5 Eksekutor Penalti Paling Sering Gagal Sejak 2001: Apes Banget Duo Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi

Penasaran siapa saja mereka, berikut lima eksekutor tendangan penalti yang paling apes dalam 25 tahun terakhir:

BolaCom | Choki SihotangDiterbitkan 23 Juni 2026, 19:30 WIB
Superstar Argentina Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo dari Portugal. Piala Dunia 2022 Qatar kemungkinan menjadi kesempatan terakhir untuk Mesis dan Ronaldo untuk memenangkan turnamen empat tahunan itu. (Adrian DENNIS, Roman KRUCHININ / AFP)

Bola.com, Jakarta - Piala Dunia 2026 benar-benar menjadi panggung spesial bagi Lionel Messi. Baru melakoni dua laga di Grup J, Messi sudah panen sensasi.

Saat menggebuk Aljazair tiga gol tanpa balas, Messi tak terbendung lewat hatrrick yang luar biasa. Inilah kali pertama Messi mencetak trigol dalam satu pertandingan Piala Dunia, justru saat usianya 38 tahun.

Advertisement

Kala bersua Austria, mantan ahli gedor Barcelona dan Paris Saint-Germain yang kini merumput bersama tim MLS, Inter Miami, kembali menjadi sorotan berkat brace yang sekaligus membuat Argentina meraup kemenangan kedua.

Tambahan lima lesakan tersebut membuat Messi kini menjadi yang tersubur dalam sejarah Piala Dunia dengan tabungan 18 gol atau ungul dua gol atas legenda Jerman, Miroslav Klose.

La Pulga berpeluang menambah pundi-pundi golnya mengingat La Albiceleste masih menyisahkan banyak pertandingan di pesta terakbar empat tahunan yang kini berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Messi memang penembak jitu yang andal. Tapi ada stigma yang mengusik nama besar kapten Timnas Argentina itu.

Bagaimana tidak, berdasarkan data dan fakta yang dilansir Give Me Sport belum lama ini, Messi ternyata sosok yang paling sering gagal mengeksekusi penalti sejak 2001.

Terlihat mudah, namun ternyata tak gampang mengemban tugas sebagai eksekutor tendangan penalti. Terbukti, tak sedikit pemain bintang yang gagal. Termasuk sang superstar sekaliber Messi dan Cristiano Ronaldo.

Penasaran siapa saja mereka, berikut lima eksekutor tendangan penalti yang paling apes dalam 25 tahun terakhir:

 


5. Francesco Totti: 18 Kali

4. AS Roma - Dengan pelatih Fabio Capello, Francesco Totti dan kawan-kawan berhasil menjadi juara tahun 2001. Kala itu skuat diisi bintang dunia seperti Gabriel Batistuta dan Cafu. (Photo by GABRIEL BOUYS / AFP)

Francesco Totti akan dikenang sebagai salah satu pengambil penalti terbaik di abad ke-21, dan ia juga berada di peringkat tinggi dalam daftar tersebut.

Striker ini mencetak banyak gol selama kariernya dan memiliki tingkat konversi di atas 80%.

Hebatnya, Totti tidak pernah gagal mengeksekusi penalti selama empat setengah musim terakhirnya, berhasil mencetak 13 penalti berturut-turut di akhir kariernya.

Pemain Italia ini memang pernah gagal mengeksekusi dua penalti lagi dalam kariernya, tetapi itu terjadi pada 2001 dan karenanya tidak dihitung dalam totalnya.

Penyerang serbaguna ini menghabiskan seluruh kariernya di AS Roma, menyabet gelar Serie A, dua Coppa Italia, dan dua Supercoppa Italiana.

 


4. Ciro Immobile: 19 Kali

Penyerang Lazio, Ciro Immobile beraksi pada laga kontra Bologna dalam lanjutan Serie A 2019-2020. Lazio menang 2-0 atas Bologna. (Dok. Lazio)

Immobile paling dikenal karena kiprahnya di Lazio. Ia memegang rekor sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa klub tersebut.

Ia juga berada di peringkat kedelapan dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa Serie A, yang merupakan pencapaian signifikan lainnya bagi sang striker.

Immobile telah gagal mengeksekusi 19 penalti sepanjang kariernya, yang memberinya tingkat keberhasilan 81,9% dari jarak 12 yard.

 


3. Neymar: 22 Kali

Pemain Brasil, Neymar, mengontrol bola saat melawan Peru pada laga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona CONMEBOL, Rabu, (13/9/2023). Tim Samba menang dengan skor tipis 1-0. (AP Photo/Martin Mejia)

Neymar menjadi eksekutor penalti untuk klub dan negaranya sepanjang kariernya. Dia tidak pernah menghindari tekanan semacam ini.

Pemain sayap yang flamboyan ini akan dikenang sebagai salah satu pengambil penalti terbaik di generasi modern, meskipun telah gagal mencetak gol dari 22 penalti sepanjang kariernya.

Neymar memiliki awalan lari yang lambat dan biasanya lebih mengutamakan penempatan daripada kekuatan.

Pemain Brasil ini telah mencetak 93 gol dari titik penalti, yang memberinya tingkat konversi yang sangat terhormat sebesar 80,9%.

Pemain berusia 34 tahun ini telah menjadi pengambil penalti utama untuk Paris Saint-Germain, Santos, dan Timnas  Brasil. Ia mengeksekusi lebih sedikit penalti di Barcelona karena Lionel Messi menjadi pengambil utama.

 


2. Lionel Messi: 33 Kali

Namun perjuangan Lionel Messi di Copa America berakhir antiklimaks, dirinya gagal eksekusi penalti dan Argentina kalah oleh Chile pada babak final. Untuk ketiga kalinya Messi hanya mampu mengantar tim Tango keluar sebagai runner-up. (AFP/Don Emmert)

Pemain yang hampir berusia 40 tahun ini, Lionel Messi, selalu menjadi teladan dan tidak pernah menghindari penalti, bahkan dalam situasi sulit.

Namun, faktanya, Messi telah gagal mengeksekusi penalti lebih banyak daripada pemain lain di abad ke-21 kecuali satu orang.

Meskipun demikian, ia masih memiliki tingkat konversi 77,9%. Ini tidak buruk mengingat jumlah penalti yang telah ia ambil dalam kariernya yang penuh trofi. 

Messi juga pernah gagal mengeksekusi penalti dalam pertandingan-pertandingan penting.

Pada 2016, ia gagal mengeksekusi penalti yang menentukan bagi negaranya, yang menyebabkan kekalahan Argentina  di final Copa America. Messi bahkan sempat melakukan pensiun singkatnya sepak bola internasional.

 


1. Cristiano Ronaldo: 36 Kali

Di menit akhir babak pertama tambahan waktu, Portugal mendapatkan tendangan penalti usai Diogo Jota dijatuhkan di area terlarang. (PATRICIA DE MELO MOREIRA/AFP)

Pemain yang menempati urutan pertama dalam rekor yang tidak diinginkan ini ditempati Cristiano Ronaldo. Terlepas dari tingkat keberhasilannya yang luar biasa, kapten Portugal ini adalah pemain sepak bola yang paling sering gagal mengeksekusi penalti.

Ronaldo telah mengambil penalti sepanjang kariernya. Ia melakukannya pada kesempatan terbesar, termasuk pertandingan Liga Champions yang krusial dan untuk Portugal di turnamen internasional besar.

Namun, perlu dicatat bahwa sang striker juga pernah melakukan beberapa kesalahan dari jarak 12 yard.

Misalnya, ia gagal dalam adu penalti melawan Chelsea di final Liga Champions pada 2008.

Kegagalan terbarunya terjadi saat membela Al Nassr melawan Al Fayha pada Februari 2026. Meskipun demikian, pemain berusia 41 tahun ini tetap menjadi salah satu pengambil penalti paling produktif.

Sumber: Give Me Sport

Berita Terkait