Markas Timnas Inggris Digegerkan Insiden Penembakan, Pembunuh Bersenjata Kini Masih Buron

Kepolisian Amerika Serikat telah merilis pernyataan resmi setelah munculnya klaim adanya pembunuh bersenjata yang sedang buron di dekat tempat latihan Timnas Inggris di Kansas City pada Piala Dunia 2026.

BolaCom | Radifa ArsaDiterbitkan 19 Juni 2026, 13:30 WIB
Para pemain Timnas Inggris berbaris untuk menyanyikan lagu kebangsaan sebelum pertandingan Grup L Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Kroasia di Stadion Dallas pada 17 Juni 2026 di Arlington, Texas. (Michael Steele/Getty Images melalui AFP)

Bola.com, Jakarta - Kepolisian Amerika Serikat telah merilis pernyataan resmi setelah munculnya klaim adanya pembunuh bersenjata yang sedang buron di dekat tempat latihan Timnas Inggris di Kansas City pada Piala Dunia 2026.

Menurut laporan Daily Mail, Jumat (19/6/2026), aparat penegak hukum setempat saat ini tengah memburu Oscar Sanchez-Munos, menyusul aksi brutal yang menyebabkan seorang pengemudi taksi tertembak saat sedang mengantarkan fans Argentina.

Advertisement

Menurut Kepala Departemen Polisi Kansas City, Stacey Graves, mengatakan kepada media lokal bahwa pihaknya sedang melacak keberadaan tersangka, yang oleh para penyelidik digambarkan sebagai sosok yang 'bersenjata dan berbahaya'.

Polisi menerima laporan tentang empat penembakan terpisah di seluruh penjuru kota dalam kurun waktu setengah jam pada Selasa malam, termasuk di Prospect Avenue,. sekitar 15 menit berkendara dari Swope Soccer Village, tempat Timnas Inggris berlatih.

The Three Lions pun mendapatkan pengawalan ketat dari kepolisian saat melakukan perjalanan antara hotel mereka dan lapangan latihan selama fase grup Piala Dunia, yang terletak di bagian kota yang masuk kategori kurang makmur.

 


Tersangka Belum Ditemukan

Logo Piala Dunia 2026. (Bola.com/FIFA)

Timnas Inggris telah terbang kembali ke Kansas City pada Rabu (17/6/2026) malam waktu setempat, setelah berhasil mengamankan kemenangan 4-2 atas Kroasia pada laga pembuka Grup L Piala Dunia 2026.

Rentetan penembakan tersebut berakhir dengan satu korban jiwa dan sebuah kecelakaan mobil. Sebuah rumah yang diduga menjadi tempat persembunyian Sanchez-Munoz sempat menjadi pusat ketegangan selama beberapa jam dengan polisi sebelum akhirnya bangunan tersebut hangus terbakar.

Setelah api berhasil dipadamkan, Sanchez-Munoz tidak ditemukan di dalam rumah meskipun mobilnya berada di lokasi kejadian. Dalam sebuah pernyataan, Kepala Polisi Stacey Graves mengatakan meminta masyarakat untuk segera melaporkan jika melihat keberadaan tersangka.

“Jika Anda melihat individu ini, harap segera hubungi saluran siaga TIPS atau hubungi 911. Kami sedang melacak ketat orang ini, dan kami ingin memastikan dia segera diamankan secepat mungkin,” ujar Stavey Graves dikutip dari Give Me Sports.

 


Polisi Tetap Bersiaga

Lokasi penembakan yang menyebabkan empat korban dilarikan ke rumah sakit ini memang sempat membuat geger. Dari empat kejadian penembakan, lokasi yang terdekat hanya berjarak 15 menit dari kamp latihan Timnas Inggris.

"Saya ingin masyarakat tahu bahwa Departemen Kepolisian Kansas City, Missouri, berada di sini untuk melindungi dan melayani. Kami melibatkan banyak lembaga penegak hukum di Kansas City, tidak hanya untuk menjaga keamanan kota tetapi juga untuk acara-acara Piala Dunia,” kata Graves.

“Itulah salah satu alasan kami mendatangkan banyak aparat penegak hukum dari luar daerah, sehingga kami dapat menjaga acara-acara tersebut tetap aman dan memastikan kami memiliki cukup petugas untuk berpatroli di kota kami," imbuhnya.

 


Kendala Timnas Inggris

Pelatih kepala Timnas Inggris, Thomas Tuchel, memberikan instruksi kepada para pemainnya saat pertandingan Grup L Piala Dunia antara Inggris dan Kroasia di Arlington, Texas, dekat Dallas, Kamis 18 Juni 2026. (AP Photo/Jessica Tobias)

Berbagai insiden memang sempat mengganggu persiapan Inggris di ajang ini. Mulai dari para pemain yang terlambat pulih dari cedera, peringatan angin puting beliung, investigasi polisi, hingga pencurian di tempat latihan yang mengakibatkan hilangnya sepatu dan perlengkapan tim.

Hampir segala hal berjalan tidak sesuai rencana dalam persiapan The Three Lions menghadapi Piala Dunia musim panas ini. Namun, Thomas Tuchel hanya memiliki satu tujuan, yakni membawa pulang trofi sepak bola ke tanah Inggris untuk pertama kalinya dalam 60 tahun.

Terlepas dari semua kendala itu, Inggris sukses memetik kemenangan mendebarkan 4-2 atas Kroasia seusai mengalahkan negara yang berada di peringkat 15 besar FIFA dalam turnamen internasional utama untuk pertama kalinya sejak tahun 2002.

Sumber: Daily Mail dan Give Me Sport

Berita Terkait