Casemiro: Tak Dijagokan di Piala Dunia 2026, Brasil Justru Merasa Diuntungkan

Casemiro menyebut status nonunggulan menguntungkan Brasil di Piala Dunia 2026.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 03 Juni 2026, 18:45 WIB
Gelandang Brasil #05, Casemiro, merayakan setelah mencetak gol kedua timnya selama pertandingan persahabatan internasional antara Brasil dan Panama di stadion Maracana di Rio de Janeiro, Brasil, pada 31 Mei 2026. (Mauro PIMENTEL/AFP)

Bola.com, Jakarta - Timnas Brasil datang ke Piala Dunia 2026 tanpa status unggulan utama. Namun, Casemiro menilai situasi tersebut justru bisa menjadi keuntungan bagi Selecao.

Gelandang veteran itu merasa timnya dapat melangkah lebih lepas karena sorotan utama mengarah ke negara lain.

Advertisement

Kendati tidak dijagokan, Brasil tetap membawa ambisi mengakhiri penantian panjang gelar juara dunia yang sudah berlangsung selama 24 tahun.

Brasil menjadi satu-satunya negara yang selalu tampil di setiap edisi Piala Dunia. Selecao juga masih berstatus tim tersukses dalam sejarah Piala Dunia dengan koleksi lima gelar juara.

Meski begitu, sejumlah rumah taruhan menempatkan Brasil di belakang juara Eropa Spanyol, Prancis yang menjuarai Piala Dunia 2018, serta Inggris dalam daftar favorit juara Piala Dunia 2026 yang berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli.


Tak Masalah Tak Dijagokan

Selebrasi pemain timnas Brasil, Casemiro usai berhasil membuat gol ke gawang Swiss dalam pertandingan grup G Piala Dunia 2022 yang berlangsung di Stadium 974, Qatar, Selasa (29/11/2022). (AP Photo/Andre Penner)

Casemiro mengaku tidak mempermasalahkan status tersebut. Bahkan menurutnya, posisi Brasil yang tidak terlalu dijagokan bisa membuat tim tetap waspada sepanjang turnamen.

"Kami bukan favorit utama," kata Casemiro kepada kanal media FIFA setelah skuad Brasil tiba di Amerika Serikat, Selasa (2-6-2026).

"Tentu saja kami berada dalam kondisi yang baik. Kami memiliki skuad yang kuat dengan perpaduan pemain berpengalaman dan talenta muda."

"Mungkin kali ini kami berada satu langkah di belakang tim-tim favorit lainnya, tetapi kami tetap waspada dan itu selalu menjadi hal yang baik," imbuh mantan bintang Real Madrid itu.

"Kami ingin datang dengan kondisi terbaik dan menjalani Piala Dunia yang hebat," lanjut pemain berusia 34 tahun tersebut.


Persiapan yang Tidak Mudah

Pelatih kepala tim nasional Brasil, Carlo Ancelotti mengamati para pemainnya selama sesi latihan di Sao Paulo, pada 3 Juni 2025. (Nelson ALMEIDA/AFP)

Casemiro juga mengakui perjalanan Brasil menuju Piala Dunia kali ini tidak berjalan mulus.

Dalam satu tahun terakhir, Konfederasi Sepak Bola Brasil (CBF) melakukan perubahan besar dengan menunjuk Carlo Ancelotti sebagai pelatih kepala sekaligus memilih presiden baru.

Menurut mantan gelandang Manchester United tersebut, perubahan di level manajemen dan tim pelatih sempat memunculkan ketidakstabilan dalam proses persiapan.

"Ini adalah siklus yang sulit karena ada pergantian pelatih, pergantian presiden, dan banyak gejolak yang terjadi," ujar Casemiro.

"Kami baru bekerja bersama pelatih ini selama satu tahun. Dia memiliki pengalaman luar biasa di dunia sepak bola, tetapi kenyataannya kami baru bekerja bersama sekitar 40 hari."


Modal Cukup

Kiper Brasil #23 Ederson, penyerang Brasil #21, Matheus Cunha, penjaga gawang Brasil #01 John Victor, bek Brasil #03, Gabriel Magalhaes, gelandang Brasil #08, Bruno Guimaraes, penyerang Brasil #20, Estevao, gelandang Brasil #07, Vinicius Jr, gelandang Brasil #10, Rodrygo, bek Brasil #06, Alex Sandro, dan bek Brasil #04, Marquinhos, berpose untuk foto tim menjelang pertandingan persahabatan internasional antara Brasil dan Senegal di Stadion Emirates, London, pada 15 November 2025. (Ian Kington/AFP)

Meski begitu, Casemiro yakin Brasil tetap memiliki modal yang cukup untuk bersaing memperebutkan trofi.

"Saya pikir kami akan memasuki turnamen dalam kondisi yang kuat," katanya.

"Kami memiliki pemain berkualitas, pemain berpengalaman, pemain yang penuh energi, dan pemain muda. Menurut saya, kami memiliki kombinasi yang bagus untuk kompetisi ini," imbuhnya.

Brasil akan memulai perjalanan di Grup C dengan menghadapi Maroko pada 13 Juni di East Rutherford, New Jersey.

Setelah itu, Vinicius Junior dkk. akan menghadapi Haiti pada 19 Juni di Philadelphia, Pennsylvania, sebelum menutup fase grup melawan Skotlandia pada 24 Juni di Miami, Florida.

 

Sumber: Aljazeera

Berita Terkait