Tak Mau Saingi Harry Kane, Ollie Watkins Pilih Andalkan Kelebihannya Sendiri

Ollie Watkins Akui Tak Bisa Menyamai Harry Kane: Dia Striker yang Unik

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 23 Juni 2026, 05:00 WIB
Ollie Watkins dari Inggris melempar anak panah saat mengikuti kegiatan media Timnas Inggris dalam pemusatan latihan Piala Dunia FIFA 2026 pada 21 Juni 2026 di Kansas City, Kansas. (Foto: Richard Pelham/Getty Images/AFP)

Bola.com, Jakarta - Penyerang Inggris, Ollie Watkins, mengakui dirinya tidak akan pernah bisa meniru gaya bermain Harry Kane. Meski sama-sama berposisi sebagai striker, Watkins menilai keduanya memiliki karakter yang sangat berbeda.

Pernyataan itu disampaikan jelang laga kedua Grup L Piala Dunia 2026 saat Inggris bersiap menghadapi Ghana. Watkins sendiri belum mendapat kesempatan tampil setelah hanya menjadi pemain cadangan ketika The Three Lions mengalahkan Kroasia 4-2 pada laga pembuka.

Advertisement

Sementara itu, Kane kembali menunjukkan kelasnya dengan mencetak dua gol dan menjadi aktor utama kemenangan Inggris.

Kane Dianggap Striker yang UnikWatkins tak ragu memberikan pujian kepada kapten timnas Inggris tersebut. Menurutnya, rekor gol Kane sudah menjadi bukti kualitasnya sebagai salah satu penyerang terbaik dunia.

"Rekor golnya berbicara sendiri. Saya rasa saya tidak bisa meniru apa yang dia lakukan. Dia pemain yang unik," kata Watkins.


Kane Cerdas

Penyerang Inggris, Harry Kane, memberikan tepuk tangan kepada para suporter setelah kemenangan 4-2 atas Kroasia dalam pertandingan Grup L Piala Dunia 2026 di Dallas Stadium, Arlington, Texas, pada 17 Juni 2026. (MICHAEL STEELE / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)

Striker Aston Villa itu menilai kecerdasan Kane dalam membaca permainan menjadi kelebihan yang sulit dimiliki pemain lain.

"Cara dia bermain sangat cerdas. Saya tidak bisa bermain seperti dia karena kami memiliki kekuatan yang berbeda. Saya hanya fokus pada apa yang menjadi kelebihan saya dan tidak mencoba meniru siapa pun," lanjutnya.

Siap Jadi Supersub LagiMeski belum dimainkan oleh pelatih Thomas Tuchel, Watkins mengaku tetap siap memberikan kontribusi kapan pun dibutuhkan.

Pengalaman pada Euro 2024 membuatnya percaya diri menjalankan peran sebagai supersub. Saat itu, ia mencetak gol kemenangan ke gawang Belanda di semifinal sebelum kembali tampil sebagai pemain pengganti pada final melawan Spanyol.

"Saya tahu apa yang bisa saya berikan kepada tim. Saat berada di bangku cadangan, saya mengamati jalannya pertandingan. Saya bisa melihat ruang-ruang yang mulai terbuka," ujarnya.


Belajar dari Michael Owen

Michael Owen hingga kini masih tercatat sebagai pemain Timnas Inggris dengan dua rekor sekaligus yang dicatatkannya di Piala Dunia 1998. Rekor tersebut adalah sebagai pemain termuda dan sebagai pencetak gol termuda Timnas Inggris di ajang Piala Dunia. Mau lihat aksi-aksinya di Piala Dunia 1998 tersebut? Ini dia beberapa momennya. (AFP/Jacques Demarthon)

Owen menyarankan agar Watkins tampil lebih agresif saat berada di lapangan, sebuah saran yang menurutnya memberikan dampak positif.

"Di akhir musim saya merasa itu benar-benar membantu. Dulu mungkin saya terlalu baik kepada lawan di lapangan. Michael memberi saya pandangan tentang bagaimana saya bisa berkembang," ungkap penyerang berusia 30 tahun itu.

Inggris selanjutnya akan menghadapi Ghana pada laga kedua Grup L sebelum menutup fase grup melawan Panama. Watkins berharap bisa kembali mendapat kesempatan membuktikan kualitasnya, baik sebagai starter maupun supersub.

Sumber: ESPN

Berita Terkait