Bola.com, Kediri - Gelombang pemutusan kerja sama antara Persik Kediri dengan para pemain terus berlangsung menyongsong Super League musim 2026/2027.
Setelah melepas tiga pemain senior, yakni Rodrigo Dias (Brasil), Syahrian Abimanyu, dan Yusuf Meilana, berikutnya enam pemain muda harus melepas jersey kebesaran Macan Putih musim depan.
Mereka adalah Rifqi Ray Farandi, Haikal Riza, Hugo Samir, Zikri Ferdiansyah, Aulia Ramadhani Lubis, dan Zidane Afreza.
Secara khusus, dua di antara para pemain muda itu merupakan alumni tim EPA Persik.
Manajemen Persik menjelaskan situasi terkini tim.
"Sebenarnya, mereka pemain muda yang punya potensi besar. Masing-masing punya kesempatan besar untuk berkembang di masa depan. Harapan terbaik untuk karier sepak bola mereka selanjutnya. Semua pihak di klub berterima kasih atas perjuangan dan dedikasi selama berkostum Persik Kediri," ujar Rachmad Tri Kuncara, manajer tim Persik.
Dua Mengejutkan
Di antara para pemain yang berpisah itu, yang cukup mengejutkan adalah keputusan melepas Rifqi Ray Farandi dan Hugo Samir.
Pasalnya, dua musim terakhir mereka tampil untuk mengisi slot kuota pemain U-22 yang diatur ILeague di Super League.
Akan tetapi, dengan penghapusan regulasi kuota pemain U-22 mulai musim depan, Persik membutuhkan pemain muda yang benar-benar siap pakai untuk bersaing di starting XI.
Rifki Ray sempat tampil memukau. Pemain yang bisa menempati posisi bek kiri dan sayap kanan itu telah mencatatkan 24 penampilan dengan satu gol. Bahkan sosok asal Sukoharjo itu mendapat kesempatan membela Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2025 Thailand.
Pemain Muda Lainnya
Pemain lainnya yang masuk "grup dilepas" ini adalah Haikal Riza. Pemain yang dibina di tim EPA Persik sejak 2022 ini merupakan debutan di tim utama pada pentas BRI Super League 2025/2026.
Lantaran persaingan sangat ketat dan untuk memberi menit bermain, Haikal Riza dipinjamkan ke Persela Lamongan yang berlaga di Championship. Di ajang ini dia tampil sebanyak sembilan kali.
Lalu, ada Zidane Afreza. Sama seperti Haikal, kiper muda berusia 20 tahun itu promosi dari tim EPA ke tim utama pada musim lalu.