IOC Siapkan Dana Hibah 10 Ribu Dolar AS untuk Setiap Atlet Olimpiade

Setiap atlet Olimpiade akan terima hibah 10 ribu dolar AS, ini ketentuannya.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 25 Juni 2026, 18:30 WIB
Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC), Kirsty Coventry, tersenyum saat menghadiri pertemuan pertamanya dengan komisi eksekutif Komite Olimpiade Internasional (IOC) sebagai presiden IOC, di Olympic House di Lausanne, pada tanggal 25 Juni 2025. (Fabrice COFFRINI/AFP)

Bola.com, Jakarta - Komite Olimpiade Internasional (IOC) mengumumkan skema hibah baru yang memungkinkan setiap atlet Olimpiade menerima dana sebesar 10 ribu dolar AS (sekitar Rp179,7 juta) sebagai bentuk dukungan bagi karier mereka.

Program bertajuk "Fit for the Future Olympian Grant" itu diumumkan pada Rabu waktu setempat.

Advertisement

Skema tersebut juga berlaku secara retroaktif bagi atlet yang tampil pada Olimpiade Musim Dingin 2026 di Italia utara, Februari lalu.

Dalam pernyataan resminya, IOC menjelaskan hibah tersebut disiapkan untuk mendukung karier olahraga maupun masa transisi karier para atlet Olimpiade.

IOC juga mengalokasikan dana sebesar 140 juta dolar AS untuk setiap siklus Olimpiade guna mendanai program tersebut.


Pengumuman Resmi

Logo Olimpiade 2028 Los Angeles. (www.la28.org)

Pengumuman itu disampaikan oleh mantan pebasket Spanyol, Pau Gasol, dalam Sidang IOC ke-146 di Lausanne, Swiss.

Gasol saat ini menjabat sebagai Ketua Komisi Atlet IOC.

Menurut Gasol, hibah tersebut akan diberikan kepada seluruh atlet Olimpiade, bukan hanya peraih medali atau atlet dari negara tertentu.

"Hibah ini tersedia bagi setiap atlet Olimpiade. Bukan hanya peraih medali. Bukan hanya atlet dari negara tertentu. Setiap atlet Olimpiade. Karena meskipun perjalanan setiap atlet berbeda, semuanya telah berkorban untuk mencapai panggung Olimpiade," ujar Gasol.


Syarat Penerima

Logo Olimpiade 2028 Los Angeles. (www.la28.org)

Meski begitu, IOC menyatakan atlet yang pernah melakukan pelanggaran aturan antidoping, melanggar kode etik IOC, ketentuan partisipasi, atau Piagam Olimpiade tidak berhak menerima hibah tersebut.

Presiden IOC, Kirsty Coventry, mengatakan wacana mengenai dukungan finansial bagi atlet Olimpiade telah dibahas selama bertahun-tahun.

"Ini telah menjadi topik pembicaraan selama bertahun-tahun, dan saya sangat bangga karena sekarang kami akhirnya dapat mewujudkannya," kata Coventry.

 

Sumber: DPA

Berita Terkait