Herve Renard Buka Peluang Tetap Melatih Tunisia usai Piala Dunia 2026

Herve Renard siap membahas proyek baru bersama Tunisia usai Piala Dunia 2026.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 25 Juni 2026, 14:45 WIB
Pelatih kepala Tunisia asal Prancis, Herve Renard (tengah), berbicara kepada para pemainnya dalam sesi latihan selama turnamen Piala Dunia 2026 di Pusat Pelatihan Rayados di Santiago, negara bagian Nueva Leon, Meksiko pada 16 Juni 2026. (Julio Cesar AGUILAR/AFP)

Bola.com, Jakarta - Herve Renard membuka peluang untuk tetap menangani Timnas Tunisia setelah Piala Dunia 2026 berakhir.

Pelatih asal Prancis itu ditunjuk secara mendadak ketika sedang menyaksikan Piala Dunia dari Senegal. Tunisia memecat Sabri Lamouchi setelah kalah 1-5 dari Swedia dan kemudian meminta Renard memimpin tim hingga akhir turnamen.

Advertisement

Renard mengawali tugasnya dengan kekalahan 0-4 dari Jepang.

Setelah itu, Tunisia dijadwalkan menutup perjalanan di Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Belanda pada Jumat (26-6-2026) pagi WIB.

"Saya terbuka untuk berdiskusi. Saya siap mendengarkan proyek apa pun, tetapi bukan itu tujuan saya berada di sini," kata Renard, sebelum laga kontra Belanda.


Tetap Bangga

Ali Abdi (2) dari Timnas Tunisia dan rekan satu timnya bereaksi usai pertandingan Grup F Piala Dunia melawan Jepang di Guadalupe, dekat Monterrey, Meksiko, Minggu, 21 Juni 2026. (AP Photo/Matias Delacroix)

Kekalahan dari Swedia dan Jepang memastikan Tunisia gagal melaju ke babak gugur. Tunisia juga menjadi tim pertama sejak Yunani pada Piala Dunia 1994 yang kalah dengan selisih minimal empat gol dalam dua pertandingan pertama.

Kendati baru bergabung dengan tim, Renard mengaku tetap bangga bisa mendampingi Tunisia di panggung Piala Dunia.

"Kami mempersiapkan pertandingan melawan Jepang sebaik mungkin. Saya tidak terbiasa mencari alasan atau menyalahkan orang lain. Saya mengambil tanggung jawab itu untuk diri saya sendiri. Setelah pertandingan melawan Jepang, saya merasa malu, terutama kepada masyarakat Tunisia," ujarnya.

Renard meminta timnya mengalihkan fokus ke pertandingan berikutnya dan berusaha meraih hasil yang sulit dicapai.


Tim Tetap Solid

Pemain Tunisia berpose untuk foto tim sebelum dimulainya pertandingan Grup F Piala Dunia 2026 antara Tunisia dan Jepang di Stadion Monterrey di Guadalupe, Meksiko, pada 21 Juni 2026. (Julio Cesar AGUILAR/AFP)

Sementara itu, kiper Tunisia, Aymen Dahmen, menegaskan kondisi tim tetap solid. Menurutnya, setiap pemain harus memikul tanggung jawab masing-masing.

Kontrak Renard bersama Tunisia berakhir setelah pertandingan melawan Belanda.

Meski begitu, ia menegaskan timnya akan berusaha menutup Piala Dunia 2026 dengan sebaik mungkin.

"Sepak bola membutuhkan harga diri, bahkan ketika situasinya sulit. Kami harus menghadapi situasi ini dengan bermartabat hingga akhir. Saya berharap kami bisa mempertahankan harga diri dan martabat itu saat menghadapi Belanda," kata Renard.

 

Sumber: AP News

Berita Terkait