Kesalahan Sistem Bikin Suporter Dapat Tiket Gratis Piala Dunia 2026, FIFA: Segera Lunasi atau Dicabut dari Akun

FIFA Minta Suporter Bayar Tiket Piala Dunia 2026 yang Terdapat Kesalahan Sistem

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 06 Juni 2026, 09:30 WIB
Foto ilustrasi ini menunjukkan jam hitung mundur di situs web FIFA bagi para penggemar sepak bola yang ingin mendaftar tiket Piala Dunia FIFA 2026 di Mexico City pada 10 September 2025. Pendaftaran kini telah dibuka untuk berpartisipasi dalam undian tiket Piala Dunia FIFA 2026, yang akan diselenggarakan di Meksiko, Amerika Serikat, dan Kanada, dengan pertandingan pembukaan berlangsung di Stadion Azteca di Mexico City pada 11 Juni 2026. (CARL DE SOUZA/AFP)

Bola.com, Jakarta - FIFA meminta puluhan suporter yang sempat memperoleh tiket Piala Dunia 2026 secara gratis akibat kesalahan sistem untuk segera melakukan pembayaran. Jika tidak, tiket tersebut akan dihapus dari akun mereka.

Kasus ini menjadi sorotan terbaru dalam rangkaian kontroversi yang mengiringi proses penjualan tiket turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.

Advertisement

FIFA mengakui adanya gangguan pada sistem pembayaran yang menyebabkan sejumlah penggemar menerima tiket tanpa dikenakan biaya.

Dalam pernyataan resminya, FIFA menjelaskan bahwa sekitar 60 suporter terdampak oleh kesalahan tersebut.

“FIFA dapat mengonfirmasi bahwa sekitar 60 penggemar Piala Dunia FIFA 2026 menerima pemberitahuan pada Rabu, 3 Juni, terkait tiket yang dialokasikan tanpa biaya akibat masalah pembayaran sebelumnya yang terjadi selama proses checkout.”

Kesalahan itu memungkinkan para suporter menyelesaikan transaksi dan memperoleh tiket meskipun pembayaran tidak berhasil diproses secara normal.


Tiket Pertandingan di Toronto Jadi yang Terdampak

Tempat duduk tribun sementara dipasang untuk menambah kapasitas di dekat tribun reguler di BMO Field, Toronto, Kanada, pada Selasa 24 Maret 2026. Jelang perhelatan Piala Dunia 2026, BMO Field Stadium terus berbenah. (Cole BURSTON/AFP)

Tiket yang terdampak kesalahan sistem tersebut merupakan tiket untuk pertandingan fase grup yang akan digelar di Toronto, Kanada.

Toronto menjadi salah satu dari dua kota tuan rumah di Kanada yang akan menggelar pertandingan Piala Dunia 2026, bersama sejumlah stadion di Amerika Serikat dan Meksiko.

Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026.

Meski tiket sudah sempat masuk ke akun pembeli, FIFA menegaskan bahwa status kepemilikannya belum dianggap sah sampai pembayaran diselesaikan.


FIFA Beri Waktu Tujuh Hari untuk Melunasi

Ilustrasi trofi Piala Dunia 2026. (Dok. fifa.com)

Setelah menemukan kesalahan tersebut, FIFA mengirimkan surat kepada para suporter yang terdampak.

Dalam surat itu, badan sepak bola dunia itu memberikan tenggat waktu tujuh hari bagi pemilik tiket untuk menyelesaikan pembayaran. Jika pembayaran tidak dilakukan dalam periode yang ditentukan, tiket akan dicabut dari akun mereka.

Langkah ini diambil FIFA untuk memastikan seluruh tiket yang beredar telah dibeli melalui proses yang sesuai dengan ketentuan penjualan resmi.


Kontroversi Tiket Piala Dunia Terus Berlanjut

Insiden tiket gratis ini jadi masalah terbaru dalam proses distribusi tiket Piala Dunia 2026. Bulan lalu, jaksa agung negara bagian New York dan New Jersey di Amerika Serikat meluncurkan penyelidikan terkait dugaan praktik penggelembungan harga tiket oleh FIFA.

Penyelidikan tersebut dipimpin oleh Letitia James dan Jennifer Davenport. Keduanya mengumumkan bahwa mereka telah mengeluarkan surat panggilan kepada FIFA setelah muncul laporan media yang menyebut sejumlah suporter kemungkinan mendapatkan informasi yang menyesatkan mengenai lokasi kursi yang mereka beli.

Kasus-kasus tersebut menambah tekanan terhadap FIFA untuk memastikan proses penjualan tiket Piala Dunia 2026 berlangsung transparan dan adil bagi para penggemar di seluruh dunia.

Berita Terkait