Arsenal Pantas Cemas! Bukayo Saka Rela Mempertaruhkan Kondisi Fisik demi Bela Inggris di Piala Dunia 2026

Bukayo Saka dijadwalkan mencatatkan penampilan ke-50 bersama Inggris saat menghadapi Kroasia pada laga pembuka Grup L Piala Dunia 2026, Kamis (18/6/2026) dini hari WIB.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 16 Juni 2026, 06:20 WIB
Pemain Timnas Inggris, Bukayo Saka. (AP/Abbie Parr)

Bola.com, Jakarta - Winger Arsenal, Bukayo Saka, mengungkapkan kesiapannya untuk mengambil risiko terkait kondisi kebugarannya demi membela Timnas Inggris di Piala Dunia 2026.

Pernyataan tersebut memunculkan kekhawatiran di kubu Arsenal mengingat sang pemain masih berjuang mengatasi masalah pada tendon Achilles.

Advertisement

Bukayo Saka dijadwalkan mencatatkan penampilan ke-50 bersama Inggris saat menghadapi Kroasia pada laga pembuka Grup L Piala Dunia 2026, Kamis (18/6/2026) dini hari WIB.

Cedera Achilles yang dialaminya sempat membuatnya absen dari pemusatan latihan Timnas Inggris pada Maret lalu dan memaksanya bermain sambil menahan rasa sakit dalam perburuan gelar Arsenal musim lalu.

Meski demikian, pemain berusia 24 tahun itu menegaskan dirinya siap tampil sejak menit pertama demi membantu tim asuhan Thomas Tuchel mengejar gelar juara dunia.

“Sebagai pemain, itu adalah pertaruhan terbesar, terutama ketika Anda tidak merasa berada dalam kondisi terbaik,” kata Bukayo Saka.

“Anda punya pilihan untuk tidak bermain atau tetap turun ke lapangan dengan mengetahui bahwa orang-orang akan tetap menilai Anda dengan standar yang sama.”

“Saya senang mengambil risiko itu. Menurut saya, itu terbayar. Saya akan terus melakukannya. Pada akhirnya, orang-orang tidak terlalu peduli bagaimana kondisi Anda, mereka berharap Anda tetap tampil maksimal.

"Namun, saya merasa jauh lebih baik dibandingkan Maret lalu dan saya siap bermain. Fokus utama saat ini adalah memenangkan Piala Dunia dan menjadi versi terbaik dari diri saya untuk tim,” lanjutnya.

 
 

Gelar Premier League Bersama Arsenal Tambah Kepercayaan Diri

Gelandang Arsenal asal Inggris #07, Bukayo Saka, merayakan gol kedua tim dari titik penalti dalam pertandingan Premier League antara Arsenal dan West Ham United di Stadion Emirates, London, pada 4 Oktober 2025. (HENRY NICHOLLS/AFP)

Bukayo Saka baru saja memainkan peran penting dalam membantu Arsenal meraih gelar liga pertama mereka dalam 22 tahun.

Kesuksesan tersebut diyakininya memberikan tambahan kepercayaan diri yang besar menjelang turnamen internasional. Menurutnya, pengalaman merasakan gelar juara menjadi bekal berharga untuk menghadapi tantangan berikutnya.

“Mengetahui apa yang dibutuhkan untuk menjadi juara itu penting dan hal itu memberi Anda keyakinan yang lebih besar. Itu memberi Anda lebih banyak kepercayaan diri dan kebebasan.”

“Ketika Anda meraih kesuksesan dan merasakannya, Anda ingin melakukannya lagi. Ada dua kemungkinan jalan, tetapi bagi saya pribadi, saya benar-benar ingin mengulanginya dan itu membuat saya makin lapar akan kesuksesan.”


Thomas Tuchel Kelola Menit Bermain Saka

Meskipun begitu, strategi pelatih asal Jerman tersebut akan membuka lebih banyak opsi pemain sekaligus menjaga kondisi fisik para bintang utamanya. (AFP/Paul Ellis)

 

Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, telah mengakui Saka kemungkinan tidak akan mampu memainkan setiap pertandingan secara penuh sepanjang turnamen.

Namun, pemain Arsenal itu tidak mempermasalahkan kemungkinan berbagi peran dengan rekan setimnya di level klub, Noni Madueke. Menurut Saka, hubungan dekat mereka justru menjadi keuntungan bagi tim.

“Noni seperti saudara bagi saya dan kami menikmati persaingan serta bermain bersama.”


Antusias Sambut Caps ke-50 Bersama Inggris

Selebrasi gelandang Timnas Inggris, Bukayo Saka setelah mencetak gol kelima Inggris ke gawang Makedonia Utara pada laga Grup C kualifikasi Euro 2024 antara Timnas Inggris menghadapi Makedonia Utara di Old Trafford, Manchester (19/6/2023). (AP Photo/Dave Thompson)

 

Selain fokus ke Piala Dunia 2026, Bukayo Saka juga menantikan momen spesial saat mencapai 50 penampilan bersama Timnas Inggris. Ia merasa bangga dapat mencapai tonggak tersebut di usia yang masih relatif muda.

“Tidak banyak pemain yang bisa mencapai itu, terutama di usia yang masih muda. Jadi saya merasa bangga,” ujar Saka.

Dengan kondisi yang disebutnya semakin membaik, Saka tampaknya siap menjadi salah satu andalan utama Inggris dalam upaya meraih trofi Piala Dunia 2026.

Namun, tekadnya untuk terus bermain meski belum sepenuhnya pulih tentu akan terus dipantau dengan cermat oleh Arsenal, yang tidak ingin kehilangan salah satu pemain terpenting mereka akibat masalah kebugaran yang berlarut-larut.

Sumber: Express


Persaingan di Grup L Piala Dunia 2026

Berita Terkait