Kanada Incar Revans Atas Maroko di 16 Besar Piala Dunia 2026

Prediksi Kanada vs Maroko di 16 besar Piala Dunia 2026. Kanada buru revans 2022, Maroko datang dengan rekor impresif dan gaya 4-2-3-1 berbasis penguasaan.

BolaCom | Harley IkhsanDiperbarui 03 Juli 2026, 21:55 WIB
Kanada bertemu Maroko pada fase grup Piala Dunia 2022. Kini mereka bertarung di 16 besar Piala Dunia 2026. (AP/Manu Fernandez)

Bola.com, Jakarta - Kanada menghadapi Maroko pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di NRG Stadium, Minggu (5/7/2026) pukul 00.00 WIB. Partai ini membuka peluang bagi Kanada untuk membalas kekalahan di Piala Dunia 2022 sekaligus menjaga laju bersejarah mereka di ajang ini.

Modal Kanada datang dari kemenangan 1-0 atas Afrika Selatan di babak 32 besar. Di sisi lain, Maroko menegaskan kredensialnya dengan menyingkirkan Belanda melalui adu penalti.

Advertisement

Laga diperkirakan ketat. Kanada mengejar catatan sejarah yang lebih panjang, sementara Maroko berambisi mengulang, bahkan melampaui, raihan semifinal empat tahun lalu.


Latar Pertemuan dan Agenda Revans Kanada

Pemain Kanada, Cyle Larin mengambil bola setelah pemain Maroko, Nayef Aguerd mencetak gol bunuh diri ke gawang timnya saat matchday ketiga Grup F Piala Dunia 2022 yang berlangsung di Al Thumama Stadium, Doha, Kamis (01/12/2022). (AP/Pavel Golovkin)

Kanada telah mencetak tonggak baru: pertama kalinya melaju ke fase gugur Piala Dunia, dan kemenangan 1-0 atas Afrika Selatan merupakan kemenangan perdana mereka di babak knockout. Gelandang Stephen Eustaquio menjadi penentu lewat gol pada menit ke-92, melepaskan tembakan ke sudut jauh. Paruh kedua musim lalu, Eustaquio bermain sebagai pinjaman di Los Angeles FC dari Porto.

Tim asuhan Jesse Marsch menunjukkan intensitas tinggi. Mereka melakukan 100 tekanan di sepertiga akhir lapangan pada babak pertama laga 32 besar, jumlah terbanyak yang dicatat tim mana pun sejak tahun 2010. Kanada juga telah berhasil mencetak gol dalam enam pertandingan berturut-turut.

Meski demikian, rekor pertemuan tidak berpihak pada Kanada. Mereka belum pernah mengalahkan Maroko dalam sepak bola senior pria—tiga kekalahan dari empat pertemuan. Di Piala Dunia 2022, Maroko menang 2-1, dengan gol untuk Kanada lahir dari bunuh diri Nayef Aguerd.


Maroko dengan Taktik Baru dan Rekor Terkini

Ilustrasi Kanada Vs Maroko di 16 besar Piala Dunia 2026. (Bola.com/Foto by AI)

Maroko melanjutkan tren positif pasca-semifinal 2022 dengan kembali menang adu penalti atas Belanda untuk menembus 16 besar. Capaian ini menjadikan Atlas Lions sebagai tim Afrika pertama yang memenangkan pertandingan babak gugur di dua Piala Dunia terpisah.

Kontra Belanda, Maroko menyelesaikan 801 operan—angka yang menonjol untuk level turnamen ini. Sejak pengumpulan data dimulai, hanya Spanyol yang berhasil melakukan lebih dari 800 operan dalam satu pertandingan Piala Dunia.

Konsistensi mereka terjaga: tidak terkalahkan dalam sembilan pertandingan terakhir sejak kekalahan di final Piala Afrika 2025 dari Senegal. Saat ini, Maroko menempati peringkat ke-8 dalam Peringkat FIFA dan telah berpartisipasi dalam tujuh Piala Dunia, dengan hasil terbaik finis keempat.

Di bawah pelatih kepala baru Mohamed Ouahbi—ditunjuk pada Maret—Maroko menggeser gaya bermain dari blok rendah dan serangan balik ala 2022 menuju 4-2-3-1 berbasis penguasaan bola. Ouahbi baru memimpin dua pertandingan, sehingga masih ada ketidakpastian terkait struktur di sekitar bek tengah dan peran nomor 10.


Kondisi Skuad, Pemain Kunci, dan Perkiraan Starter

Dari kubu Kanada, sorotan tertuju pada Alphonso Davies yang tampil sebagai pemain pengganti selama 15 menit terakhir melawan Afrika Selatan. Itu menjadi penampilan internasional pertamanya sejak Maret 2025.

Richie Laryea diperkirakan kembali mengisi peran bek kiri. Kanada tidak memiliki masalah kebugaran berarti, kecuali absennya Ismael Kone yang cedera jangka panjang. Jesse Marsch masih menimbang opsi Jacob Shaffelburg atau Liam Millar di sayap kiri, serta menentukan partner Jonathan David antara Promise David, Cyle Larin, dan Tani Oluwaseyi.

Pada kubu Maroko, Chadi Riad sempat menimbulkan kekhawatiran saat melawan Belanda, namun bek Crystal Palace itu sudah berlatih penuh dan diperkirakan bermain. Redouane Halhal dan Marwane Saadane disiapkan jika Riad tidak bisa tampil.

Ouahbi diperkirakan memiliki skuad yang sepenuhnya fit untuk babak 16 besar, termasuk pemain baru Bayern Munich, Ismael Saibari. Kepindahan Saibari ke Allianz Arena dikonfirmasi sehari setelah kemenangan Maroko di babak 32 besar.

Perkiraan susunan pemain:

  • Kanada: Crepeau; Johnston, Bombito, Cornelius, Laryea; Buchanan, Saliba, Eustaquio, Shaffelburg; David, Oluwaseyi.
  • Maroko: Bono; Hakimi, Diop, Riad, Mazraoui; El Aynaoui, Bouaddi; Diaz, Ounahi, El Khannouss; Saibari.

Berita Terkait