Juventus Kembali Goda Fikayo Tomori, AC Milan Berpacu dengan Waktu

Juventus kembali membidik bek AC Milan, Fikayo Tomori, pada bursa transfer musim panas 2026.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 13 Juli 2026, 20:30 WIB
Fikayo Tomori adalah bek tengah berbakat yang muncul dari akademi Chelsea. Meskipun memiliki potensi besar, Tuchel lebih memilih opsi lain di lini belakang dan menjualnya ke AC Milan pada musim anas 2021. (AFP/Pau Barrena)

Bola.com, Jakarta - Juventus kembali membidik bek AC Milan, Fikayo Tomori, pada bursa transfer musim panas 2026. Bianconeri menjadikan pemain asal Inggris itu sebagai target utama untuk memperkuat lini belakang, terutama setelah membuka peluang melepas Federico Gatti ke Napoli.

Menurut laporan La Gazzetta dello Sport yang dikutip dari Football Italia, Senin (13/7/2026), situasi kontrak Tomori membuat Juventus berada di posisi yang cukup menguntungkan. Bek berusia 28 tahun tersebut kini memasuki tahun terakhir kontraknya bersama AC Milan sehingga Rossoneri berpotensi kehilangan sang pemain secara cuma-cuma jika gagal menjualnya musim panas ini.

Advertisement

AC Milan dikabarkan ingin mendapatkan kembali sebagian dari dana sekitar 30 juta poundsterling yang mereka keluarkan saat mempermanenkan Tomori dari Chelsea pada 2021. Sementara itu, Juventus juga memiliki opsi untuk menunggu hingga Januari 2027 agar bisa mengamankan tanda tangan sang bek melalui kesepakatan prakontrak.

 

 


Kans Juventus Terbuka Lebar

Honest Ahanor berebut bola udara dengan Fikayo Tomori dalam laga Serie A antara Atalanta vs AC Milan di Gewiss Stadium, 29 Oktober 2025. (Spada/LaPresse via AP)

Kans Juventus merekrut Tomori semakin terbuka berkat kehadiran Ricky Massara sebagai direktur olahraga baru klub.

Massara bukan sosok asing bagi Tomori. Ia merupakan figur yang membawa bek Timnas Inggris itu ke San Siro dengan status pinjaman dari Chelsea pada 2020, sekaligus menjadi aktor penting di balik transfer permanennya setahun kemudian. Kedekatan keduanya diyakini bisa menjadi nilai plus bagi Juventus dalam proses negosiasi.

Di sisi lain, Tomori disebut telah menolak tawaran perpanjangan kontrak dari AC Milan karena ingin mencari tantangan baru. Meski performanya sempat naik turun seiring inkonsistensi Rossoneri, ia tetap menjadi andalan di jantung pertahanan sepanjang musim 2025/2026 dengan membukukan 37 penampilan dan tiga assist.

Milan pun mulai bersiap menghadapi kemungkinan kehilangan Tomori. Rossoneri bahkan telah mencapai kesepakatan untuk mendatangkan Mario Gila dari Lazio atas rekomendasi pelatih Ruben Amorim sebagai calon pengganti.

 


Klub Premier League Mengintai

Duel Armand Lauriente dengan Fikayo Tomori di laga Sassuolo vs AC Milan di pekan ke-35 Liga Italia 2025/2026 di Mapei Stadium, Minggu (03/05/2026) malam WIB. (Gianni Santandrea/LaPresse via AP)

Meski berada di barisan terdepan, Juventus dipastikan tidak sendirian dalam perburuan Tomori.

Tottenham Hotspur sempat dikaitkan dengan mantan bek Chelsea tersebut. Namun, minat The Lilywhites mulai mereda setelah memperkuat sektor pertahanan lewat perekrutan Jan Paul van Hecke.

Sementara itu, Newcastle United dan Coventry City yang berstatus tim promosi Premier League juga terus memantau perkembangan situasi Tomori. Coventry memiliki daya tarik tersendiri karena kini dilatih Frank Lampard, sosok yang pernah bekerja sama dengan Tomori saat masih menangani Chelsea pada musim 2019/2020.

Dalam beberapa pekan ke depan, negosiasi antara Juventus, AC Milan, dan pihak Tomori diperkirakan akan semakin intens. Milan ingin menghindari kehilangan salah satu bek andalannya tanpa mendapatkan pemasukan, sedangkan Juventus berharap Tomori bisa menjadi kepingan penting dalam proyek Luciano Spalletti untuk membangun tim yang mampu bersaing memperebutkan gelar Serie A musim depan.   

Sumber: SportsMole

Penulis: Fauzi Ananta Dharmawa