Bola.com, Jakarta - Piala Dunia 2026 akhirnya resmi dimulai. Laga pembuka turnamen sepak bola terbesar di dunia itu akan mempertemukan tuan rumah Meksiko melawan Afrika Selatan di Stadion Azteca, Mexico City, Kamis (12/6/2026) waktu setempat.
Menariknya, duel ini menghadirkan nuansa deja vu. Pasalnya, Meksiko dan Afrika Selatan juga pernah bertemu pada pertandingan pembuka Piala Dunia 2010 yang digelar di Afrika Selatan. Saat itu, kedua tim harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 1-1.
Kini, 16 tahun berselang, keduanya kembali dipertemukan pada laga pertama turnamen, dengan Meksiko berstatus tuan rumah dan membawa ambisi besar untuk memulai perjalanan mereka dengan kemenangan.
Meksiko datang ke Piala Dunia 2026 dengan modal yang sangat meyakinkan. Tim berjuluk El Tri itu baru saja menghancurkan Serbia dengan skor telak 5-1 dalam laga uji coba terakhir mereka.
Hasil tersebut semakin meningkatkan optimisme publik tuan rumah bahwa skuad asuhan Javier Aguirre siap bersaing dan melangkah jauh di turnamen yang juga digelar bersama Amerika Serikat dan Kanada tersebut.
El Tri Sedang Percaya Diri
Kemenangan besar atas Serbia menjadi sinyal kuat kesiapan Meksiko menjelang laga pembuka. Meski sempat tertinggal lebih dulu lewat gol Petar Stanic pada menit ke-19, El Tri mampu bangkit dengan sangat impresif.
Dua gol bunuh diri pemain Serbia, Stefan Bukinac dan Adem Avdic, membuka jalan bagi kebangkitan Meksiko. Setelah itu Johan Vasquez, Raul Jimenez, dan Luis Chavez turut mencatatkan nama mereka di papan skor.
Tak hanya unggul dari sisi hasil akhir, dominasi Meksiko juga terlihat dari statistik pertandingan. Mereka melepaskan 18 tembakan berbanding tiga milik Serbia serta menguasai 69 persen penguasaan bola.
Catatan tersebut menunjukkan agresivitas dan efektivitas permainan El Tri yang menjadi salah satu modal utama menghadapi Afrika Selatan.
Afrika Selatan Datang dengan Modal Kurang Meyakinkan
Berbeda dengan Meksiko, Afrika Selatan justru belum menemukan performa terbaiknya menjelang turnamen.
Bafana Bafana tercatat belum meraih kemenangan dalam lima pertandingan terakhir. Mereka menelan dua kekalahan dan hanya mampu meraih tiga hasil imbang.
Dalam dua laga uji coba terbaru, pasukan Hugo Broos bermain imbang tanpa gol melawan Nikaragua di Johannesburg sebelum kembali ditahan Jamaika 1-1 dalam pertandingan tertutup yang berlangsung di Meksiko.
Lyle Foster menjadi pencetak gol Afrika Selatan saat menghadapi Jamaika. Namun hasil tersebut belum cukup memuaskan sang pelatih.
Hugo Broos menginginkan timnya tampil lebih efektif dan tajam jika ingin memberikan perlawanan kepada Meksiko di laga pembuka.
Adu Filosofi Permainan
Pertandingan ini juga akan menjadi benturan dua gaya bermain yang berbeda.
Meksiko diperkirakan tetap mengandalkan permainan menyerang dengan tempo tinggi. El Tri memiliki sejumlah pemain cepat di sektor sayap yang mampu membongkar pertahanan lawan melalui kombinasi umpan pendek dan penguasaan bola dominan.
Sebaliknya, Afrika Selatan kemungkinan akan bermain lebih sabar dan disiplin. Hugo Broos dikenal membangun tim yang solid secara defensif dengan organisasi permainan yang rapi.
Bafana Bafana diprediksi akan lebih banyak bertahan sambil menunggu kesempatan melakukan serangan balik cepat untuk memanfaatkan ruang kosong yang ditinggalkan para bek sayap Meksiko saat membantu serangan.
Selain Meksiko dan Afrika Selatan, Grup A juga dihuni Korea Selatan dan Republik Ceska. Karena itu, hasil laga pembuka ini bisa menjadi modal penting bagi kedua tim untuk membuka peluang lolos ke babak berikutnya.
Dengan dukungan puluhan ribu suporter di Stadion Azteca serta kepercayaan diri tinggi setelah kemenangan besar atas Serbia, Meksiko jelas lebih diunggulkan. Namun, Afrika Selatan tentu ingin menciptakan kejutan dan mengulang hasil positif seperti saat menahan El Tri pada laga pembuka Piala Dunia 2010.
Prakiraan Susunan Pemain dan Prediksi Bola.com
- Meksiko (4-3-3): Ochoa; Sanchez, Montes, Alvarez, Gallardo; Gutierrez, Fidalgo, Pineda; Alvarado, Jimenez, Quinones
- Afrika Selatan (4-3-3): Williams; Mudau, Mbokazi, Okon, Modiba; Mbatha, Sithole, Mokoena; Appollis, Foster, Moremi