Visa Thomas Partey Ditolak saat Masuk Kanada Bersama Timnas Ghana untuk Piala Dunia 2026: Masalah Hukum di Inggris Jadi Penyebab

Thomas Partey tidak bisa melakukan perjalanan dari tempat pemusatan latihan Ghana di Boston, Amerika Serikat, menuju Kanada untuk menghadapi Panama di laga pertama mereka di Piala Dunia 2026 pada 17 Juni.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 13 Juni 2026, 04:45 WIB
Bintang Arsenal, Thomas Partey total tampil dalam 4 edisi Piala Afrika bersama Timnas Ghana pada 2017, 2019, 2021 dan 2023. Pada edisi 2023 ia sama sekali tak dimainkan karena masih dalam kondisi cedera. Belum sekalipun mencicipi gelar juara, prestasi terbaiknya adalah satu kali menjadi peringkat keempat pada edisi 2017 setelah kalah 0-2 dari Kamerun di semifinal dan takluk 0-1 dari Burkina Faso pada perebutan tempat ketiga. (AFP/Khaled Desouki)

Bola.com, Jakarta - Gelandang Timnas Ghana, Thomas Partey, dipastikan tidak dapat bermain pada pertandingan pertama negaranya di Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Kanada setelah permohonan visanya ditolak oleh pemerintah Kanada.

Kabar tersebut dikonfirmasi langsung FIFA pada Jumat (12/6/2026) malam waktu setempat. Akibat keputusan itu, Partey tidak bisa melakukan perjalanan dari tempat pemusatan latihan Ghana di Boston, Amerika Serikat, menuju Kanada untuk menghadapi Panama pada 17 Juni.

Advertisement

Dalam pernyataannya, FIFA menjelaskan:

"FIFA dapat mengonfirmasi Thomas Partey tidak dapat melakukan perjalanan dari kamp latihan Timnas Ghana di Boston, Amerika Serikat, ke Kanada untuk pertandingan pertama melawan Panama pada Rabu, 17 Juni, karena permohonan visanya ditolak pemerintah Kanada."

Keputusan itu menjadi pukulan bagi Ghana yang mengandalkan pengalaman Thomas Partey di lini tengah dalam turnamen kali ini.

Nikmati liputan ekslusif Piala Dunia 2026 di Bola.com. Kami menyajikan berbagai liputan menarik, unik, dan analisis yang konferhensif dengan datang langsung ke Amerika Serikat. Klik link ini!

 

Jurnalis KLY Sports, Hery Kurniawan, peliput Piala Dunia 2026. (Multimedia KLY)

 
 

Sedang Menghadapi Kasus Hukum di Inggris

Gelandang Arsenal, Thomas Partey, mengucapkan dua kalimat syahadat dibimbing oleh pemuka agama Islan di London, Sheikh Muhammad Al-Azhari.(AFP/Glyn Kirk)

Penolakan visa terhadap Partey terjadi di tengah proses hukum yang sedang dijalaninya di Inggris. Mantan pemain Arsenal tersebut saat ini menghadapi tujuh dakwaan pemerkosaan dan satu dakwaan pelecehan seksual.

Seluruh tuduhan berasal dari laporan empat perempuan berbeda yang berkaitan dengan peristiwa yang disebut terjadi antara 2020 hingga 2022.

Partey telah membantah seluruh tuduhan tersebut dan menyatakan tidak bersalah atas semua dakwaan yang diajukan kepadanya. Pemain berusia 32 tahun itu dijadwalkan menjalani persidangan di Inggris pada tahun depan.


FIFA Tegaskan Tidak Campur Tangan Soal Visa

Logo FIFA terlihat di dalam stadion setelah pertandingan Final Piala Dunia Antarklub 2025 antara Chelsea dan Paris Saint-Germain di Stadion MetLife pada 13 Juli 2025 di East Rutherford, New Jersey. (Luke Hales/Getty Images via AFP)

FIFA menegaskan pihaknya tidak memiliki kewenangan dalam proses imigrasi maupun pemberian visa oleh negara tuan rumah.

Menurut badan sepak bola dunia tersebut, keputusan akhir mengenai siapa yang dapat memasuki suatu negara sepenuhnya berada di tangan pemerintah setempat.

"FIFA tidak terlibat dalam proses imigrasi negara tuan rumah, termasuk dalam penilaian dan pemberian visa."

FIFA juga menambahkan:

"Seperti pada ajang FIFA sebelumnya, pemerintah negara tuan rumah pada akhirnya menentukan siapa yang menerima visa dan diizinkan masuk ke negara tersebut."

Pernyataan itu menegaskan bahwa FIFA tidak memiliki peran dalam keputusan yang diambil pemerintah Kanada terhadap Partey.


Masih Bisa Bermain di Amerika Serikat

Meski tidak dapat memasuki Kanada, Partey masih berpeluang tampil dalam pertandingan Ghana yang digelar di Amerika Serikat.

Ghana dijadwalkan menghadapi Inggris dan Kroasia pada laga fase grup berikutnya yang berlangsung di wilayah Amerika Serikat.

Partey merupakan salah satu pemain paling berpengalaman dalam skuad Ghana saat ini. Setelah meninggalkan Arsenal, ia melanjutkan kariernya di Spanyol bersama Villarreal.

Kehilangannya pada laga melawan Panama tentu menjadi tantangan tersendiri bagi Ghana.

Namun, tim berjuluk Black Stars itu masih berharap sang gelandang dapat kembali memperkuat tim dalam pertandingan-pertandingan berikutnya yang berlangsung di luar wilayah Kanada.

Sumber: Ottawa Citizen

Berita Terkait