Eksklusif dari Amerika Serikat: Panama Ingin Menutup Piala Dunia 2026 dengan Bangga

Timnas Panama siap menyambut laga terakhir di Grup L Piala Dunia 2026. Lawan yang akan dihadapi Los Canaleros bukan tim sembarangan. Mereka harus menghadapi tim kuat, Timnas Inggris.

BolaCom | Hery KurniawanDiterbitkan 27 Juni 2026, 13:30 WIB
Pelatih Timnas Panama, Thomas Christiansen. (Bola.com/Hery Kurniawan)

Bola.com, Jakarta - Timnas Panama siap menyambut laga terakhir di Grup L Piala Dunia 2026. Lawan yang akan dihadapi Los Canaleros bukan tim sembarangan. Mereka harus menghadapi tim kuat, Timnas Inggris.

Laga antara Timnas Panama kontra Timnas Inggris itu akan digelar di Metlife Stadium, New Jersey, Amerika Serikat pada Minggu (28/6/2026) dini hari WIB.

Advertisement

Timnas Panama tanpa beban menghadapi laga itu. Tomas Rodriguez dan kawan-kawan sudah resmi tersingkir dari Piala Dunia 2026. Mereka sebelumnya sudah menelan dua kekalahan.

Meski demikian, Timnas Panama tidak mau menutup perjalanan di Piala Dunia 2026 dengan kesedihan. Mereka tetap ingin menang atas Timnas Inggris dan pulang kampung dengan perasaan bangga.

Paling tidak, kemenangan atas Timnas Inggris bisa menjadi catatan sejarah tersendiri bagi sepak bola Panama. Sesuatu yang tentu akan menjadi cerita dari generasi ke generasi.

 

Nikmati liputan eksklusif Piala Dunia 2026 di Bola.com. Kami menyajikan berbagai liputan menarik, unik, dan analisis yang konferhensif dengan datang langsung ke Amerika Serikat. Klik link ini!

 

Jurnalis KLY Sports, Hery Kurniawan, peliput Piala Dunia 2026. (Multimedia KLY)


Terinspirasi Ekuador

Gelandang Kroasia bernomor punggung 10, Luka Modric, dan gelandang Panama bernomor punggung 11, Edgar Yoel Barcenas, berebut bola di samping penyerang Kroasia bernomor punggung 11, Ante Budimir, selama pertandingan Grup L Piala Dunia 2026 antara Panama dan Kroasia di Stadion Toronto, Toronto, pada 24 Juni 2026. (Cole Burston/AFP)

Timnas Panama memang layak percaya diri dan termotivasi. Mereka bisa melihat bagaimana Timnas Ekuador mampu mengalahkan Timnas Jerman, di Metlife Stadium, Kamis (25/6/2026) waktu setempat.

Sempat tertinggal lebih dulu berkat gol dari Leroy Sane di awal laga, Timnas Ekuador mampu bangkit. Tim asal Amerika Selatan itu menutup laga dengan kemenangan 2-1 berkat gol dari Nilson Angulo dan Gonzalo Plata.

Pelatih Timnas Panama, Thomas Christiansen pun tidak menutup diri dari laga Timnas Ekuador melawan Timnas Jerman. Christiansen juga mengaku termotivasi.

"Semoga kami bisa menjalani pertandingan dengan baik, dan semoga kami bisa mendapatkan tiga poin," katanya menjawab pertanyaan dari jurnalis Bola.com, Hery Kurniawan.

 


Favorit Juara

Thomas Tuchel, pelatih Timnas Inggris, berbicara kepada para pemain Inggris saat istirahat minum selama pertandingan Grup L Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Ghana di Stadion Boston pada 24 Juni 2026 di Foxborough, Massachusetts. (Mattia Ozbot/Getty Images via AFP)

Meski memiliki kepercayaan diri yang tinggi, Thomas Christiansen juga tidak bisa menyembunyikan kekagumannya pada Timnas Inggris. Tim asuhan Thomas Tuchel dinilai punya kualitas yang luar biasa.

Bahkan, Thomas Christiansen tidak ragu menyebut Timnas Inggris sebagai salah satu tim yang difavoritkan untuk menjadi juara di Piala Dunia 2026.

"Kami tahu kesulitan yang akan kami hadapi. Kami akan melawan salah satu favorit di Piala Dunia 2026," jelasnya.

"Kami harus menjadi versi terbaik dari diri kami, dan saya harap Inggris ada di posisi sebaliknya," tandas Thomas Christiansen.

Berita Terkait