Bola.com, Jakarta - Erling Haaland menjadi satu di antara sosok yang paling mencuri perhatian sepanjang Piala Dunia 2026. Nama penyerang Norwegia itu terus bergema di stadion, ramai dibicarakan di media sosial, hingga menjadi idola banyak suporter di Amerika Utara.
Sebuah lagu bertema Haaland bahkan terdengar di berbagai tempat selama turnamen berlangsung. Liriknya memadukan citra "Viking" dengan ketajamannya di depan gawang dan cepat menjadi nyanyian yang akrab di kalangan penggemar.
Sport Illustrated menuliskan, dengan postur tinggi 195 sentimeter dan tubuh kekar, Haaland kerap menjadi ancaman bagi lini pertahanan lawan.
Namun, popularitasnya tidak hanya dibangun lewat penampilan sebagai pencetak gol maupun citra "Viking" yang melekat kepadanya.
Kendati langkah Norwegia terhenti di perempat final setelah kalah 1-2 dari Inggris melalui babak tambahan waktu di Stadion Miami, Florida, Haaland tetap menjadi satu di antara pemain yang paling dicintai sepanjang turnamen.
Segulung Ikat Rambut
Di atas lapangan, Haaland dikenal sebagai penyerang yang terus mengintai peluang. Ia tampil produktif dengan mencetak tujuh gol dalam enam pertandingan.
Sebelum laga perempat final, Haaland juga selalu mencetak gol dalam 14 pertandingan kompetitif beruntun bersama Norwegia.
Saat menghadapi Inggris, penampilannya tidak setajam biasanya. Ia hanya melepaskan satu tembakan tepat sasaran dalam kekalahan tersebut. Meski begitu, Haaland masih berada dalam persaingan perebutan Golden Boot, hanya kalah dari Lionel Messi dan Kylian Mbappe.
Di luar lapangan, Haaland memperlihatkan sisi lain dari kepribadiannya. Ia membawa satu gulung penuh ikat rambut ke Piala Dunia agar selalu memiliki warna yang sesuai dengan seragam yang dikenakan.
Koleksi barang bawaannya juga mencakup sedikitnya tujuh tas Hermes Birkin berukuran besar.
"Dia seperti binatang buas, tetapi pada saat yang sama juga sangat diva. Dia sangat peduli dengan rambutnya," kata suporter Norwegia, Judith, kepada Sports Illustrated.
Jujur Bikin Tertarik
Aktivitas Haaland di Snapchat juga menarik perhatian penggemar. Ia kerap menjawab pertanyaan dari pendukungnya dan menggunakan berbagai filter yang tersedia di aplikasi tersebut, termasuk filter Shrek.
Kakak beradik asal Oslo, Nore dan Viktoria, menilai kejujuran Haaland menjadi salah satu alasan banyak orang menyukainya.
"Dia sangat jujur. Dia mengatakan apa yang benar-benar dia pikirkan, dan itu membuat banyak orang tertarik kepadanya," ujar keduanya.
Dalam wawancara dengan Time tahun lalu, Haaland mengatakan peluang Norwegia menjuarai Piala Dunia hanya 0,5 persen. Menjelang laga melawan Inggris, ia kembali menyebut peluang timnya tetap sangat kecil.
Sebelumnya, Haaland juga sempat mengatakan Norwegia memiliki peluang yang sangat tipis saat menghadapi Prancis di fase grup dan Brasil pada 32 besar. Namun, ia kemudian mencetak dua gol dalam rentang 11 menit ketika Norwegia menyingkirkan Brasil.
Menikmati Hidup
Melalui kanal YouTube miliknya yang diluncurkan pada Oktober tahun lalu, Haaland juga membagikan pandangannya tentang menikmati hidup.
"Satu hal dalam hidup, jangan menganggap diri sendiri terlalu serius. Apa pun yang terjadi, tertawalah. Jangan terlalu serius. Nikmati saja," ujarnya.
Sikap tersebut juga terlihat sepanjang Piala Dunia. Dalam pertandingan melawan Inggris, Haaland sempat tertawa ketika dikawal Jude Bellingham di kotak penalti.
Sebelum turnamen dimulai, Haaland mengatakan keberhasilan Norwegia lolos ke Piala Dunia 2026 sudah menjadi pencapaian besar setelah penantian selama 28 tahun.
"Kami mencapai sesuatu yang tidak kami capai selama 28 tahun. Sekarang kami bisa datang ke sini dan menikmatinya. Gugup, ya silakan gugup, tetapi juga bersemangat," kata Haaland.
Pendekatan itu diikuti seluruh skuad Norwegia. Tanpa tekanan besar, mereka mampu melangkah jauh dalam penampilan pertama di Piala Dunia setelah 28 tahun.
Popularitas Melonjak
Popularitas Haaland juga meningkat pesat selama Piala Dunia 2026. Dalam 24 jam setelah Norwegia mengalahkan Brasil, akun Instagram-nya bertambah 3,3 juta pengikut.
Kurang dari sepekan kemudian, jumlah pengikutnya meningkat lagi hingga melampaui 60 juta, lebih banyak dibandingkan akun Instagram Manchester City yang memiliki 56,5 juta pengikut. Kanal YouTube miliknya juga menembus tiga juta pelanggan setelah laga melawan Inggris.
The Athletic melaporkan pihak Haaland mendapat informasi algoritma media sosial mulai banyak menampilkan konten tentang dirinya karena tingginya minat publik.
Haaland juga mengaku menikmati atmosfer Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat.
"Saya suka orang Amerika. Menurut saya mereka juga lucu. Mereka menyenangkan. Saya suka cara mereka. Semua hal tentang Piala Dunia sejauh ini luar biasa. Pertandingannya, stadionnya, hingga tempat latihannya, semuanya luar biasa," ungkap Haaland.
Bagi Haaland, Piala Dunia menjadi ajang untuk menunjukkan persaingan di lapangan dan menikmati setiap momen dapat berjalan beriringan.
Di satu sisi ia tampil kompetitif, sementara di sisi lain tetap memperlihatkan kepribadian santai dan apa adanya.
Sumber: SI