Bola.com, Jakarta - Presiden Real Madrid, Florentino Perez, mengakui perjalanan Kylian Mbappe di Santiago Bernabeu belum berjalan sesuai harapan sejak didatangkan dari Paris Saint-Germain (PSG) pada musim panas 2024.
Pernyataan Perez dalam wawancara dengan Diario AS langsung memicu perhatian media Spanyol.
Pasalnya, banyak pihak menafsirkan ucapannya sebagai pengakuan bahwa transfer yang sempat dianggap sebagai satu di antara perekrutan terbesar dalam sejarah klub itu belum memberikan hasil yang diinginkan.
Ketika Mbappe diperkenalkan di Bernabeu dua tahun lalu, ekspektasi yang mengiringinya sangat tinggi.
Ketika itu, Real Madrid baru saja menyapu bersih gelar La Liga dan Liga Champions bersama Carlo Ancelotti. Di saat yang sama, Barcelona mengakhiri musim tanpa trofi di bawah asuhan Xavi Hernandez.
Banyak pengamat memprediksi Los Blancos akan memasuki periode dominasi baru setelah berhasil mendapatkan Mbappe tanpa biaya transfer. Namun, kenyataan di lapangan berkembang berbeda.
Prestasi Rival Abadi
Dalam dua musim terakhir, Barcelona justru mampu memenangi lima dari enam trofi domestik yang tersedia di Spanyol di bawah kepemimpinan Hansi Flick. Sementara itu, Real Madrid gagal meraih gelar-gelar utama yang menjadi target mereka.
Situasi tersebut menjadi satu di antara latar belakang perubahan besar yang dilakukan Perez.
Pada Rabu malam waktu setempat, ia mengumumkan Jose Mourinho sebagai pelatih keempat Real Madrid dalam kurun satu tahun setelah periode Alvaro Arbeloa dan Xabi Alonso dinilai tidak memenuhi harapan.
Perez Yakin Mbappe Akan Berhasil
Meski begitu, Perez tetap memberikan dukungan penuh kepada Mbappe. Ia menegaskan bahwa kualitas kapten Timnas Prancis itu tidak perlu diperdebatkan, terlepas dari belum tercapainya target kolektif klub.
"Mbappe juga merupakan satu di antara pemain terbaik di dunia. Anda hanya perlu melihat statistiknya untuk memahami kualitas pemain kami. Tidak ada seorang pun yang seharusnya meragukan kualitas pemain luar biasa seperti dirinya," kata Perez.
Kendati memuji kontribusi Mbappe, Perez kemudian mengeluarkan pernyataan yang memancing perdebatan.
"Dia akan memberi kami banyak hal dan saya yakin dia akan berhasil di Real Madrid," ujar Perez.
Di Spanyol, kalimat tersebut dianggap sebagai isyarat bahwa Mbappe belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi sejak tiba di Bernabeu.
Padahal, secara individu, catatan pemain berusia 27 tahun itu sangat mengesankan. Ia telah mencetak 86 gol dalam 103 pertandingan dan berhasil meraih Golden Boot Eropa pada musim pertamanya bersama Real Madrid.
Trio Bintang Tetap Dipertahankan
Perez menepis rumor yang menyebut Real Madrid akan membubarkan trio penyerang utamanya. Menurutnya, Mbappe, Vinicius Junior, dan Jude Bellingham tetap menjadi bagian dari proyek klub.
"Tentu saja Mbappe, Vinicius, dan Bellingham akan tetap berada di Real Madrid," tegas Perez.
Selain membahas komposisi skuad, Perez memberi petunjuk mengenai aktivitas transfer yang sedang disiapkan klub.
Nama Mourinho dan Ibrahima Konate sudah lebih dulu disebut sebagai bagian dari rencana besar Real Madrid. Bahkan, Perez mengisyaratkan bek tengah Liverpool itu bukan satu-satunya pemain bertahan yang akan didatangkan.
"Dia tidak akan menjadi satu-satunya bek hebat yang akan datang ke Real Madrid," ujar Perez mengenai Konate.
Pernyataan tersebut memunculkan spekulasi mengenai kemungkinan kedatangan bek sayap Inter Milan, Denzel Dumfries, yang disebut-sebut bisa direkrut apabila Real Madrid mengaktifkan klausul pelepasannya.
Mourinho Kembali ke Bernabeu
Perez juga berbicara mengenai keputusan membawa kembali Mourinho ke kursi pelatih. Menurutnya, pelatih asal Portugal itu memainkan peran penting dalam membangun fondasi kesuksesan Real Madrid pada awal dekade 2010-an.
"Dia sangat penting bagi Real Madrid ketika bekerja bersama kami," ujarnya.
"Dia adalah pelatih pada musim liga yang terkenal dengan berbagai rekor. Dia membawa tim ini ke tingkat daya saing yang sangat tinggi dan itu sangat penting untuk semua pencapaian yang datang setelahnya," kata Perez.
Di sisi lain, masa depan Perez akan ditentukan dalam pemilihan presiden Real Madrid pada 7 Juni mendatang.
Saat itu, publik sepak bola akan mengetahui apakah pengusaha konstruksi yang telah membawa Real Madrid menjuarai Liga Champions tujuh kali tersebut tetap memimpin klub atau digantikan oleh Enrique Riquelme.
Sumber: Forbes