Sempat Diperlakukan Tak Adil, Iran Akhirnya Dapat Izin Masuk Amerika Serikat Dua Hari Jelang Hadapi Mesir

Timnas Iran akhirnya bisa masuk AS dua hari jelang pertandingan di Piala Dunia 2026.

BolaCom | Radifa ArsaDiterbitkan 24 Juni 2026, 13:45 WIB
Mehdi Taremi #9 dari Timnas Iran merayakan gol yang dicetaknya bersama rekan-rekan setimnya sebelum gol tersebut dianulir karena offside selama pertandingan Grup G Piala Dunia 2026 antara Belgia dan Iran di Stadion Los Angeles pada 22 Juni 2026 di Inglewood, California. (Harry How/Getty Images via AFP)

Bola.com, Jakarta - Timnas Iran akhirnya mendapatkan lampu hijau untuk memasuki wilayah Amerika Serikat sehari lebih awal dibandingkan dengan izin yang mereka dapatkan pada laga-laga Piala Dunia 2026 sebelumnya.

Menurut jadwal, Iran akan menghadapi pertandingan ketiga di Grup G melawan Mesir di Lumen Field, Seattle, Sabtu (27-6-2026) pukul 10.00 WIB.

Advertisement

Departemen Keamanan Dalam Negeri AS (DHS) memastikan izin itu telah diberikan kepada Iran.

"Untuk pertandingan ketiga Timnas Iran di Seattle pada 26 Juni, tim telah diizinkan untuk masuk ke AS dua hari sebelum pertandingan," kata seorang juru bicara Departemen Keamanan Dalam Negeri AS kepada ABC News.

Meski begitu, prosedur lainnya juga masih berlaku bagi Team Melli. Sebab, mereka diharuskan segera meninggalkan wilayah Amerika Serikat pada hari yang sama setelah bertanding di Piala Dunia 2026.

"Tim Iran tetap diwajibkan untuk langsung meninggalkan negara ini pada hari pertandingan berakhir. Tindakan keamanan dan protokol secara keseluruhan tetap sama. Kami tetap berkomitmen untuk menyediakan turnamen yang paling aman bagi para pemain, staf, dan juga penggemar," lanjut pernyataan tersebut.

 


Perlakuan Tidak Adil

Ramin Rezaeian (23) dari Iran merayakan golnya bersama rekan-rekan setimnya setelah mencetak gol dalam pertandingan Grup G Piala Dunia antara Iran dan Selandia Baru di Inglewood, California, dekat Los Angeles, Selasa, 16 Juni 2026. (AP Photo/Andre Penner)

Lokasi yang menjadi base camp Iran sebelumnya sempat dipindahkan dari Arizona ke Tijuana, Meksiko, menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026. Pihak Iran menyatakan bahwa mereka diperlakukan tidak adil oleh tuan rumah.

Mereka dipaksa melakukan perjalanan ke lokasi pertandingan hanya sehari sebelum laga dan harus segera kembali setelahnya. Ini sangat berdampak pada kondisi para pemain yang terancam kelelahan.

Pelatih Timnas Iran, Amir Ghalenoei, mengatakan bahwa timnya telah menyajikan permainan yang indah di bawah "kondisi terburuk yang mungkin terjadi" saat mereka bermain imbang 0-0 dengan Belgia di SoFi Stadium.

Ghalenoei mengungkapkan, Mehdi Taremi dkk, harus berjuang keras melawan sempitnya waktu perjalanan serta komplikasi persoalan visa saat memasuki Amerika Serikat dan Meksiko dalam beberapa pekan terakhir.

Ia menambahkan, skuad Iran hampir tidak memiliki waktu untuk bersiap dengan matang menjelang Piala Dunia 2026 serta saat menghadapi lawan kelas dunia, seperti Belgia, yang menduduki peringkat 10 besar FIFA.

 


Dihajar Jadwal Perjalanan

Kevin De Bruyne #7 dari Timnas Belgia menembak ke gawang selama pertandingan Grup G Piala Dunia 2026 antara Belgia dan IR Iran di Stadion Los Angeles pada 22 Juni 2026 di Inglewood, California. (Stu Forster/Getty Images melalui AFP)

Untuk pertandingan menghadapi Belgia di SoFi Stadium, Los Angeles, Timnas Iran mendarat di Amerika Serikat pada Sabtu (14-6-2026) malam, untuk bertanding pada Minggu (15-6-2026).

Kemudian, mereka dipaksa kembali ke Meksiko pada Minggu malam.

Iran menyatakan mengajukan pengaduan resmi ke FIFA setelah permintaan mereka untuk melakukan perjalanan ke Los Angeles, dua hari sebelum pertandingan, ditolak.

Sebelumnya, Team Melli bermain imbang 2-2 kontra Selandia Baru pada laga pembuka di Grup G.

Iran dijadwalkan menghadapi Mesir di Lumen Field, Seattle, Sabtu (27-6-2026) pagi WIB.

 

Sumber: ABC News, ESPN


Berita Terkait