Liverpool. Kontribusi membawa The Reds meraih berbagai trofi membuatnya menjadi ikon klub dalam beberapa tahun terakhir.


Hubungan Salah dan Slot Disebut Tidak Ideal

Mohamed Salah and Arne Slot's relationship at Liverpool has become strained. Salah is frustrated at being benched, hinting at a breakup, and feeling unwanted at the club.

Selama menangani Liverpool, Arne Slot datang dengan misi melanjutkan era sukses yang telah dibangun Jurgen Klopp sebelumnya. Namun, kiprah Slot tidak berjalan mulus.

Selain persoalan hasil di lapangan, pendekatan taktik yang diterapkannya disebut tidak selalu mendapat respons positif dari beberapa pemain kunci.

Mohamed Salah menjadi satu di antara sosok yang kerap dikaitkan dengan ketidakcocokan tersebut. Dia diyakini kurang nyaman dengan sejumlah skema permainan yang dianggap mengurangi pengaruhnya di lini serang Liverpool.

Situasi itu membuat spekulasi mengenai kepergian Salah semakin menguat dalam beberapa bulan terakhir.


Liverpool Memulai Babak Baru

Kepergian Arne Slot kini menandai awal dari fase baru bagi Liverpool. Manajemen klub harus bergerak cepat mencari sosok pelatih yang mampu mengembalikan daya saing tim sekaligus memaksimalkan potensi para pemain bintang.

Tak hanya soal manajer anyar, masa depan Mohamed Salah juga menjadi agenda penting yang harus segera diselesaikan.

Liverpool tentu ingin mempertahankan pemain terbaiknya. Namun, mereka juga harus mampu meyakinkan Salah bahwa proyek yang sedang dibangun tetap memiliki ambisi besar untuk bersaing di level tertinggi.

Kesempatan tampil di Premier League dan Liga Champions masih menjadi daya tarik utama yang bisa membuat sang pemain bertahan lebih lama di Anfield.

Sumber: Fichajes


Simak Posisi Akhir Musim Ini:

Berita Terkait