Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia tampil superior saat menjamu Oman dalam laga FIFA matchday yang mentas di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Jumat (5/6/2026) malam pukul 20.00 WIB.
Di depan ribuan pendukung setianya, Rizky Ridho dan kawan-kawan tanpa kesusahan berarti mampu mengalahkan tim tamu dengan skor telak tiga gol tanpa balas.
Trigol Skuad Garuda masing-masing dicetak oleh Justin Hubner, Ole Romeny, dan Ragnar Oratmangoen.
Kemenangan yang sangat membanggakan, mengingat Oman masih jauh lebih ungul jika ditilik dari peringkat FIFA. Oman yang diarsiteki Tarik Sektioui saat ini bertengger di posisi ke-79, sedangkan Indonesia di peringkat ke-122.
Dengan kemenangan ini, maka posisi Indonesia naik empat peringkat menjadi 118 dunia. Tim asuhan John Herdman kembali berpeluang memperbaiki peringkat jika bisa menuai kemenangan kedua saat meladeni Mozambik di tempat serupa pada 9 Mei.
Pujian untuk Hasil Positif
Pengamat sepak bola nasional, Ronny Pangemanan, via kanal YouTube pribadinya, Bung Ropan, ikut memuji hasil positif yang diraih Rizky Ridho cs.
Soalnya, dalam sejarah pertemuan, Indonesia dan Oman sudah bersua enam kali. Indonesia mengemas dua kemenangan, sekali imbang, dan tiga laga lainnya berakhir dengan kekalahan.
Timnas Indonesia terakhir kali menang 38 tahun lalu. Itu berarti, selama tiga dekade lebih Indonesia tak pernah kontra Oman.
"Setelah 38 tahun dan ini luar biasa terjadi di Stadion Gelora Bung Karno. Tim asuhan John Herdman bermain dengan sangat baik, sangat percaya diri untuk bisa mengalahkan Oman", kata Ronny Pangemanan.
Pengamat yang akrab disapa Bung Ropan sama sekali tak menyangka kalau tim tamu tampil di bawah ekspektasi.
"Oman tidak tampil seperti yang saya harapkan ketika mereka tampil melawan Qatar di putaran keempat Pra Piala Dunia 2026 termasuk dengan Uni Emirat Arab," ujar Ropan.
"Mereka mampu menahan Qatar 0-0. Mereka main bagus. Tapi saat melawan Indonesia, mereka berada di bawah tekanan pemain-pemain kita. Pemain-pemain kita yang lebih bagus. Oman memilih untuk lebih pragmatis bermain dengan counter attack dan itu tidak jalan," tukas Ropan.
Pujian untuk Emil Audero dan Elkan Baggott
Secara khusus, Ropan memuji performa dua pilar di lini belakang Indonesia, yakni penjaga gawang Emil Audero serta bek Elkan Baggott. Elkan Baggott dimainkan sebagai bek tengah menggantikan peran Jay Idzes yang tak bisa tampil lantaran cedera.
"Dia mengisi posisi dari Jay Idzes dan kepercayaan diberikan oleh John Herdman mampu diemban pemain Ipswich Town itu dengan baik. Elkan didampingi kapten Rizky Ridho di kanan dan Justin Hubner di kiri. Kalau bisa saya katakan ini penampilan terbaik dari seorang Elkan," puji Ropan.
"Emil Audero juga tampil luar biasa dan layak menjadi man of the match. Dia mampu membaca dan menahan tendangan penalti Oman. Kalau disuruh memilih, menurut saya Elkan Baggott dan Emil Audero adalah yang terbaik. Terlepas memang Ole Romeny adalah pencetak gol, juga Justin Hubner dan Ragnar Oratmangoen. Semua pemain kita rata-rata bermain baik," tukas Ropan.
Ropan berharap, kemenangan ini menjadi awal yang baik bagi perjalanan Timnas Indonesia besutan John Herdman. Selain FIFA matchday, Timnas Indonesia juga akan mengarungi hajatan yang tak kalah penting yakni Piala AFF, FIFA ASEAN Cup, dan Piala Asia 2027.
"Semoga ini menjadi awal yang sangat karena kita bisa mengalahkan Oman yang berada di peringkat 79 dunia. Jadi layak diapresiasi. Angkat jempol buat semua pemain kita," kata Ropan.