Bola.com, Jakarta - BRI Super League 2025/2026 telah berakhir sejak 23 Mei 2026. Persib Bandung kembali keluar sebagai juaranya, sekaligus menjadi yang ketiga secara beruntun bagi tim Maung Bandung.
Persib menyelesaikan musim ini dengan bertengger di puncak klasemen BRI Super League, dan mengumpulkan nilai 79. Poin sama sebenarnya diraih Borneo FC yang memberikan persaingan sejak awal musim.
Persib berhak meraih predikat juaranya karena keunggulan head to head alias rekor pertemuan musim ini. Berakhirnya persaingan BRI Super League meninggalkan fakta cukup menarik, salah satunya pemain-pemain dengan predikat termahal dari sisi nilai pasar.
Thom Haye masih menduduki posisi teratas sebagai pemain paling mahal di BRI Super League. Namun statusnya bukanlah pemain asing, mengingat ia merupakan bagian dari Timnas Indonesia.
Lantas siapa saja pemain asing bernilai tinggi berdasarkan rapor di BRI Super League 2025/2026? Simak rangkuman Bola.com berikut ini:
Teppei Yachida
Urutan kelima dalam daftar ini dimulai dari pemain asing Bali United asal Jepang, Teppei Yachida. Berposisi gelandang serang, Teppei Yachida langsung menjadi pemain penting Serdadu Triadtu di BRI Super League 2025/2026.
Pemain berusia 24 tahun itu langsung melejit dengan torehan 17 penampilan. Padahal ia baru didatangkan Bali United di jendela transfer paruh musim, Januari 2026.
Teppei Yachida mencetak enam gol plus empat assist. Menjadikannya sebagai pemain andalan, dan kini memiliki nilai pasar Rp10,43 miliar. Nilai itu membuatnya menduduki peringkat kelima pemain asing termahal di BRI Super League.
Thijmen Goppel
Berikutnya adalah Thijmen Goppel, penyerang kanan Bali United. Pemain asal Belanda berusia 29 tahun ini tak membutuhkan waktu lama beradaptasi di kultur sepak bola Indonesia.
Konsistensi Thijmen Goppel bisa dilihat dari jumlah penampilannya yang mencapai 34 laga sepanjang musim 2025/2026. Artinya ia tidak pernah absen satu pun pertandingan.
Thijmen Goppel juga mencetak tujuh gol dan tujuh assist. Nilai pasarnya berada di kisaran Rp10,43 miiar.
Maxwell
Posisi ketiga adalah penyerang tajam Persija Jakarta, Maxwell. Pemain asal Brasil berusia 31 tahun, menjadi kepingan kedigdayaan Persija sepanjang BRI Super League 2025/2026.
Baru musim ini bermain di Indonesia, Maxwell langsung unjuk gigi dengan mencetak 16 gol plus empat assist, hanya dari 31 pertandingan. Ketajamannya ini membuatnya dianggap sebagai predator di kotak penalti.
Saat ini Maxwell ditaksir memiliki nilai pasar 10,43 miliar. Namun demikian, kontraknya di tim Macan Kemayoran sudah habis, membuatnya harus pergi dan segera mencari klub baru.
Juan Felipe Villa
Di peringkat kedua pemain asing termahal di BRI Super League adalah Juan Felipe Villa. Playmaker Borneo FC asal Argentina yang juga baru semusim ini menjajal persaingan kompetisi Liga Indonesia.
Tak butuh adaptasi lama baginya menaklukkan BRI Super League. Juan Felipe Villa langsung moncer dengan mengukir 13 gol dan sembilan assist dari 31 penampilan bersama tim Pesut Etam.
Statistik yang sangat ciamik untuk ukuran pemain baru di Liga Indonesia. Ia membawa Borneo FC menjadi runner-up musim ini dan ditaksir memiliki nilai pasar Rp11,30 miliar.
Mariano Peralta
Inilah pemain dengan status ekspatriat paling mahal yang bermain di BRI Super League. Mariano Peralta bersinar sangat terang di BRI Super League 2025/2026.
Ia menjadi inspirasi kedigdayaan tim Pesut Etam dalam persaingan di tangga juara, meski pada akhirnya gagal bersaing dengan Persib Bandung.
Mariano Peralta yang menjadi ruh permainan ofensif Borneo FC. Pemain asal Argentina tersebut mengoleksi 20 gol plus 14 assist dari total 34 pertandingan, artinya ia tidak pernah absen satupun pertandingan musim ini.
Statistiknya di musim ini mencengangkan. Secara rata-rata, Peralta mampu membuat 0,5 gol dan 0,4 assist di setiap pertandingan. Data dari laman football database, pemain berusia 28 tahun tersebut punya kontribusi gol berdampak mencapai 65 persen, dan assist berdampak sebesar 54 persen.
Atas kiprahnya, Peralta diganjar sebagai pemain terbaik BRI Super League 2025/2026. Atas performanya, ia ditaksir mempunyai nilai pasar hingga Rp13.04 miliar dan menjadi tertinggi kedua di BRI Super League.
Sumber: Transfermarkt