Riyad Mahrez Buka Suara Dugaan Match Fixing Aljazair Vs Austria di Piala Dunia 2026: Apa yang Harus Saya Lakukan?

Riyad Mahrez angkat bicara setelah hasil imbang kontroversial antara Aljazair versus Austria di Grup J Piala Dunia 2026.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 30 Juni 2026, 08:30 WIB
Penyerang Timnas Aljazair bernomor punggung 07, Riyad Mahrez, merayakan gol kedua timnya selama pertandingan Grup J Piala Dunia 2026 antara Aljazair dan Austria di Stadion Kansas City, Kansas City, pada 27 Juni 2026. (JUAN MABROMATA/AFP)

Bola.com, Jakarta - Hasil imbang 3-3 antara Timnas Aljazair versus Austria pada laga terakhir Grup J Piala Dunia 2026, Minggu WIB lalu, memicu kontroversi. Pertandingan di Kansas City itu memastikan kedua tim lolos ke babak 32 besar, sedangkan Iran harus mengakhiri langkahnya.

Skor tersebut langsung mengundang reaksi dari penggemar dan pengamat. Banyak yang meyakini hasil akhir pertandingan menguntungkan kedua tim sehingga tudingan pengaturan laga ramai bermunculan di media sosial.

Advertisement

Sebelum pertandingan dimulai, hitung-hitungan di klasemen memang sederhana. Hasil seri akan mengantarkan Aljazair dan Austria melaju bersama ke babak 32 besar sekaligus menyingkirkan Iran, yang tampil di Piala Dunia dalam situasi yang disebut penuh tekanan.

Kendati pertandingan menghasilkan enam gol, perhatian justru tertuju pada menit-menit akhir.


Bantahan Pelatih

Timnas Aljazair Vs Timnas Austria di Piala Dunia 2026. (Bola.com/Dok.AFP/Francois Nel / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP).

Kapten Timnas Aljazair, Riyad Mahrez, sempat membawa timnya unggul 3-2 melalui gol pada menit ke-93. Gol itu memicu reaksi dari bangku cadangan Austria karena kekalahan akan membuat wakil Eropa tersebut gagal lolos.

Saat merayakan gol, beberapa rekan setim Mahrez juga terlihat mempertanyakan situasi tersebut.

Tiga menit kemudian, Austria menyamakan kedudukan. Pada menit ke-96, atau dua menit setelah tambahan waktu empat menit berakhir, Saaa Kalajdzic mencetak gol lewat sundulan untuk mengubah skor menjadi 3-3, hasil yang memastikan kedua tim melaju ke babak 32 besar.

Selepas pertandingan, pelatih Timnas Austria, Ralf Rangnick, dan pelatih Timnas Aljazair, Vladimir Petkovic, sama-sama membantah adanya kesepakatan yang telah diatur sebelum laga.


Komentar Mahrez

Riyad Mahrez #7 dari Timnas Aljazair merayakan gol kedua timnya pada pertandingan Grup J Piala Dunia 2026 antara Aljazair dan Austria di Stadion Kansas City pada 28 Juni 2026 di Kansas City, Missouri. (Michael Steele/Getty Images melalui AFP)

Namun, komentar Mahrez seusai pertandingan justru kembali memancing perhatian. Dalam wawancara yang dikutip Oliver Kay, mantan winger Manchester City itu mengakui situasi pada penghujung pertandingan terasa canggung.

"Sejujurnya, situasinya memang sedikit canggung," ujar Mahrez ketika ditanya mengenai jalannya laga pada menit-menit akhir.

"Kami bermain melebar, sedangkan mereka hanya menunggu. Namun, bola datang kepada saya. Apa yang harus saya lakukan? Saya harus menembak dan menghormati sepak bola," tambahnya.

Ucapan Mahrez itu kembali memicu spekulasi di media sosial. Pendukung Iran pun ramai-ramai mendesak FIFA melakukan penyelidikan resmi terhadap pertandingan tersebut.

 

Sumber: Caught Offside


Berita Terkait