Didier Deschamps Tinggalkan Timnas Prancis di Piala Dunia 2026, sang Ibu Meninggal Dunia

Kabar duka di tengah Piala Dunia 2026, Didier Deschamps tinggalkan Timnas Prancis.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 24 Juni 2026, 10:45 WIB
Pelatih kepala Timnas Prancis, Didier Deschamps, tiba menjelang pertandingan Grup I Piala Dunia 2026 antara Prancis dan Irak di Stadion Philadelphia di Philadelphia pada 23 Juni 2026. (Mauro PIMENTEL / AFP)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps, dipastikan tidak akan mendampingi timnya pada laga terakhir fase grup Piala Dunia 2026 melawan Norwegia, Sabtu (27-6-2026) dini hari WIB.

Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) pada Selasa mengumumkan bahwa Deschamps harus kembali ke Prancis setelah menerima kabar duka meninggalnya sang ibu pada Selasa pagi waktu setempat.

Advertisement

FFF menyebut Deschamps pulang ke negaranya untuk menghadiri pemakaman ibunya.

"Dalam masa yang sangat menyakitkan ini, kami mendoakan kekuatan untuk pelatih kepala dan memastikan bahwa ia mendapat dukungan dari semua pihak," demikian pernyataan FFF.

FFF juga mengonfirmasi bahwa asisten pelatih Guy Stephan akan mengambil alih sementara tugas menangani skuad Prancis, termasuk saat menghadapi Norwegia di Massachusetts, hingga Deschamps kembali.

 


Jadwal Kembali ke AS

6. Didier Deschamps – Pelatih Timnas Prancis ini telah mengukir catatan pribadi yang mengesankan. Dia adalah salah satu sosok yang berhasil menjadi juara Piala Dunia baik sebagai pemain dan pelatih. (AFP/Franck Fife)

Namun, FFF tidak mengungkapkan kapan pelatih berusia 57 tahun tersebut akan kembali ke Amerika Serikat.

Sebelumnya, Deschamps telah mengumumkan akan mengakhiri masa jabatannya sebagai pelatih Timnas Prancis setelah Piala Dunia 2026 berakhir. Ia telah menangani Les Bleus selama 14 tahun.

Mantan kapten Timnas Prancis itu membawa negaranya menjuarai Piala Dunia 2018. Pada edisi 2022, Prancis melaju hingga final sebelum kalah dari Argentina melalui adu penalti.

Di Piala Dunia 2026, Prancis sudah memastikan tempat di fase gugur setelah memenangi dua laga awal. Les Bleus mengalahkan Senegal 3-1 dan Irak 3-0.

Norwegia juga mencatat hasil sempurna dengan memenangkan dua pertandingan pertamanya di fase grup.

 

Sumber: ESPN


Berita Terkait