Hasil Sidang Komdis PSSI: Persija Didenda Rp485 Juta, Persib Rp250 Juta

Hasil sidang Komite Disiplin (Komdis) PSSI kembali merilis daftar sanksi terhadap klub dan panitia pelaksana (panpel) pertandingan BRI Super League serta Elite Pro Academy (EPA) Super League 2025/2026.

BolaCom | Muhammad Adi YaksaDiterbitkan 22 Juni 2026, 13:45 WIB
Sebaliknya, Persib makin kukuh di puncak. Pasukan Bojan Hodak itu mengemas 75 poin dalam 32 penampilan. Untuk sementara, Maung Bandung unggul tiga angka atas pesaing terdekatnya, Borneo FC Samarinda. (Dok Pesija)

Bola.com, Jakarta - Hasil sidang Komite Disiplin (Komdis) PSSI kembali merilis daftar sanksi terhadap klub dan panitia pelaksana (panpel) pertandingan BRI Super League serta Elite Pro Academy (EPA) Super League 2025/2026.

Hukuman itu mencakup berbagai jenis pelanggaran yang terjadi dalam beberapa partai yang digelar pada Mei 2026.

Advertisement

Persija Jakarta tercatat sebagai klub dengan total denda terbesar setelah akumulasi dari tim senior, U-18, dan U-20. Total sanksi yang dijatuhkan kepada tim berjulukan Macan Kemayoran itu mencapai Rp485 juta.

Persik Kediri berada di posisi berikutnya dengan total denda sebesar Rp360 juta. Sanksi tersebut berasal dari insiden suporter yang melibatkan penyalaan flare serta invasi lapangan.


Klub Lain yang Disanksi

Kekalahan 1-2 dari Persib ini membuat Persija tetap berada di peringkat ketiga klasemen sementara BRI Super League. Armada berjuluk Macan Kemayoran itu mendulang 65 poin dari 32 pertandingan. (Dok Pesija)

PSM Makassar juga masuk dalam daftar dengan total denda Rp340 juta. Komdis mencatat sejumlah pelanggaran termasuk penyalaan flare, petasan, hingga insiden yang melibatkan kerusakan dan penjarahan fasilitas stadion.

PSIM Yogyakarta menerima total denda sebesar Rp275 juta. Sanksi ini berasal dari pelanggaran suporter dan insiden keamanan yang juga menjadi perhatian panpel pertandingan.

Sejumlah klub lain seperti Bali United, Persib Bandung, Persebaya Surabaya, dan Persis Solo masing-masing dikenai denda sebesar Rp250 juta.

Seluruh kasus ini berkaitan dengan penggunaan flare dan petasan dalam jumlah besar serta masuknya suporter ke lapangan.


Tim-Tim Lain

Semen Padang tercatat menerima total sanksi sebesar Rp90 juta. Denda tersebut berasal dari dua insiden berbeda yang terjadi dalam satu laga melawan Persebaya Surabaya.

Madura United dan Malut United juga mendapatkan sanksi dari Komdis PSSI. Madura United dikenai denda Rp60 juta, sementara Malut United FC sebesar Rp50 juta.

Panpel Malut United, Bali United FC, PSIM Yogyakarta, Persis Solo, dan PSM Makassar juga masuk dalam daftar sanksi. Panpel Malut United dikenai denda Rp50 juta, sementara empat panpel lainnya masing-masing Rp40 juta.

Berita Terkait