7 Bintang yang Bisa Memanfaatkan Piala Dunia 2026 untuk Merebut Ballon d’Or: Harry Kane dan Kylian Mbappe Terdepan

Dengan Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada, pemain kembali punya kesempatan emas untuk memperkuat klaim mereka dalam perburuan Ballon d’Or tahun ini.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 12 Juni 2026, 10:15 WIB
Deretan pemain di Piala Dunia 2026 yang berpotensi meraih Ballon d'Or. (Bola.com/Generated AI)

Bola.com, Jakarta - Piala Dunia kerap menjadi panggung yang menentukan dalam perebutan Ballon d’Or. Sejarah mencatat nama-nama besar seperti Lionel Messi, Luka Modric, Fabio Cannavaro, Ronaldo, hingga Zinedine Zidane berhasil meningkatkan peluang meraih penghargaan individu paling bergengsi di dunia sepak bola berkat penampilan gemilang di turnamen empat tahunan itu.

Dengan Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada, pemain kembali punya kesempatan emas untuk memperkuat klaim mereka dalam perburuan Ballon d’Or tahun ini.

Advertisement

Kapten Timnas Inggris, Harry Kane, dinilai sebagai satu di antara beberapa kandidat terkuat. Meski gagal mengangkat trofi Liga Champions, performanya bersama Bayern Munchen sepanjang musim 2025/2026 sangat luar biasa.

Penyerang berusia 32 tahun itu mencetak 61 gol dalam 51 pertandingan di semua kompetisi, sebuah catatan yang menempatkannya di level berbeda dibanding banyak pemain elite dunia saat ini.

Jika Kane mampu mempertahankan performa tersebut dan membawa Inggris meraih gelar juara dunia, ia berpeluang menjadi pemain Inggris pertama yang memenangkan Ballon d’Or sejak Michael Owen pada 2001.

Sementara itu, Kylian Mbappe juga masih menjadi kandidat kuat meski reputasinya sempat mendapat sorotan dalam dua tahun terakhir. Kapten Timnas Prancis itu diyakini bisa membungkam kritik dengan tampil luar biasa di Piala Dunia.

Mbappe pernah membawa Prancis juara pada 2018 saat masih berstatus bintang muda. Pada Piala Dunia 2022, ia bahkan mencetak hattrick di final meski akhirnya harus puas finis di posisi ketiga Ballon d’Or setelah Argentina keluar sebagai juara.

 

Nikmati liputan ekslusif Piala Dunia 2026 di Bola.com. Kami menyajikan berbagai liputan menarik, unik, dan analisis yang konferhensif dengan datang langsung ke Amerika Serikat. Klik link ini!

 

Jurnalis KLY Sports, Hery Kurniawan, peliput Piala Dunia 2026. (Multimedia KLY)


Dembele dan Yamal Siap Mencuri Perhatian

Pemain berusia 28 tahun itu mengungguli wonderkid Barcelona, Lamine Yamal, dan rekan setimnya di PSG, Vitinha, dalam pemungutan suara. (AP Photo/Thibault Camus)

Ousmane Dembele menjadi salah satu nama yang paling menarik. Penampilannya bersama Paris Saint-Germain (PSG) dalam mempertahankan gelar Liga Champions membuatnya kembali masuk dalam percakapan kandidat Ballon d’Or.

Jika mampu memimpin Timnas Prancis meraih gelar juara dunia tanpa kalah bersinar dari rekan-rekan setimnya, Dembele berpeluang mempertahankan gelar Ballon d’Or secara beruntun.

Sementara di sisi lain, Lamine Yamal terus menunjukkan perkembangan luar biasa. Pemain muda Barcelona itu finis sebagai runner-up Ballon d’Or tahun lalu setelah sukses meraih berbagai gelar domestik.

Statusnya kini sudah setara dengan superstar dunia meski usianya masih sangat muda. Dengan Spanyol datang ke Piala Dunia sebagai juara Eropa dan salah satu favorit utama, Yamal memiliki peluang besar mengangkat trofi paling prestisius dalam karier individunya.


Vinicius Junior Ingin Menjawab Keraguan

Pemain depan Brasil, Vinicius Junior (tengah), memberi isyarat selama sesi latihan sebagai bagian dari persiapan menghadapi pertandingan sepak bola Piala Dunia 2026 melawan Maroko di Fasilitas Latihan Columbia Park, Morristown, New Jersey, pada 9 Juni 2026. (MAURO PIMENTEL/AFP)

Brasil sudah hampir dua dekade tidak memiliki pemenang Ballon d’Or. Kesuksesan terakhir pemain Brasil terjadi ketika Kaka memenangkan penghargaan tersebut pada 2007.

Vinicius Junior bertekad mengakhiri penantian panjang itu. Setelah merasa diabaikan dalam perebutan Ballon d’Or 2024, bintang Real Madrid tersebut menunjukkan tekad kuat untuk membuktikan dirinya.

Dalam reaksinya terhadap kegagalan meraih penghargaan tersebut, Vinicius pernah berkata, "Saya akan melakukannya 10 kali lipat jika perlu. Mereka belum siap."

Meski Brasil masih memiliki Neymar dan sejumlah pemain berkualitas lainnya, Vinicius diprediksi akan menjadi sosok utama yang diandalkan Selecao dalam laga-laga krusial di Piala Dunia 2026.


Messi dan Haaland Jadi Kandidat Kuda Hitam

Lionel Messi kembali tampil dengan kumis dan berewok saat menerima penghargaan Ballon d'Or kedelapannya pada tahun 2023. Gelar tersebut diraihnya atas capaiannya pada tahun 2022 bersama PSG dan Timnas Argentina yang dibawanya menjuarai Piala Dunia 2022. (AFP/Franck Fife)

Lionel Messi kembali masuk dalam daftar meski peluangnya dianggap tidak sebesar beberapa tahun lalu. Bintang Argentina itu memenangkan Ballon d’Or kedelapannya berkat keberhasilan membawa negaranya menjuarai Piala Dunia 2022.

Kini, pada usia yang mendekati 39 tahun, banyak pihak meragukan kemampuannya untuk mengulangi performa luar biasa seperti di Qatar. Namun, kualitas Messi tetap membuatnya sulit untuk diabaikan.

Sementara itu, Erling Haaland hadir sebagai kandidat kejutan lainnya. Peluangnya sempat menurun setelah Manchester City gagal meraih gelar Liga Inggris maupun Liga Champions.

Namun, striker Norwegia tersebut menjadi pencetak gol terbanyak pada fase kualifikasi Piala Dunia dan berhasil membawa negaranya lolos ke putaran final untuk pertama kalinya pada abad ke-21.

Apabila Haaland mampu menciptakan kejutan besar dengan mengantar Norwegia melangkah jauh di Piala Dunia 2026, bahkan meniru pencapaian Kroasia yang mencapai final pada 2018, namanya bisa kembali masuk dalam perdebatan perebutan Ballon d’Or 2026.

Sumber: Planet Football

 
 

Persaingan di Piala Dunia

Berita Terkait