Bola.com, Jakarta - Bagi sebagian besar dunia berbahasa Inggris, olahraga ini dikenal sebagai "football". Di negara lain ada yang menyebutnya futbol, futebol, atau fußball. Italia memiliki istilah sendiri, yakni calcio.
Indonesia? Sepak bola.
Sementara itu, masyarakat Amerika Serikat lebih akrab dengan sebutan "soccer".
Perbedaan istilah tersebut kerap memicu perdebatan, terutama menjelang turnamen besar seperti Piala Dunia. Namun, pada dasarnya tidak ada yang salah dengan satu di antara penyebutan itu.
Bahasa terus berkembang mengikuti lingkungan tempat bahasa tersebut digunakan. Dari situlah lahir dua istilah yang kini paling sering diperdebatkan: football dan soccer.
Football Muncul Lebih Dahulu
Istilah "football" lebih dulu digunakan. Penjelasan yang paling populer menyebut nama itu muncul karena permainan tersebut dimainkan menggunakan kaki dan bola.
Ada pula teori lain yang menelusuri asal-usul kata tersebut hingga Abad Pertengahan.
Menurut sejumlah kajian etimologi, football kala itu digunakan untuk membedakan permainan yang dimainkan dengan berjalan kaki dari olahraga yang dimainkan di atas kuda.
Pada abad ke-19, Inggris mulai membakukan aturan untuk dua cabang olahraga yang sama-sama menggunakan bola dan dimainkan dengan kaki, yakni rugby football dan association football.
Dari sinilah muncul istilah gaul yang digunakan mahasiswa Universitas Oxford. Rugby football disingkat menjadi rugger, sedangkan association football berubah menjadi (as)soccer.
Itulah mengapa, soccer sebenarnya bukan istilah yang berasal dari Amerika Serikat, melainkan lahir di Inggris.
Dalam perkembangannya, kata "soccer" menjadi penyebutan yang lazim digunakan di Inggris sebelum olahraga tersebut menyebar ke berbagai penjuru dunia.
Baru pada paruh kedua abad ke-20 penggunaan istilah itu mulai berkurang di Inggris.
Memasuki abad ke-21, rugby football lebih dikenal sebagai rugby, sedangkan association football cukup disebut football.
Mengapa Amerika Tetap Menggunakan Soccer?
Situasinya berbeda di Amerika Serikat. Sepanjang abad ke-20, berkembang olahraga lain yang juga dimainkan menggunakan bola dan kaki, yakni yang kini dikenal sebagai American football.
Ketika soccer mulai berkembang dari olahraga minor menjadi satu di antara cabang olahraga populer di Amerika Serikat, National Football League (NFL) sudah lebih dulu menjadi kompetisi olahraga raksasa.
Karena itulah istilah "football" di Amerika sudah telanjur identik dengan "American football".
Peter Tomozawa, CEO komite penyelenggara Piala Dunia Seattle, menjelaskan alasan tersebut kepada The Athletic.
"Semua orang memahami bahwa NFL sudah mendapatkan hak untuk menyebut olahraga itu sebagai football di sini," ujar Tomozawa.
Perdebatan yang Sering Berulang
Keberadaan beberapa istilah dan lebih dari satu jenis football memang terkadang menimbulkan kebingungan.
Pertanyaan sederhana seperti "soccer atau football?" bahkan pernah menjadi bahan perdebatan panjang di kalangan akademisi, penggemar olahraga, hingga para petinggi organisasi olahraga.
Tidak jarang perdebatan itu berkembang menjadi argumentasi yang berlebihan. Namun, bagi banyak orang, polemik tersebut sebenarnya tidak terlalu penting.
Perbedaan istilah itu lebih sering menjadi bahan candaan ringan, termasuk percakapan antara diplomat Amerika Serikat dan negara lain.
Presiden FIFA, Gianni Infantino, juga kerap menjadikannya pembuka percakapan dalam berbagai kesempatan. Ia sering melontarkan gurauan bahwa football adalah "permainan yang dimainkan dengan kaki", bukan "dengan tangan."
Namun, pada akhirnya, Infantino selalu menutup pembahasan dengan pesan yang sama.
"Sebenarnya, Anda bisa menyebutnya soccer, Anda bisa menyebutnya football," kata Infantino.
"Yang penting adalah menikmatinya, bersenang-senang, dan merasa bahagia,"
Sumber: The Athletic