Bola.com, Jakarta - Perjalanan Timnas Qatar di Piala Dunia 2026 berakhir setelah kalah 1-3 dari Bosnia dan Herzegovina, Kamis (25-6-2026) dini hari WIB. Hasil tersebut memastikan Qatar tersingkir pada fase grup.
Kendati gagal melaju ke babak berikutnya, pelatih Julen Lopetegui menilai timnya tetap menunjukkan perkembangan selama tampil di turnamen.
Lopetegui menyebut perjalanan Qatar di Piala Dunia 2026 tetap sangat positif, meski mengakui kekalahan dari Bosnia dan Herzegovina menjadi kekecewaan besar.
"Saya pikir turnamen ini sangat positif, meski hari ini merupakan kekecewaan besar," kata Lopetegui kepada wartawan seusai pertandingan di Stadion Seattle.
Perjalanan Qatar
Empat tahun lalu, Qatar tampil di Piala Dunia sebagai tuan rumah. Saat itu, Qatar tersingkir setelah kalah dalam ketiga pertandingan fase grup.
Pada edisi kali ini, Qatar lolos ke putaran final melalui babak kualifikasi untuk pertama kalinya. Qatar juga berhasil meraih poin perdana di Piala Dunia setelah bermain imbang 1-1 melawan Swiss pada laga pembuka.
Setelah itu, Qatar kalah 0-6 dari tuan rumah bersama Kanada. Meski masih memiliki peluang lolos jika mampu mengalahkan Bosnia dan Herzegovina, harapan tersebut akhirnya pupus.
Pencapaian Tersendiri
Menurut Lopetegui, keberhasilan lolos ke putaran final Piala Dunia sudah menjadi pencapaian tersendiri.
Pelatih berusia 59 tahun itu juga menilai Qatar telah menunjukkan bahwa mereka mampu bersaing di level tersebut.
"Laga terakhir ini membuat kami melangkah satu tingkat lebih maju dalam sejarah sepak bola Qatar," ujar Lopetegui.
"Saya pikir para pemain menunjukkan bahwa setidaknya kami mampu bersaing di pertandingan seperti ini. Saya tidak tahu apakah ini akan menjadi Piala Dunia terakhir bagi beberapa pemain, tetapi para pemain muda harus belajar dari pengalaman ini dan menjadikannya contoh untuk masa depan agar memiliki peluang lain di kemudian hari," tutur pelatih asal Spanyol tersebut.
Sumber: Reuters