Bola.com, Boston - Timnas Skotlandia dan Timnas Maroko di Piala Dunia 2026 akan saling berhadapan dalam matchday kedua Grup C Piala Dunia 2026 di Boston Stadium, Boston, pada Sabtu (20/6/2026) dini hari WIB.
Skotlandia datang ke pertandingan ini dengan modal kemenangan 1-0 atas Timnas Haiti pada laga pembuka. Hasil tersebut menempatkan pasukan Steve Clarke itu di puncak klasemen sementara Grup C dengan koleksi tiga poin.
Gol semata wayang John McGinn pada babak pertama menjadi pembeda melawan Haiti. Meski belum tampil meyakinkan, tiga poin menjadi bekal berharga bagi tim berjuluk The Tartan Army itu.
Kemenangan atas Timnas Maroko akan memastikan Skotlandia lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. Bahkan, The Tartan Army bisa lolos sebagai juara grup apabila mampu meraih tiga poin dan Timnas Brasil gagal mengalahkan Haiti.
Partai ini juga menyimpan nilai historis bagi Skotlandia. The Tartan Army belum pernah lolos ke babak gugur turnamen besar sepanjang sejarah keikutsertaan di level internasional.
Motivasi Tambahan
Skotlandia juga memiliki motivasi tambahan karena ingin membalas kekalahan dari Maroko pada Piala Dunia 1998. Dalam satu-satunya pertemuan sebelumnya, The Tartan Army keok 0-3.
Jika berhasil mengunci status juara Grup C, Skotlandia berpotensi menghadapi runner-up Grup F pada babak 32 besar. Lawan yang mungkin dihadapi adalah Timnas Swedia, Timnas Jepang, Timnas Belanda, atau Timnas Tunisia.
Di kubu seberang, Maroko bermain impresif ketika menahan imbang Brasil 1-1 pada pertandingan pertama. Tim berjuluk Atlas Lions itu bahkan sempat unggul lebih dulu melalui gol Ismael Saibari.
Brasil baru mampu menyamakan kedudukan lewat aksi Vinicius Junior. Hasil imbang tersebut membuat Maroko mendulang satu poin dan menempati posisi kedua klasemen sementara Grup C.
Kemenangan atas Skotlandia memang belum cukup untuk memastikan tiket ke babak 32 besar. Namun, raihan tiga poin akan membuat posisi Maroko sangat menguntungkan menjelang laga terakhir melawan Haiti.
Patut Diperhitungkan
Penampilan Maroko saat menghadapi Brasil mempertegas status sebagai satu di antara negara yang patut diperhitungkan. Kualitas yang dimiliki membuat Atlas Lions disebut-sebut berpeluang menjadi kuda hitam pada turnamen kali ini.
Maroko juga memiliki catatan manis pada Piala Dunia 2022. Atlas Lions sukses melaju hingga semifinal sebelum kalah dari To,mas Prancis, lalu harus puas finis di peringkat keempat setelah takluk 1-2 dari Timnas Kroasia pada perebutan tempat ketiga.
Dari sisi kondisi, Skotlandia hanya dibayangi keraguan terkait kebugaran Scott McKenna yang mengalami masalah pada betis. Selain itu, Steve Clarke diperkirakan mempertahankan susunan pemain yang sama seperti saat menghadapi Haiti.
Che Adams dan Lawrence Shankland diperkirakan kembali dipercaya sebagai ujung tombak. Sementara John McGinn dan Scott McTominay akan menjadi penyeimbang permainan dari lini tengah.
Ryan Christie disebut sebagai pemain yang paling berpeluang merebut tempat utama. Namun, Ben Gannon-Doak diperkirakan tetap mengisi sisi kanan serangan Skotlandia.
Kondisi Kedua Tim
Maroko juga tidak memiliki tambahan masalah cedera menjelang pertandingan ini. Mohamed Ouahbi berpeluang kembali menurunkan sebelas pemain terbaiknya.
Ismael Saibari diprediksi tetap menjadi andalan di lini depan setelah mencetak gol ke gawang Brasil. Penampilannya pada laga pembuka membuat pemain berusia 25 tahun itu diyakini kembali mengisi starting eleven.
Brahim Diaz dan Noussair Mazraoui juga diperkirakan tampil sejak menit pertama. Kehadiran keduanya diharapkan dapat menambah kualitas permainan Atlas Lions.
Prakiraan Susunan Pemain
Skotlandia (4-4-2): Angus Gunn; Aaron Hickey, Jack Hendry, Grant Hanley, Andrew Robertson; Ben Gannon-Doak, Lewis Ferguson, Scott McTominay, John McGinn; Che Adams, Lawrence Shankland
Pelatih: Steve Clarke
Maroko (4-2-3-1): Bono; Achraf Hakimi, Oussama Diop, Chadi Riad, Noussair Mazraoui; Neil El Aynaoui, Ayyoub Bouaddi; Brahim Diaz, Azzedine Ounahi, Bilal El Khannouss; Ismael Saibari
Pelatih: Mohamed Ouahbi