Punya Cristiano Ronaldo, Portugal Sudah Antisipasi Banjir Kritik di Medsos Sejak sebelum Piala Dunia 2026

Portugal dengan Cristiano Ronaldo, sudah siap menghadapi kritik di media sosial selama Piala Dunia 2026.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 21 Juni 2026, 17:30 WIB
Para pemain Portugal bertepuk tangan kepada para penggemar setelah bermain imbang 1-1 pada pertandingan Grup K Piala Dunia 2026 antara Portugal dan Kongo DR di Stadion Houston pada 18 Juni 2026 di Houston, Texas. (Molly Darlington/Getty Images melalui AFP)

Bola.com, Jakarta - Bek Timnas Portugal, Diogo Dalot, mengungkapkan bahwa ia dan rekan satu tim sudah mengantisipasi gelombang kritik di media sosial jauh sebelum Piala Dunia 2026 dimulai.

Menurut pemain Manchester United itu, kehadiran sosok sebesar Cristiano Ronaldo membuat Portugal harus siap menghadapi sorotan yang lebih besar dibanding tim lain.

Advertisement

Portugal menjadi sasaran kritik setelah hanya bermain imbang 1-1 melawan Republik Demokratik Kongo pada laga pembuka Grup K. Cristiano Ronaldo menjadi satu di antara figur yang paling banyak mendapat sorotan.

Mantan penyerang Timnas Prancis dan Arsenal, Thierry Henry, termasuk di antara pihak yang mengkritik Ronaldo. Menurut Henry, fokus utama tim seharusnya adalah mencetak gol, bukan sekadar membuat sang kapten masuk papan skor.


Bukan Situasi Mengejutkan

Cristiano Ronaldo dan Francisco Conceiciao dari Portugal bereaksi saat menjalani pertandingan Grup K Piala Dunia FIFA 2026 antara Portugal melawan DR Kongo di Houston Stadium, Houston, Texas, pada 17 Juni 2026. (Lars Baron / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)

Meski begitu, Dalot menegaskan bahwa situasi seperti itu bukan hal yang mengejutkan bagi skuad Portugal.

Ia mengatakan para pemain telah membahas secara khusus potensi kritik dan reaksi media sosial sebelum berangkat ke Piala Dunia 2026.

"Sangat sederhana. Di ruang ganti, di stadion, sebelum datang ke Piala Dunia, kami sempat melakukan pembicaraan mendalam mengenai hal ini, tentang media sosial dan kritik," kata Dalot.

"Kami sudah mengantisipasi sejak awal bahwa situasi seperti ini bisa terjadi. Ketika Anda memiliki skuad seperti ini, terlebih dengan sosok seperti Cristiano, kami memang harus lebih siap menghadapi sorotan."


Portugal Tetap Tenang

Yoane Wissa berhasil menggetarkan jala gawang Portugal yang dijaga oleh Diogo Costa setelah sukses mengkonversi umpan silang Arthur Masuaku. (AP Photo/Eric Smith)

Dalot menilai diskusi tersebut membantu Portugal tetap tenang ketika kritik mulai bermunculan setelah hasil kurang memuaskan pada pertandingan pertama.

"Fakta bahwa kami sudah melakukan pembicaraan itu sebelum Piala Dunia membuat kami siap menghadapi momen seperti ini. Ketika itu benar-benar terjadi, kami bisa menunjukkan bahwa kelompok ini tidak mudah digoyahkan karena kami memang sudah tahu hal seperti ini akan datang."

"Kami tahu akan menghadapi kesulitan dan kritik. Ada yang memang layak disampaikan, tetapi ada juga yang tidak adil, tidak benar, dan sering kali dibesar-besarkan," ungkapnya.

Portugal kini bersiap menghadapi Uzbekistan pada Rabu (24-6-2026) dini hari WIB dalam laga yang diperkirakan menjadi penentu perjalanan mereka di Grup K.


Hubungan Ronaldo dan Tim

Cristiano Ronaldo dan Diogo Costa bereaksi usai gol Republik Demokratik Kongo ke gawang Portugal di Piala Dunia 2026, Kamis (18/6/2026) dini hari WIB. (AFP/Molly Darlington)

Di tengah tekanan yang mengiringi tim, Dalot tetap yakin Ronaldo mampu merespons situasi tersebut dengan cara yang sudah sering ia tunjukkan sepanjang kariernya.

"Semua orang sudah tahu bagaimana Cristiano menghadapi kritik. Dia memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun bersama tim nasional," ujar Dalot.

"Saya pikir apa yang dia tularkan kepada tim adalah rasa percaya diri. Kritik merupakan bagian dari permainan, terutama ketika Anda bermain di level setinggi ini, dalam salah satu turnamen terbesar, bahkan mungkin yang terbesar di dunia."

Dalot menegaskan hubungan kepercayaan antara Ronaldo dan rekan-rekan setimnya tidak berubah, meski kritik terus berdatangan.

"Kepercayaan yang dia tanamkan kepada kami, dan yang kami berikan kepadanya, selalu sama dan akan tetap seperti itu," katanya.

"Selama dia masih membela tim nasional, saya pikir dia akan selalu memiliki kemampuan tersebut dan selalu siap untuk bermain," kata Dalot lagi.

 

Sumber: ESPN

Berita Terkait