Aturan Baru FIFA Bikin Haiti, Turki, dan Tunisia Tersingkir Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026, Begini Penjelasannya

Aturan baru FIFA bikin tiga negara tersingkir dini dari Piala Dunia 2026. Mereka baru memainkan dua pertandingan.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 21 Juni 2026, 19:30 WIB
Ilustrasi statistik Piala Dunia 2026. (Foto by Gemini AI)

Bola.com, Jakarta - Piala Dunia 2026 baru berjalan dua pertandingan fase grup bagi sebagian peserta. Namun, tiga negara sudah dipastikan gagal melanjutkan perjalanan ke babak gugur.

Haiti, Turki, dan Tunisia resmi tersingkir dari Piala Dunia 2026.

Advertisement

Kepastian tersebut tidak lepas dari penerapan aturan baru FIFA yang menjadikan head-to-head sebagai penentu utama jika dua tim memiliki jumlah poin yang sama.

Turnamen yang berlangsung di Amerika Utara itu kini mulai memperlihatkan peta persaingan di setiap grup.

Sejumlah tim seperti Meksiko, Jerman, dan Amerika Serikat bahkan sudah mengamankan tiket ke fase gugur setelah meraih hasil positif dalam dua pertandingan pertama mereka.

Di sisi lain, beberapa negara harus menerima kenyataan pahit setelah menelan dua kekalahan beruntun. Aturan baru FIFA membuat peluang mereka tertutup lebih cepat dibandingkan edisi-edisi sebelumnya.


Haiti Jadi Tim Pertama yang Tersingkir

John McGinn mencetak gol di laga Haiti vs Skotlandia di laga matchday 1 Grup C Piala Dunia 2026 di Boston Stadium, Foxborough, Massachusetts, Minggu (14/6/2026) pagi WIB. (AP Photo/Martin Meissner)

Haiti menjadi negara pertama yang dipastikan angkat koper dari Piala Dunia 2026. Padahal, turnamen kali ini merupakan penampilan perdana mereka sejak edisi 1974.

Perjalanan Haiti diawali dengan kekalahan tipis 0-1 dari Skotlandia. Situasi makin buruk setelah mereka dibantai Brasil dengan skor 0-3 pada pertandingan kedua.

Hasil tersebut membuat Haiti terbenam di dasar klasemen Grup C tanpa poin. Sementara itu, Skotlandia berada satu tingkat di atas mereka dengan koleksi tiga poin dan masih menyisakan satu pertandingan.

Secara matematis, Haiti sebenarnya masih bisa berharap. Kemenangan besar atas Maroko pada laga terakhir yang disertai kekalahan telak Skotlandia dari Brasil berpotensi membuka peluang lolos melalui jalur peringkat ketiga terbaik berdasarkan selisih gol.

Namun, perubahan regulasi FIFA menghapus kemungkinan tersebut. Kini, head-to-head menjadi faktor pertama yang digunakan untuk memisahkan tim-tim yang memiliki jumlah poin sama, bukan lagi selisih gol.

Lantaran sudah kalah dari Skotlandia, Haiti maksimal hanya bisa mengumpulkan tiga poin.

Dengan rekor head-to-head yang kalah, mereka dipastikan tidak akan mampu menyalip Skotlandia di klasemen dan akan tetap finis di posisi terbawah grup.


Turki Bernasib Serupa

Gelandang Turki #10, Hakan Calhanoglu, merayakan gol pertama timnya dari titik penalti bersama rekan-rekannya selama pertandingan leg kedua play-off UEFA Nations League A/B antara Hungaria dan Turki di Budapest, Hungaria, pada tanggal 23 Maret 2025. (Attila KISBENEDEK/AFP)

Turki menjadi negara kedua yang dipastikan tersingkir. Padahal, sebelum turnamen dimulai, mereka sempat dianggap sebagai satu di antara tim yang berpotensi memberi kejutan di Grup D.

Harapan tersebut memudar setelah Turki kalah 0-2 dari Australia pada laga pembuka. Hasil mengecewakan kembali mereka alami saat takluk 0-1 dari Paraguay pada pertandingan berikutnya.

Saat ini Australia dan Paraguay sama-sama mengoleksi tiga poin, sementara Amerika Serikat memimpin grup dengan enam poin.

Lantaran kalah dari Australia maupun Paraguay dalam rekor head-to-head, Turki tidak lagi memiliki peluang untuk melampaui kedua tim tersebut.

Alhasil, mereka dipastikan mengakhiri fase grup di posisi juru kunci.


Tunisia Menyusul Tersingkir

Ali Abdi (2) dari Timnas Tunisia dan rekan satu timnya bereaksi usai pertandingan Grup F Piala Dunia melawan Jepang di Guadalupe, dekat Monterrey, Meksiko, Minggu, 21 Juni 2026. (AP Photo/Matias Delacroix)

Pada Minggu pagi hari, Tunisia menjadi tim ketiga yang resmi tersingkir dari Piala Dunia 2026.

Mereka mengawali turnamen dengan hasil buruk setelah dihajar Swedia 1-5. Kekalahan telak kembali dialami Tunisia ketika Jepang menang meyakinkan 4-0 pada pertandingan kedua.

Dengan aturan head-to-head yang kini menjadi penentu utama klasemen, Tunisia tidak lagi memiliki peluang untuk finis di atas Swedia.

Itulah mengapa, langkah mereka di Piala Dunia 2026 dipastikan terhenti setelah baru memainkan dua pertandingan fase grup.

 

Sumber: Express

Berita Terkait