Sosok Bernardo Tavares Jadi Alasan Ramadhan Sananta Mau Bergabung Persebaya

Bagi Ramadhan Sananta, keberadaan Bernardo Tavares menjadi salah satu faktor yang membuatnya mantap menerima pinangan Persebaya Surabaya.

BolaCom | Aditya WanyDiterbitkan 19 Juni 2026, 15:30 WIB
Pemain Timnas Indonesia, Ramadhan Sananta (kiri) berebut bola dengan pemain St Kitts and Nevis, Malique Roberts dalam laga semifinal FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Jumat (27/03/2026). (Bola.com/Abdul Aziz)

Bola.com, Jakarta - Persebaya Surabaya resmi mendapatkan tambahan amunisi baru untuk menghadapi musim 2026/2027.

Klub berjuluk Bajul Ijo itu mendatangkan penyerang Timnas Indonesia, Ramadhan Sananta, yang memutuskan pulang ke Tanah Air setelah mengakhiri kiprahnya bersama klub Malaysia, DPMM FC.

Advertisement

Kedatangan Sananta sekaligus menandai reuni dengan pelatih Bernardo Tavares. Keduanya pernah bekerja sama di PSM Makassar dan menjadi bagian penting dari skuad yang sukses mengantarkan Juku Eja meraih gelar juara Liga 1 musim 2022/2023.

Bagi Sananta, keberadaan Tavares menjadi salah satu faktor yang membuatnya mantap menerima pinangan Persebaya. Ia menilai pelatih asal Portugal tersebut memiliki peran besar dalam perkembangan kariernya sebagai pesepak bola profesional.

“Persebaya menjadi pilihan saya karena proyek dan ambisinya sangat jelas. Selain itu, kehadiran Coach Bernardo Tavares juga menjadi salah satu faktor penting,” kata Sananta.

 


Hubungan Baik dengan Tavares

Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares memberikan instruksi kepada pemain asuhannya saat bertandang ke markas Persija Jakarta, Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta dalam laga pekan ke-27 BRI Super League 2025/2026, Sabtu (11/4/2026) malam. (Bola.com/Bagaskara Lazauradi).

Penyerang berusia 23 tahun itu mengaku memiliki hubungan yang baik dengan Tavares sejak masih bersama PSM. Ia merasa mendapat kepercayaan penuh dari sang pelatih pada masa-masa awal kariernya di kompetisi tertinggi Indonesia.

“Beliau adalah pelatih yang pernah membantu perkembangan karier saya dan memberikan kepercayaan besar kepada saya,” sambungnya.

Nama Sananta memang mulai mencuri perhatian saat memperkuat PSM Makassar di bawah arahan Tavares. Ketika masih berusia 20 tahun, ia menjadi salah satu pemain yang rutin mendapatkan kesempatan bermain dan mampu menjawab kepercayaan tersebut dengan performa impresif.

Pada musim 2022/2023, Sananta berhasil mencetak 11 gol dan menjadi salah satu aktor penting di balik keberhasilan PSM mengakhiri penantian panjang untuk meraih gelar juara Liga 1. Musim itu juga menjadi titik balik yang mengangkat namanya ke level yang lebih tinggi.

Setelah berkembang bersama PSM, Sananta menembus Timnas Indonesia dan kemudian melanjutkan karier ke luar negeri. Ia bergabung dengan DPMM FC dan menjalani satu musim kompetisi di Malaysia sebelum akhirnya memutuskan kembali ke Indonesia.

Selama memperkuat DPMM FC, Sananta membukukan empat gol di seluruh ajang. Dua gol dicetak di Malaysia Super League, sementara masing-masing satu gol lainnya lahir di Piala Malaysia dan Piala FA Malaysia.

 

 


Rindu Atmosfer Sepak Bola Indonesia

Ramadhan Sananta gabung Persebaya Surabaya. (Doc Persebaya)

Keputusan kembali ke Indonesia disebut bukan tanpa alasan. Sananta mengaku merindukan atmosfer sepak bola nasional yang selama ini dikenal memiliki persaingan ketat dan dukungan suporter yang luar biasa.

"Setelah bermain di Malaysia, saya memang ingin kembali merasakan atmosfer kompetisi di Indonesia," ujar Sananta.

Ia juga mengaku antusias untuk segera merasakan atmosfer Stadion Gelora Bung Tomo.

"GBT merupakan salah satu stadion terbaik di Indonesia. Saya sudah tidak sabar bermain di sana dan merasakan langsung dukungan puluhan ribu Bonek dan Bonita, terutama saat pertandingan besar maupun laga derby," katanya.

Dengan reuni bersama Bernardo Tavares dan dukungan penuh Bonek serta Bonita, Persebaya berharap Ramadhan Sananta mampu kembali menemukan ketajamannya dan menjadi ujung tombak yang dapat membawa Green Force bersaing di papan atas musim depan.

Berita Terkait