Dikritik Lionel Messi, Wasit Ini Langsung Dipulangkan FIFA dari Piala Dunia

Kontroversi lama Lionel Messi kembali disorot, wasit yang dikritiknya pernah dipulangkan FIFA dari Piala Dunia.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 12 Juli 2026, 20:30 WIB
Pemain Argentina Lionel Messi merayakan gol saat melawan Prancis pada pertandingan sepak bola final Piala Dunia 2022 di Stadion Lusail, Lusail, Qatar, 18 Desember 2022. Bermain imbang 3-3 selama 120 menit, Prancis akhirnya tumbang 2-4 dari Argentina dalam drama adu penalti. (AP Photo/Petr David Josek)

Bola.com, Jakarta - Lionel Messi kembali menjadi sorotan di Piala Dunia 2026. Sejumlah keputusan wasit yang melibatkan Argentina memicu kontroversi dan membuat sebagian penggemar mempertanyakan kredibilitas turnamen serta menilai FIFA memiliki keberpihakan kepada Messi dan Timnas Argentina.

Pada Piala Dunia 2022, Messi tampil gemilang dan menjadi sosok penting di balik keberhasilan Argentina meraih gelar juara.

Advertisement

Empat tahun kemudian, ia kembali menunjukkan performa impresif dan kini masih bersaing dalam perebutan penghargaan Golden Boot.

Meski begitu, sejumlah keputusan wasit yang menguntungkan Argentina kembali menjadi bahan perdebatan.

Give Me Sport menulis, situasi tersebut mengingatkan pada kontroversi yang juga pernah melibatkan Messi pada Piala Dunia 2022 di Qatar.

Saat itu, Argentina menghadapi Belanda pada perempat final. Tim Tango sempat unggul 2-0 sebelum Belanda menyamakan kedudukan menjadi 2-2 sehingga pertandingan berlanjut ke adu penalti.

Argentina akhirnya menang dan kemudian melangkah hingga menjadi juara dunia.


Kontroversi Messi di Piala Dunia 2022

Wasit Wasit Antonio Mateu Lahoz berbicara bintang Argentina Lionel Messi dalam pertandingan perempat final Piala Dunia 2022 di Stadion Lusail, Qatar, Sabtu, 10 Desember 2022. (AP Photo/Ricardo Mazalan)

Dalam laga tersebut, wasit Antonio Mateu Lahoz mengeluarkan 17 kartu, termasuk kartu merah untuk bek Belanda, Denzel Dumfries.

Usai pertandingan, Messi melontarkan kritik terhadap kepemimpinan Lahoz.

"Laga ini seharusnya tidak berakhir seperti itu. Saya tidak ingin berbicara soal wasit karena nanti akan ada sanksi. Namun, semua orang melihat apa yang terjadi. Kami sudah khawatir sebelum pertandingan karena tahu seperti apa dia. Saya rasa FIFA harus meninjau hal ini. Anda tidak bisa menunjuk wasit seperti dia untuk pertandingan seperti ini," kata Messi.

Kiper Argentina, Emiliano Martinez, juga menyampaikan kritik serupa.

"Wasit memberikan segalanya kepada mereka. Semuanya berubah. Dia memberikan tambahan waktu 10 menit tanpa alasan. Dia hanya ingin mereka mencetak gol," ucapnya.

"Wasit itu gila. Angkuh. Saat Anda mengatakan sesuatu kepadanya, dia membalas. Karena Spanyol sudah tersingkir, dia ingin menyingkirkan kami. Dia adalah wasit terburuk di Piala Dunia. Semoga kami tidak bertemu dia lagi. Dia tidak berguna," imbuh Martinez.


Wasit Diskors dan Dipulangkan

Gelandang Belanda Frenkie de Jong berbicara dengan wasit Antonio Mateu Lahoz dalam pertandingan perempat final Piala Dunia 2022 melawan Argentina di Stadion Lusail, Qatar, Sabtu, 10 Desember 2022. (AP Photo/Ebrahim Noroozi)

Setelah pernyataan Messi dan Martinez tersebut, Lahoz tidak lagi memimpin pertandingan di Piala Dunia 2022.

Wasit asal Spanyol itu disebut diskors dan dipulangkan dari turnamen sehingga laga Argentina kontra Belanda menjadi pertandingan terakhir yang dipimpinnya pada Piala Dunia 2022.

Sumber tersebut juga menyoroti bahwa meski tudingan adanya keberpihakan kepada Messi terdengar berlebihan, keputusan memulangkan seorang wasit setelah mendapat kritik dari kapten Argentina itu memunculkan berbagai pertanyaan.

Disebutkan pula bahwa wasit jarang menerima hukuman seperti itu setelah dianggap tampil di bawah standar sehingga absennya Lahoz dari sisa turnamen dinilai menarik perhatian.

Messi kemudian membawa Argentina menjadi juara Piala Dunia 2022 setelah mengalahkan Prancis di partai final. Ia juga menambah koleksi penghargaan Ballon d'Or miliknya.


Piala Dunia 2026 Menjadi Kisah yang Sama?

Pemain Argentina, Lionel Messi, mencetak gol kedua selama pertandingan sepak bola babak 16 besar Piala Dunia antara Argentina dan Mesir di Atlanta, Selasa, 7 Juli 2026. (AP Photo/Chris Carlson)

Kontroversi serupa kembali disebut muncul pada Piala Dunia 2026. Pada fase grup, Messi terlihat melakukan tekel dari belakang terhadap seorang pemain Aljazair hingga pul sepatu miliknya mengenai betis lawan.

Namun, tidak ada tindakan dari wasit dan VAR membiarkan pertandingan tetap berlanjut.

Pada pertandingan di fase 16 besar, sejumlah keputusan juga kembali menuai sorotan ketika La Albiceleste bangkit dari ketertinggalan 0-2 untuk mengalahkan Mesir dengan skor 3-2.

Mesir sempat mencetak gol yang kemudian dianulir setelah wasit menilai terjadi pelanggaran di sisi lapangan yang berbeda. Di sisi lain, Argentina juga mencetak gol melalui situasi yang disebut serupa, tetapi gol tersebut tetap disahkan.

Pemain Mesir, Mostafa Ziko, menuding Piala Dunia telah "diatur" untuk menguntungkan Messi.

Sumber tersebut menyebut apabila Argentina kembali menjadi juara dunia, FIFA dapat menghadapi berbagai pertanyaan dari dunia sepak bola terkait kontroversi yang muncul sepanjang turnamen.

 

Sumber: Give Me Sport

Berita Terkait