Ironi Timnas Iran Jelang Piala Dunia 2026: Pindah Markas dari Arizona ke Tijuana, Aktivitas Diawasi Ketat, Uji Coba dengan Klub Amatir

Akibat polemik visa dan pembatasan keamanan, Timnas Iran memindahkan pusat latihan mereka di Piala Dunia 2026 dari Arizona (AS) ke Tijuana (Meksiko).

BolaCom | Vincentius AtmajaDiterbitkan 12 Juni 2026, 12:30 WIB
Pelatih kepala Timnas Iran, Amir Ghalenoei (C), berbicara kepada para pemainnya selama sesi latihan di markas mereka di Antalya, pada 19 Mei 2026. Timnas Iran tiba di Turki pada 19 Mei 2026 untuk kamp pelatihan dan menyelesaikan aplikasi visa menjelang Piala Dunia 2026, kata koresponden AFP. (Satu SAN/AFP)

Bola.com, Tijuana - Piala Dunia 2026 Amerika Utara telah dimulai, dengan ditandai laga pembukaan antara Meksiko melawan Afrika Selatan, Jumat (12/6/2026). Dari 48 tim peserta, aktivitas Timnas Iran yang paling mencuri perhatian.

Akibat polemik visa dan pembatasan keamanan, Iran memindahkan pusat latihan mereka dari Arizona (AS) ke Tijuana (Meksiko) dan harus melintasi perbatasan untuk bertanding di Amerika Serikat.

Advertisement

Selain itu, aktivitas dan lokasi pemusatan latihan Timnas Iran yang bertempat di markas klub Meksiko, Club Tijuana, berlangsung di bawah pengawalan tentara bersenjata.

Dalam berita yang dimuat The Guardian, truk-truk besar berpatroli di jalan-jalan sekitar Stadion Caliente yang merupakan tempat latihan Timnas Iran. Truk-truk tersebut dikemudikan pria-pria berhelm dan bermasker serta membawa senapan mesin.

Penjagaan ekstra ketat dengan melewati pintu masuk utama setiap beberapa jam, layaknya menjaga blok kota besar.

 


Pindah Markas

Timnas sepak bola Iran berpose untuk foto bersama sebelum pertandingan kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 zona Asia Grup A antara Iran dan Uzbekistan, pada 25 Maret 2025 di Teheran. (AFP)

Timnas Iran awalnya akan ditempatkan di Tuscon wilayah Arizona sebagai markasnya selama Piala Dunia 2026. Mereka tergabung di Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru.

Namun, rencana-rencana itu dibatalkan secara tergesa-gesa beberapa minggu setelah AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran, yang menewaskan kepala negara dan beberapa pemimpin puncak negara tersebut.

Alhasil lokasi markas Iran sekarang, berada di tengah Tijuana yang ramai, merupakan dampak dari agresi, ancaman, dan kebijakan yang tak terhitung jumlahnya.

Staf yang bekerja untuk klub Tijuana baru diberitahu tentang kepindahan tim Iran dua minggu lalu setelah bertemu dengan FIFA. Membuat mereka harus bekerja 18 jam sehari untuk mengebut pengerjaan lapangan latihan Iran.

"Akses masuk ke fasilitas tersebut dikontrol secara ketat. Kredensial diperiksa, diperiksa ulang, lalu diperiksa lagi. Meskipun tim tersebut menginap di hotel terdekat, situasi politik menuntut keamanan yang maksimal," tulis The Guardian.

"Karena itu, ada senapan mesin, keamanan yang ketat, kurangnya informasi tentang waktu latihan, lokasi syuting, dan siapa, jika ada, yang akan berbicara tentang situasi luar biasa terbaru yang dialami tim tersebut."

 


Disambut Warga Meksiko

Para penggemar melambaikan tangan kepada para pemain Tim Nasional (Timnas) Iran di luar Hotel Marriott saat mereka berangkat untuk sesi latihan di Tijuana, Meksiko, pada 10 Juni 2026, menjelang turnamen sepak bola Piala Dunia FIFA 2026. (Guillermo Arias/AFP)

Meski begitu, Timnas Iran tetap mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat Meksiko. Staf klub Tijuana melakukan segala upaya untuk membuat para pemain Iran merasa seperti di rumah sendiri.

Sebuah spanduk besar di sekitar lapangan bertuliskan "Cheetah Iran, atau berarti selamat datang di Tijuana" dalam bahasa Farsi.

Para penggemar Meksiko berkumpul di luar hotel tim, mengantar mereka dalam perjalanan singkat menuju sesi latihan dengan sorak-sorai dan permintaan tanda tangan.

"Saya malu dengan apa yang dilakukan Amerika Serikat," kata seorang penggemar kepada Agence France-Presse.

"Itu salah Amerika Serikat yang memperlakukan semua orang seperti teroris," kata penggemar lainnya.

 


Uji Coba dengan Klub Lokal

Timnas Iran akan mengawali perjalanan Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Selandia Baru di Los Angeles Stadium, Selasa (16/6/2026). Tim besutan Amir Ghalenoei terus fokus mematangkan persiapan akhir menjelang pertandingan.

Meski berada di bawah pengawasan ketat dari otoritas keamanan Amerika Serikat, Mehdi Taremi dan kawan-kawan dapat menjalani latihan dengan aman. Seperti dalam sesi latihan Kamis (11/6/2026), saat mereka memulai latihan ringan.

Timnas Iran juga sempat melakoni beberapa latih tanding dengan tim setempat seperti Tijuana U-21, dengan kemenangan 3-0. Rencana Iran untuk beruji coba dengan tim-tim seperti Kariba dan Grenada batal digelar.

Sumber: The Guardian

Berita Terkait