Piala Dunia 2026 Bakal Punya Tradisi Baru, Pemain Cadangan Ikut Nyanyikan Lagu Kebangsaan di Lingkaran Tengah

FIFA ubah prosesi sebelum pertandingan di Piala Dunia 2026. Nantinya, pemain cadangan ikut berdiri di lingkar tengah lapangan saat Lagu kebangsaan diputar.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 05 Juni 2026, 15:15 WIB
Kiper Inggris #01 Jordan Pickford, bek Inggris #05 John Stones, bek Inggris #06, Marc Guehi, gelandang Inggris #04, Declan Rice, bek Inggris #03, Luke Shaw, gelandang Inggris #11, Phil Foden, gelandang Inggris #26, Kobbie Mainoo, penyerang Inggris #07, Bukayo Saka, gelandang Inggris #10, Jude Bellingham, dan bek Inggris #02, Kyle Walker, menyanyikan lagu kebangsaan sebelum pertandingan final Euro 2024 antara Spanyol dan Inggris di Olympiastadion di Berlin pada 14 Juli 2024. (Adrian DENNIS/AFP)

Bola.com, Jakarta - FIFA memperkenalkan format baru untuk seremoni sebelum pertandingan pada Piala Dunia 2026.

Dalam aturan terbaru tersebut, seluruh pemain yang masuk daftar skuad pertandingan, termasuk pemain cadangan, akan berdiri bersama di sekitar lingkar tengah lapangan saat lagu kebangsaan dimainkan.

Advertisement

Perubahan ini menjadi bagian dari rangkaian pembaruan yang disiapkan FIFA untuk Piala Dunia 2026.

Dalam format baru tersebut, para pemain tidak lagi hanya berbaris berdasarkan susunan starter. Seluruh anggota skuad yang terdaftar pada hari pertandingan akan berada di lapangan sebelum kick-off.

FIFA juga menyiapkan sejumlah elemen tambahan dalam seremoni pembukaan pertandingan, termasuk penggunaan bendera negara berukuran besar serta jalur masuk khusus yang ditempatkan di dekat terowongan pemain.


Terinspirasi Piala Dunia Antarklub

Para pemain Juventus berpose untuk foto tim jelang pertandingan Grup G Piala Dunia Antarklub melawan Al Ain di Washington, Rabu, 18 Juni 2025. (AP Photo/Nick Wass)

Langkah ini merupakan kelanjutan dari sejumlah inovasi yang sebelumnya diperkenalkan FIFA pada Piala Dunia Antarklub tahun lalu di Amerika Serikat.

Saat itu, FIFA mengadopsi konsep ala NBA dengan memperkenalkan para pemain satu per satu ketika keluar dari terowongan menuju lapangan. Hanya, format tersebut tidak akan diterapkan pada Piala Dunia 2026.

Sebagai gantinya, para pemain akan memasuki lapangan bersama anak-anak pendamping sebelum mengambil posisi di sekitar lingkar tengah.

Menurut FIFA, tujuan utama dari konsep baru ini adalah memberikan pengalaman visual yang lebih baik bagi seluruh penonton di stadion.

Dengan susunan pemain yang mengelilingi area tengah lapangan, seluruh sisi tribune diharapkan dapat menikmati prosesi dengan sudut pandang yang lebih merata.


Ritual Tradisional Tetap Dipertahankan

Para pemain Italia berdiri untuk lagu kebangsaan menjelang pertandingan final kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa antara Bosnia-Herzegovina dan Italia di stadion Bilino-Polje di Zenica pada 1 April 2026. (Elvis BARUKCIC/AFP)

Kendati ada perubahan pada seremoni awal, sejumlah ritual tradisional sebelum pertandingan tetap dipertahankan.

Setelah lagu kebangsaan selesai diputar, kedua tim akan melanjutkan rangkaian kegiatan yang selama ini sudah menjadi bagian dari pertandingan internasional, termasuk saling berjabat tangan dan sesi foto resmi tim inti.

Kapten dari masing-masing tim kemudian akan menuju tengah lapangan untuk menjalani undian koin penentuan sisi lapangan dan sepak mula.

FIFA juga mengungkapkan bahwa seremoni sebelum pertandingan akan terus berkembang seiring berlangsungnya turnamen.

Pada fase-fase berikutnya, sejumlah elemen hiburan tambahan seperti asap berwarna dan pertunjukan piroteknik akan mulai diperkenalkan.


Hadirkan Pengalaman Baru

Presiden FIFA, Gianni Infantino, berbicara di KTT Semafor World Economy 2026 pada 15 April 2026 di Washington, DC. KTT ini mempertemukan para pemimpin bisnis dan CEO teknologi untuk membahas ekonomi, kecerdasan buatan, dan tren bisnis. (Alex Wong/Getty Images via AFP)

Presiden FIFA, Gianni Infantino, mengatakan perubahan tersebut merupakan bagian dari upaya FIFA untuk terus menghadirkan pengalaman baru dalam menikmati sepak bola.

"Seiring berkembangnya Piala Dunia FIFA, kami terus berinovasi dalam cara pertandingan dinikmati," kata Infantino dalam pernyataan resminya.

Menurutnya, kehadiran seluruh pemain dan perangkat pertandingan di area lingkar tengah saat lagu kebangsaan dimainkan akan menciptakan suasana yang lebih kuat secara emosional.

"Dengan seluruh pemain dan wasit berhadapan di lingkar tengah selama lagu kebangsaan diperdengarkan, akan tercipta momen persatuan, kebanggaan, dan emosi yang benar-benar menjadi milik tim dan semua orang yang hadir," ujar Infantino.

Infantino menegaskan bahwa perubahan tersebut dirancang untuk melibatkan seluruh elemen yang terlibat dalam turnamen, baik pemain maupun penonton.

"Piala Dunia adalah tentang setiap pemain dan setiap suporter, dan seremoni baru sebelum pertandingan ini mencerminkan hal tersebut," ucapnya.

 

Sumber: The Athletic

Berita Terkait