Bola.com, Jakarta - Timnas Jepang berpesta gol sekaligus mencatatkan kemenangan pertamanya di Piala Dunia 2026. Tim berjulukan Samurai Biru itu menghancurkan Timnas Tunisia 4-0 pada laga kedua Grup F di Monterrey Stadium, Monterrey, pada Minggu (21/6/2026) siang WIB.
Ayase Ueda tampil menggila di pertandingan ini. Ia mencetak dua gol dari empat kemenangan timnya ke gawang Tunisia. Kemenangan paling besar yang pernah dicatat Samurai Biru selama keikutsertaan di Piala Dunia sejak 1998.
Setelah Daichi Kamada membuka keunggulan Jepang saat laga berjalan empat menit, Ayase Ueda menunjukkan ketajaman. Ia menjebol dengan tendangan dari luar kotak penalti di menit ke-31.
Ueda mencatat assist untuk gol ketiga Jepang yang dicetak Junya Ito di menit ke-69. Pemain Feyenoord benar-benar membius seisi stadion dengan gol keduanya yang cantik melalui sundulan berkelas pada menit ke-84.
Seperti di Rumah Sendiri
Hasil ini menempatkan Jepang berada di urutan kedua Grup F dengan nilai empat, dan surplus empat gol. Jumlah yang sama dengan Belanda yang berhak di posisi pertama karena unggul produktivitas gol.
Terlepas dari kemenangan sensasional atas Tunisia, perhatian Ayase Ueda ikut tertuju pada setiap sudut tribune penonton di Stadion Monterrey. 51.243 penonton yang hadir, sebagian besar dipenuhi warna biru, khas Timnas Jepang.
Meski bertanding di tanah Meksiko yang berjarak ribuan kilometer dari Jepang, Ayase Ueda merasakan begitu banyaknya pendukung timnya, serasa bermain di rumah sendiri. Sebagian masyarakat Meksiko ikut melebur dengan para fans Jepang.
"Berada di lingkungan yang begitu jauh dari Jepang, dengan stadion yang hampir seluruhnya berwarna biru, dan mampu bermain seolah-olah itu adalah kandang sendiri, tidak diragukan lagi sangat berkontribusi pada hasil hari ini," tutur Ueda dikutip dari Soccer Digest.
"fakta bahwa bukan hanya orang Jepang yang mengenakan warna biru adalah bukti dari hasil yang telah kami raih di Eropa dan sebagai tim nasional Jepang, dan saya pikir itu juga menunjukkan rasa hormat yang diterima Jepang sebagai sebuah negara," tegas pemain berusia 28 tahun.
Bikin Kagum
Ayase Ueda tak membayangkan akan ada banyak suporter yang mendukung Jepang di Piala Dunia, selain warga mereka sendiri yang datang langsung. Ia benar-benar merasa kagum dengan fenomena ini, dan berharap terus membawa dampak positif bagi tim Samurai Biru.
Jujur, saya tidak pernah membayangkan akan begitu berpusat pada Jepang," kata eks Kashima Antlers dan Cercle Brugge ini.
"Tentu saja, ada banyak pendukung yang melakukan perjalanan jauh dari Jepang, baik di belakang gawang, bersama keluarga mereka, dan di seluruh stadion, bahkan di tribun tingkat dua, ada begitu banyak orang yang mengenakan seragam biru."
"Tetapi di antara mereka ada penduduk lokal, dan ya, saya tidak tahu, tetapi ada juga orang asing. Itu membuat saya sangat bangga bahwa Jepang adalah negara dan tim yang sangat dihormati dan didukung. Itulah mengapa saya ingin memenuhi harapan dengan hasil yang baik," tandas Ayase Ueda.
Jepang masih punya satu pertandingan terakhir di fase grup, yakni berjumpa Swedia pada 26 Juni. Jepang kini menatap peluang lolos ke babak gugur.
Sumber: Soccer Digest