Klub Premier League Ini Terancam Dikurangi 6 Poin, Harus Jual Pemain sebelum 1 Juli

Klub Premier League satu ini terancam pengurangan enam poin, harus segera menjual pemain.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 18 Juni 2026, 07:45 WIB
Ilustrasi Liga Inggris, Premier League. (Foto by Gemini AI)

Bola.com, Jakarta - Hull City terancam memulai musim 2026/2027 dengan hukuman pengurangan poin. Klub yang promosi ke Premier League musim ini, harus segera menyeimbangkan keuangan mereka agar tidak melanggar aturan Profit and Sustainability Rules (PSR).

Dalam beberapa tahun terakhir, isu pengurangan poin kerap menghantui klub-klub Inggris. Manchester City masih menghadapi proses terkait dugaan pelanggaran finansial yang berpotensi berujung sanksi berat apabila terbukti bersalah.

Advertisement

Sebelumnya, Everton juga pernah dijatuhi hukuman pengurangan 10 poin oleh Premier League pada 2023 karena melanggar regulasi keuangan pada musim 2021/2022.

Kasus Everton bahkan berbuntut panjang. Burnley mengajukan gugatan atas potensi kerugian pendapatan setelah mereka terdegradasi, meski tetap mematuhi aturan keuangan.

Pada akhirnya, Everton diperintahkan membayar kompensasi senilai 40 juta paun.

Kini, Hull City menghadapi ancaman serupa.


Masalah Muncul

Striker Hull City Oli McBurnie (kiri) berjibaku dengan bek Middlesbrough Luke Ayling pada final play-off promosi ke Liga Inggris di Wembley, Sabtu (23/5/2026). (AFP/Ben Stansall)

Keberhasilan The Tigers menembus Premier League sebenarnya menjadi satu di antara kisah sukses musim lalu. Mereka finis di posisi keenam Championship sebelum menyingkirkan Millwall di semifinal play-off dan mengalahkan Middlesbrough pada partai final untuk mengamankan tiket promosi.

Namun, menurut BBC Sport, Hull mengalami kelebihan pengeluaran sekitar 6 juta paun dalam perhitungan PSR.

Berdasarkan regulasi English Football League (EFL), pelanggaran sebesar itu dapat berujung pada hukuman pengurangan enam poin.

Masalah tersebut muncul akibat bonus promosi yang tercantum dalam kontrak para pemain setelah klub berhasil naik kasta dari Championship pada akhir musim 2025/2026.

Jika Hull gagal mengalahkan Millwall atau Middlesbrough dalam play-off, mereka tidak akan berada dalam posisi melampaui batas kerugian maksimal sebesar 39 juta paun dalam periode tiga musim dan tidak akan menghadapi ancaman sanksi tersebut.

Untuk menghindari hukuman, Hull harus memperoleh dana sekitar 6 juta paun dari penjualan pemain sebelum 1 Juli.


Solusi

Penggawa Middlesbrough Riley McGree (kanan) dan pemain Hull City Regan Slater berjibaku pada final play-off promosi ke Liga Inggris di Wembley, Sabtu (23/5/2026).(Adam Davy/PA via AP)

Pemilik klub, Acun Ilicali, mengakui situasi tersebut secara terbuka.

"Kami memang mengeluarkan pengeluaran berlebih dan harus menjual beberapa pemain sebelum 1 Juli. Saya tidak takut. Kami pernah menghadapi tantangan yang lebih sulit. Bagi kami, situasi ini lebih mudah diatasi," ujar Ilicali.

"Sekarang kami adalah tim Premier League, nilai para pemain kami juga meningkat dan itu menjadi keuntungan bagi kami."

Pakar keuangan sepak bola, Kieran Maguire, menilai kerugian Hull dalam beberapa musim terakhir sebenarnya tidak terlalu besar.

Dalam wawancaranya dengan BBC Sport, ia menjelaskan bahwa pemasukan dari penjualan sejumlah pemain telah membantu menekan kerugian klub.

"Mereka melakukan beberapa penjualan pemain yang sangat sukses dan hasilnya membantu menutupi kerugian tersebut," kata Maguire.


Tantangan Terbesar

Para pemain Hull City merayakan pertandingan final play-off Kejuaraan Inggris antara Hull City dan Middlesbrough di Stadion Wembley di London pada 23 Mei 2026. (Ben STANSALL/AFP)

Maguire mencontohkan kasus Nottingham Forest yang pernah dijatuhi sanksi pengurangan poin karena persoalan serupa.

"Tantangan terbesar bagi Hull adalah, seperti yang terjadi pada Nottingham Forest beberapa musim lalu, bonus promosi pemain dihitung dalam perhitungan PSR."

"Akibatnya, tanpa disadari sebuah klub bisa melampaui batas kerugian 39 juta paun," jelasnya.

Maguire menambahkan total bonus promosi dalam satu skuad umumnya berada di kisaran 10 juta hingga 15 juta paun.

Sementara itu, sejumlah pemain berpotensi dilepas untuk membantu memenuhi target pemasukan sebelum tenggat waktu. Penyerang Kyle Joseph disebut mampu menghasilkan sebagian besar dana yang dibutuhkan karena diminati beberapa klub Championship.

Selain Joseph, Hull juga dikabarkan bersedia mendengarkan tawaran untuk David Akintola, Abu Kamara, dan Kasey Palmer apabila ada proposal yang dianggap sesuai.

 

Sumber: Give Me Sport

Berita Terkait