Alexander Sorloth Jelaskan Alasan Tak Mengumpan kepada Erling Haaland, Norwegia Akhirnya Kalah dari Inggris

Alexander Sorloth ungkap alasan tak mengoper bola kepada Erling Haaland saat laga perempat final Piala Dunia 2026 kontra Inggris.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 13 Juli 2026, 22:30 WIB
Penyerang Timnas Norwegia #07, Alexander Sorloth, bek #03, Kristoffer Vassbakk Ajer, penyerang #09, Erling Braut Haaland, dan gelandang #08, Sander Berge, melompat membentuk tembok pertahanan selama pertandingan perempat final Piala Dunia 2026 antara Norwegia dan Inggris di Stadion Miami di Miami Gardens pada 12 Juli 2026. (CHANDAN KHANNA/AFP)

Bola.com, Jakarta - Alexander Sorloth menjelaskan alasan di balik keputusannya tidak memberikan umpan kepada Erling Haaland dalam laga perempat final Piala Dunia 2026.

Di sisi lain, kekasihnya, Lena Selnes, mengeluarkan pernyataan setelah menerima gelombang komentar bernada kebencian di Instagram seusai Norwegia kalah dari Inggris.

Advertisement

Norwegia harus mengakui keunggulan Inggris dengan 1-2 pada laga perempat final Piala Dunia pertama dalam sejarah mereka di Miami Stadium, Minggu (12-7-2026) dini hari WIB.

The Vikings sempat unggul pada menit ke-36 melalui gol Andreas Schjelderup dan memiliki peluang menggandakan keunggulan sebelum turun minum.

Pada menit ke-44, Sorloth yang menerima umpan dari Martin Odegaard berada dalam situasi dua lawan satu.


Kronologi

Pemain Norwegia Erling Haaland menyundul bola selama pertandingan perempat final Piala Dunia sepak bola antara Norwegia dan Inggris di Miami Gardens, Florida, Sabtu, 11 Juli 2026. (AP Photo/Chris Carlson)

Penyerang Atletico Madrid yang telah mencatatkan 77 penampilan bersama Timnas Norwegia itu ditemani Haaland, yang sudah mengoleksi tujuh gol sepanjang Piala Dunia 2026 ini.

Namun, Sorloth memilih menggiring bola ke dalam dan melepaskan tembakan yang akhirnya berhasil diblok. Keputusan itu membuat Haaland tampak menunjukkan rasa frustrasinya.

Beberapa saat kemudian, Inggris menyamakan kedudukan lewat Jude Bellingham. Gol tersebut sempat memicu kontroversi karena tayangan ulang televisi memperlihatkan bola mengenai kabel spidercam dan berubah arah setelah tendangan gawang Orjan Nyland.

Meski begitu, data terbaru disebut menguatkan keputusan wasit yang mengesahkan gol tersebut.


Penjelasan Sorloth

(Dari kiri ke kanan) Penyerang Timnas Norwegia #07, Alexander Sorloth, penyerang Norwegia #09, Erling Braut Haaland, gelandang Inggris #08, Elliot Anderson, dan penyerang Inggris #09, Harry Kane, berebut bola sundulan saat pertandingan perempat final Piala Dunia 2026 antara Norwegia dan Inggris di Stadion Miami, Miami pada 12 Juli 2026. (ROBERTO SCHMIDT/AFP)

Bellingham kemudian memastikan kemenangan Inggris melalui gol pada babak perpanjangan waktu. Hasil itu membawa Inggris melaju ke semifinal untuk menghadapi Argentina, Rabu.

Seusai tersingkir dari Piala Dunia, Sorloth menjelaskan alasan tidak mengoper bola kepada Haaland.

"Saya mengontrol bola, lalu melihat ke depan. Saat itu saya melihat John Stones menutup jalur umpan tersebut. Setelah sentuhan kedua, situasinya menjadi buruk. Saya menunggu dia bergerak, padahal seharusnya saya yang memaksanya bergerak," jelas Sorloth dikutip dari GOAL.

"Satu-satunya hal yang saya inginkan dalam situasi itu adalah mengoper kepada Erling. Namun, saya merasa jalur umpannya tidak ada sehingga saya memilih melepaskan tembakan," lanjut penyerang berusia 30 tahun itu dilansir dari Give Me Sport.


Pesan Kebencian

Pemain Inggris Jude Bellingham merayakan gol kedua timnya selama pertandingan perempat final Piala Dunia sepak bola antara Norwegia dan Inggris di Miami Gardens, Florida, Sabtu, 11 Juli 2026. (AP Photo/Rebecca Blackwell)

Kendati telah memberikan penjelasan, reaksi di media sosial tetap bermunculan. Lena Selnes mengaku dirinya dan Sorloth menerima banyak pesan bernada kebencian.

Melalui Instagram, Selnes mengunggah tangkapan layar berisi sejumlah komentar, termasuk ancaman pembunuhan.

"Piala Dunia dan sepak bola membawa banyak kebahagiaan, tetapi juga banyak kebencian. Sebenarnya saya tidak ingin memberikan perhatian terhadap hal ini, tetapi saya merasa perlu melakukannya setelah melihat komentar seperti ini," tulis Selnes dikutip The Mirror.

"Saya berharap semua orang bisa berpikir dua kali sebelum menulis komentar seperti itu, apa pun situasinya," imbuh Selnes.

 

Sumber: Give Me Sport

Berita Terkait