Ajaib! Kiper Maroko, Yassine Bounou, Tahan Penalti Belanda Pakai 1 Tangan Sambil Berdiri di 32 Besar Piala Dunia 2026

Penampilan kiper Timnas Maroko, Yassine Bounou, ketika menghadapi Timnas Belanda dalam babak 32 besar Piala Dunia 2026 mengundang decak kagum.

BolaCom | Muhammad Adi YaksaDiterbitkan 30 Juni 2026, 11:45 WIB
Penjaga gawang Timnas Maroko, Yassine Bounou (1), menyelamatkan penalti dari pemain Belanda Crysencio Summerville (24) selama pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Belanda dan Maroko di Guadalupe, dekat Monterrey, Meksiko, Selasa, 30 Juni 2026. (AP Photo/Ricardo Mazalan)

Bola.com, Monterrey - Penampilan kiper Timnas Maroko, Yassine Bounou, ketika menghadapi Timnas Belanda dalam babak 32 besar Piala Dunia 2026 mengundang decak kagum.

Bagaimana tidak, aksi-aksi heroiknya mengantar Maroko menyingkirkan Belanda untuk lolos ke 16 besar Piala Dunia 2026.

Advertisement

Maroko berhasil mengalahkan Belanda 3-2 lewat adu penalti setelah bermain 1-1 sepanjang 120 menit di Monterrey Stadium, Monterrey, Selasa (30-6-2026) pagi WIB.

Selama waktu normal dan 2x15 menit, Bono, begitu ia populer disapa, beberapa kali membuat lini depan Belanda frustrasi dengan komandonya di lini belakang Maro


Aksi Yassine Bono di Adu Penalti

Kiper Timnas Maroko di Piala Dunia 2026, Yassine Bounou. (Bola.com/Dok.Julio Cesar AGUILAR / AFP).

Puncak performa Bono terjadi di adu penalti.

Penjaga gawang Al Hilal di Liga Pro Arab Saudi itu hampir saja menggagalkan penalti pertama Belanda lewat Teun Koopmeiners setelah bisa membaca arah bola.

Namun, sepakan Koopmeiners masih terlalu keras sehingga meluncur deras ke pojok kiri gawang Bono.

Gerakan Bono lalu mampu mengganggu konsentrasi Justin Kluivert sehingga tendangannya membentur tiang kanan gawang Maroko.

Sebelum putra mantan pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, itu melepaskan bola, Bono sempat menggerakkan tubuhnya ke kanan untuk memecah fokus Kluivert.


Penyelamatan Heroik Yassine Bono

Timnas Belanda Vs Timnas Maroko di babak 32 besar Piala Dunia 2026. (Bola.com/Dok.CARL DE SOUZA / AFP).

Kiper berusia 35 tahun itu juga bisa membaca arah tendangan Wout Weghorst ke kanan atas gawang Maroko, tetapi ia gagal menggapai bola yang mengalir kencang.

Bono hanya sekali tertipu ketika ia bergerak ke kiri, tetapi sepakan Quinten Timber mengarah ke kanan, yang untungnya melebar dari gawang Maroko.

Performa heroik ia tunjukkan ketika membendung tendangan keras Crysencio Summerville yang menjadi algojo kelima Belanda.

Bono menahan sepakan Summerville dengan satu tangan sambil berdiri, yang membuat namanya lalu dieluk-elukan di media sosial.