Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia akan melakoni pertandingan keduanya dalam agenda FIFA Matchday periode Juni 2026. Setelah membekuk Oman, skuad Garuda akan bertemu Mozambik di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (9/6/2026) malam.
Sebelum duel tersebut, Timnas Indonesia sukses menggilas Oman dengan skor mencolok 3-0 di Stadion GBK, Jumat (5/6/2026). Sementara Mozambik yang baru mendarat di Jakarta Jumat malam, menggelar uji coba tertutup di Bekasi melawan Oman.
Sebelum menjadi saksi keseruan duel Timnas Indonesia kontra Mozambik, tidak ada salahnya mengulas perbandingan ranking FIFA dari kedua tim. Mozambik masih berada di atas Timnas Indonesia soal peringkat dunia dalam ranking FIFA.
Namun hasil akhir usai bentrok di Stadion GBK nanti, kembali akan memengaruhi peningkatan atau penurunan peringkat. Yuk simak ulasan menarik dari Bola.com berikut ini.
Merangkak Naik
Kemenangan meyakinkan 3-0 atas Oman pada laga FIFA Matchday Juni 2026 membawa skuad Garuda naik empat tingkat ke posisi 118 dunia dari posisi sebelumnya di urutan ke-122.
Berdasarkan pembaruan ranking FIFA per 7 Juni 2026, Indonesia kini mengoleksi 1.151,45 poin. Tambahan 6,56 poin dari kemenangan atas Oman menjadi faktor utama yang mendorong lonjakan posisi tersebut.
Dalam daftar terbaru, Indonesia berada di ranking ke-119, menggeser Korea Utara yang turun ke posisi 120 dengan 1.151,05 poin. Sierra Leone baru saja mengalahkan Liberia 1-0 pada Sabtu (6/6/2026), berada di peringkat 118 dengan 1153.31 poin, sementara Namibia menempati urutan 121 dengan 1.148,84 poin.
Timnas Indonesia terus mengalami perkembangan sejak kedatangan pelatih baru John Herdman. Pelatih asal Inggris itu sebelumnya mengantarkan skuad Garuda menggilas St. Kitts and Nevis 4-0 dan cuma kalah 0-1 dari tim kuat Bulgaria.
Timnas Indonesia juga punya kedalaman skuad yang tidak bisa dianggap remeh. Belasan pemain diaspora yang bermain di klub-klub kenamaan Eropa menjadi nilai plus.
Jay Idzes (Sassuolo), Calvin Verdonk (Lille), Kevin Diks (Borussia Monchengladbach), Emil Audero (Como), Ole Romeny (Oxford United), dan ditambah banyak yang sedang berkarier di Eredivisie Belanda, menjadi gambaran kekuatan tim Merah-Putih.
Peringkat Mozambik Lebih Tinggi
Selanjutnya giliran membahas Timnas Mozambik, salah satu negara dari anggota Konfederasi sepak bola Afrika atau CAF. Tim ini diasuh oleh Chiquinho Conde, pelatih asli negara tersebut yang sudah bekerja sejak Juli 2021.
Mozambik tidak bisa diremehkan begitu saja. Menilik skuadnya yang juga punya sejumlah pemain abroad di Eropa. Mereka saat ini diperkuat pemain seperti Manuel Kambala (gelandang bertahan), Edmilson Dove (bek tengah), atau penyerang haus gol Chamito.
Selain memanggil pemain-pemain senior dan berpengalaman, pelatih Chiquinho Conde juga menyertakan sejumlah tenaga muda. Xhamin Chalinda dari klub Chingale de Tete, dan Nelio Matsinhe dari Ferroviario de Maputo, ikut menambah kekuatan Timnas Mozambik.
Mozambik terakhir kali memainkan pertandingan resminya pada 6 Januari 2026, saat dikalahkan Nigeria 0-4 pada babak 16 besar Piala Afrika 2025. Timnas Mozambik saat ini berada di peringkat 102 dunia dalam daftar ranking FIFA terbaru, dengan mengantongi total 1.224,31 poin, cukup jauh di atas Indonesia.
Posisi mereka digeser El Salvador yang baru saja bermain imbang 0-0 dengan kontestan Piala Dunia yakni Qatar. El Salvador menggeser posisi Mozambik di peringkat 101 dengan 1225.34 poin.
Menjelang duel kontra Timnas Indonesia, Mozambik menggelar uji coba tertutup versus Oman di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu (7/6/2026). Hasilnya, mereka kalah cukup telak 1-4.
Kans Naik Lagi
Timnas Indonesia punya kesempatan besar untuk terus menaikkan posisinya di ranking FIFA setelah menyelesaikan FIFA Matchday Juni 2026. Syaratnya adalah kembali meraih kemenangan atas Mozambik.
Dalam sistem perhitungan FIFA, kemenangan atas tim yang memiliki peringkat lebih tinggi akan memberikan tambahan poin yang lebih besar dibanding mengalahkan tim yang berada di bawah.
Berdasarkan simulasi ranking FIFA terbaru, kemenangan atas Mozambik berpotensi memberikan tambahan sekitar 5,69 poin bagi Indonesia. Jika skenario tersebut terwujud, total poin Garuda akan meningkat menjadi sekitar 1.157,13 poin.
Jumlah tersebut memang belum cukup untuk langsung membawa Indonesia naik satu tingkat. Namun, Garuda akan menempel sangat ketat Sudan yang saat ini berada di posisi 117 dunia dengan koleksi sekitar 1.157,22 poin.
Selisih kedua negara diperkirakan hanya berada di kisaran 0,08 hingga 0,09 poin. Jarak yang sangat tipis tersebut menunjukkan betapa dekatnya Indonesia dengan posisi yang lebih baik di ranking FIFA.