Terjungkal di Laga Terakhir Grup B, Kanada Bakal Hadapi Mimpi Buruk di 32 Besar Piala Dunia 2026

Timnas Kanada kini harus menghadapi jalur penuh ancaman dan mimpi buruk setelah berhasil menggenggam satu tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.

BolaCom | Radifa ArsaDiterbitkan 26 Juni 2026, 14:00 WIB
Promise David #24 dari Timnas Kanada merayakan gol pertama timnya bersama rekan setimnya, Nathan Saliba #25, selama pertandingan Grup B Piala Dunia 2026 antara Swiss dan Kanada di BC Place Vancouver pada 25 Juni 2026 di Vancouver, British Columbia. (Alex Grimm/Getty Images via AFP)

Bola.com, Jakarta - Timnas Kanada kini harus menghadapi jalur penuh ancaman dan mimpi buruk setelah berhasil menggenggam satu tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. Nasib ini menimpa tuan rumah gara-gara kalah pada laga pamungkas di fase grup.

Kekalahan itu dialami Kanada saat mereka berjumpa Swiss pada partai terakhir Grup B. Duel yang berlangsung di BC Place, Vancouver, Kamis (26/6/2026) itu, berakhir dengan skor tipis 2-1 untuk kemenangan La Nati, julukan Timnas Swiss.

Advertisement

Padahal, Kanada menatap pertandingan ini dengan kepercayaan diri yang tinggi. Mereka sempat memimpin Grup B karena berbekal satu kemenangan atas Qatar (6-0) dan hasil imbang menghadapi Bosnia-Herzegovina (1-1).

Hasil imbang sebetulnya sudah cukup bagi skuad asuhan Jesse Marsch untuk menyegel puncak klasemen akhir. Sayangnya, dengan kekalahan itu, mereka harus tergusur ke peringkat kedua dengan empat poin, sedangkan Swiss lolos sebagai juara Grup B dengan enam poin.

Meskipun tetap berhasil lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026, jalur yang akan ditempuh Les Rouges bakal lebih menyeramkan. Sebab, mereka sudah diadang sederet tim-tim kuat untuk bisa melaju jauh di kejuaraan ini.

 

Nikmati liputan eksklusif Piala Dunia 2026 di Bola.com. Kami menyajikan berbagai liputan menarik, unik, dan analisis yang konferhensif dengan datang langsung ke Amerika Serikat. Klik link ini!

 

Jurnalis KLY Sports, Hery Kurniawan, peliput Piala Dunia 2026. (Multimedia KLY)


Jalur Kanada Semakin Terjal

Pemain Kanada, Ismael Kone, mendapat perawatan medis setelah dilanggar oleh pemain Qatar, Assim Madibo (#23), dalam pertandingan Grup B Piala Dunia FIFA 2026 antara Kanada melawan Qatar di BC Place, Vancouver, pada 18 Juni 2026 di Vancouver, British Columbia. (Emilee Chinn / Getty Images via AFP)

Seandainya saja menjuarai Grup B, Kanada akan memainkan babak 32 besar di hadapan pendukungnya sendiri di Stadion Vancouver. Hal itu tentu akan menjadi keuntungan besar bagi Kanada, tetapi kini Swiss yang akan mendapatkan hak istimewa tersebut.

Sebagai gantinya, Kanada harus melakukan perjalanan jauh ke Los Angeles untuk melakoni laga 32 besar pada Senin (29/6/2026) pukul 02.00 dini hari WIB. Di fase ini, mereka akan bersua Afrika Selatan.

Menghadapi Afrika Selatan, tentu Alphonso Davies dan kawan-kawan bisa memiliki kepercayaan diri yang cukup[ tinggi di babak ini. Namun, tantangan sesungguhnya akan menjadi sangat berat di babak 16 besar dan seterusnya.

Berdasarkan situasi bagan saat ini, jika memenangkan pertandingan babak 32 besar, mereka akan menghadapi Belanda atau Maroko. Kedua tim tersebut tampil sangat mengesankan di turnamen ini sejauh ini.

 


Tantangan Jauh Lebih Berat

Timnas Kanada. (AFP/Minas Panagiotakis)

Selanjutnya, perjalanan Kanada jika lolos ke babak perempat final Piala Dunia 2026 juga tak kalah berat. Jika mampu lolos sampai fase ini, sudah ada dua tim besar yang berpotensi jadi lawan mereka, yakni Prancis atau Jerman.

Di babak semifinal, mereka bisa saja berhadapan dengan Portugal atau Spanyol. Jika mereka berhasil melangkah hingga ke partai final, mereka kemungkinan besar akan bertanding melawan Argentina, Inggris, atau Brasil.

Bagan fase gugur memang belum sepenuhnya pasti, dan lawan-lawan potensial mereka masih bisa berubah. Bagaimanapun, mereka pastinya akan jauh lebih memilih untuk lolos ke fase gugur sebagai juara grup.

Sumber: Give Me Sport

Berita Terkait