Uruguay Angkat Koper dari Piala Dunia 2026, Marcelo Bielsa: Saya Gagal, Tak Berkontribusi Apa pun!

Pelatih Timnas Uruguay, Marcelo Bielsa, emosional saat sesi konferensi pers setelah timnya dipastikan tersingkir dari Piala Dunia 2026.

BolaCom | Vincentius AtmajaDiterbitkan 27 Juni 2026, 17:15 WIB
Pelatih Uruguay, Marcelo Bielsa, bereaksi di tepi lapangan dalam pertandingan Grup H Piala Dunia 2026 melawan Spanyol di Zapopan, dekat Guadalajara, Meksiko, Sabtu (27/6/2026). (AP Photo/Natacha Pisarenko)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Uruguay, Marcelo Bielsa meratapi kegagalan timnya melaju jauh di Piala Dunia 2026. Kekalahan pada laga pamungkas Grup H, menjadi titik terakhir perjalanan La Celeste.

Uruguay kalah 0-1 dari Spanyol pada pertandingan terakhir Grup H di Stadion Guadalajara, Sabtu (27-6-2026) pagi WIB.

Advertisement

Gol tunggal Alex Baena memanfaatkan blunder kiper Fernando Muslera pada menit ke-42, membuat langkah Uruguay terhenti.

Pemenang dua trofi Piala Dunia ini finis di peringkat ketiga Grup H dengan poin dua, jumlah poin sama yang dikumpulkan Arab Saudi, tetapi unggul selisih gol saja.

Sebelum kekalahan dari Spanyol, Uruguay mencatatkan hasil minor. Mereka ditahan imbang Arab Saudi (1-1) di laga pertama, disusul hasil seri 2-2 melawan tim debutan Tanjung Verde.


Sia-Sia

Para pemain Uruguay bereaksi setelah hasil imbang 2-2 dalam pertandingan Grup H Piala Dunia 2026 antara Uruguay dan Cabo Verde di Stadion Miami pada 22 Juni 2026 di Miami Gardens, Florida. (Lars Baron/Getty Images via AFP)

Langkah Spanyol ke babak 32 besar dari Grup H ditemani Tanjung Verde, yang finis di peringkat kedua klasemen akhir. Debutan Piala Dunia itu mencatatkan hasil tiga imbang.

Makin nyesek, Uruguay juga dipastikan gagal bersaing merebut satu tiket babak gugur dari jalur peringkat ketiga terbaik. Sebab, poin mereka hanya dua, dan terlewati tim lain yang di jalur sama, seperti Senegal, yang meraih tiga poin.

Bielsa mengaku bersalah dengan tersingkirnya Uruguay di fase grup Piala Dunia 2026. Ia mengakui bahwa dirinya tidak meninggalkan kontribusi apa pun untuk Darwin Nunez dkk. dengan hasil di tiga laga terakhir.

"Apa yang saya berikan kepada sepak bola Uruguay adalah nol karena kontribusi apa pun yang diberikan pelatih kepada tim nasional selama tiga tahun menjadi sia-sia tanpa hasil positif," ujar Bielsa usai pertandingan.

"Saya tidak perlu bicara lebih jauh soal performa kami di Piala Dunia. Jika Anda bertanya bagaimana mereka akan mengenang saya, mereka akan mengenang saya sebagai sosok yang tidak meninggalkan apa pun," kata pelatih yang menangani Uruguay sejak 2023 itu.


Penyesalan

Pelatih Timnas Uruguay Marcelo Bielsa menolak melihat kamera pada sesi pemotretan resmi Piala Dunia 2026. (AFP)

Sebelum mengumumkan akan mundur usai Piala Dunia 2026, pelatih veteran asal Argentina itu memikul tanggung jawab penuh atas kegagalan Uruguay di Guadalajara.

"Para jurnalis, pendukung Uruguay, Anda semua ingin menyalahkan saya atas apa yang terjadi, dan saya harus menerima kesalahan itu. Itu adalah satu-satunya hal yang benar untuk dilakukan," kata Bielsa.

Kendati menanggung beban kegagalan, Bielsa berkeras bahwa timnya sangat tidak beruntung karena gagal mengamankan tempat di babak 32 besar.

"Sebenarnya kami layak mendapatkan tujuh poin, namun hanya meraih dua poin," ucap Bielsa.


Banyak Kekurangan

Penyerang Uruguay bernomor punggung 09, Darwin Nunez, bereaksi setelah kalah dalam pertandingan Grup H Piala Dunia 2026 antara Uruguay dan Spanyol di Stadion Guadalajara di Zapopan pada 26 Juni 2026. (CARL DE SOUZA/AFP)

Pelatih berusia 70 tahun menilai beberapa kesalahan di dalam permainan timnya, menjadi penyebab kegagalan, seperti blunder kiper Fernando Muslera ketika pertandingan melawan Tanjung Verde dan Spanyol.

Akan tetapi, menurut Bielsa, ada banyak kesalahan secara menyeluruh yang menjadikan timnya gagal bermain maksimal.

"Kesalahan adalah hal yang wajar dalam sepak bola. Ada kesalahan-kesalahan yang terjadi, dan kami gagal mencapai rasio yang ideal antara peluang yang diciptakan, gol yang dicetak, dan gol yang kebobolan," tambahnya.

"Saya diberi tugas untuk menangani skuad yang berisi pemain-pemain berkualitas tinggi, dan saya gagal memaksimalkan potensi mereka," kata Bielsa lagi.

 

Sumber: ESPN


Berita Terkait