Eksklusif! Komentar Veddriq Leonardo Setelah Sabet Medali Emas di World Climbing Chamonix 2026

Dengan keterbatasan yang ada, para pemanjat tebing Indonesia tetap bisa memberikan prestasi maksimal di level internasional.

BolaCom | Hery KurniawanDiterbitkan 12 Juli 2026, 18:30 WIB
Atlet panjat tebing Indonesia, Veddriq Leonardo saat ditemui di markas FPTI, Hotel Santika Premier, Bekasi, Selasa (20/08/2024). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Bola.com, Jakarta - Veddriq Leonardo kembali menorehkan prestasi hebat. Atlet panjang tebing asal Kalimantan Barat itu mampu meraih medali emas dan di nomor speed putra ajang World Climbing Series Chamonix 2026 di Prancis pada Minggu (12/7/2026).

Veddriq Leonardo menyabet gelar juara setelah mengalahkan sesama atlet Indonesia, Antasyafi Robby Al Hilmi, di partai final yang berlangsung sengit. 

Advertisement

Veddriq, peraih medali emas Olimpiade Paris 2024, mencatatkan waktu 4,89 detik untuk memastikan medali emas. Sementara itu, Antasyafi Robby Al Hilmi harus puas membawa pulang medali perak setelah menyelesaikan lintasan dengan waktu 5,11 detik.

Meski gagal menjadi juara, Robby tampil impresif sejak babak kualifikasi hingga memastikan Indonesia mengunci dua posisi teratas. Medali perunggu menjadi milik atlet Jepang, Ryo Omasa. Ia memenangi perebutan tempat ketiga dengan catatan waktu 4,701 detik untuk melengkapi podium yang didominasi Indonesia.

 

 


Penuh Rasa Syukur

Atlet panjat tebing Indonesia, Veddriq Leonardo mencium medali emasnya saat di atas podium cabang olahraga panjat tebing nomor speed Olimpiade Paris 2024 di Le Bourget Sport Climbing Venue, Paris, Prancis, Kamis (08/08/2024). (AFP/Jonathan Nackstrand)

Veddriq Leonardo mengungkapkan perasaannya usai meraih medali emas di ajang World Climbing Chamonix 2026. Pria berusia 29 tahun itu merasa sangat bersyukur.

"Halo mas, terima kasih ucapannya. Alhamdulillah saya sangat bersyukur," katanya kepada Bola.com lewat pesan singkat.

Veddriq mengungkapkan keberhasilannya kali ini terasa semakin spesial karena ia masih berjuang memulihkan kondisi setelah mengalami masalah cedera dalam beberapa waktu terakhir.

"Saya belum bisa memanjat dengan baik karena belum bisa berlatih secara maksimal. Saya sudah memberikan yang terbaik dan menurut saya ini adalah pencapaian yang luar biasa. Saya hampir tidak menyentuh dinding saat latihan, lalu langsung bertanding di Madrid, Krakow, dan sekarang di Chamonix," sambung Veddriq.


Fokus Selanjutnya, Asian Games 2026!

Atlet panjat tebing Indonesia, Veddriq Leonardo berfoto dengan medali emas Olimpiade Paris 2024 di markas FPTI, Hotel Santika Premier, Bekasi, Selasa (20/08/2024). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Setelah menjalani serangkaian perlombaan di World Climbing yang berat. Veddriq Leonardo ingin segera kembali ke Indonesia untuk memulihkan kondisi fisiknya. 

Namun, Veddriq Leonardo menegaskan dirinya tidak akan bersantai. Ia akan langsung fokus untuk melakukan persiapan menuju Asian Games 2026 yang akan digelar di Jepang. 

"Mau fokus recovery, biar bisa latihan maksimal lagi. Ke depan, saya akan persiapan untuk Asian Games 2026," tegas Veddriq Leonardo.