Bola.com, Jakarta - Bek muda Timnas Spanyol, Pau Cubarsi, menegaskan tidak gentar menghadapi Kylian Mbappe jelang duel semifinal Piala Dunia 2026 melawan Prancis. Meski begitu, pemain Barcelona itu mengakui kualitas Mbappe bisa mengubah jalannya pertandingan dalam sekejap.
Spanyol akan menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026 di Dallas Stadium, Rabu (15/7/2026) dini hari WIB. Duel antara Cubarsi dan Mbappe diprediksi menjadi salah satu kunci pertandingan.
Mbappe tampil tajam sepanjang fase gugur Piala Dunia dengan koleksi 12 gol, terbanyak dibanding pemain mana pun dalam sejarah babak knockout.
Kapten Timnas Prancis itu mencetak dua gol pada 32 besar, lima gol di 16 besar, satu gol di perempat final, serta empat gol di partai final. Menariknya, dalam dua penampilan sebelumnya di semifinal Piala Dunia, Mbappe belum pernah mencetak gol.
Di sisi lain, pertahanan Spanyol tampil sangat solid sepanjang turnamen. Tim asuhan Luis de la Fuente baru kebobolan satu gol dalam enam pertandingan.
Harus Fokus 90 Menit Awasi Mbappe
Cubarsi menegaskan seluruh pemain Spanyol harus menjaga konsentrasi penuh selama 90 menit jika ingin meredam ancaman Mbappe.
"Dia tidak membuat saya gentar, tetapi semua orang tahu kualitas yang dimilikinya," ujar Cubarsi kepada AS.
"Bahkan ketika dia tidak terlalu terlibat dalam permainan, dia bisa mengubah jalannya pertandingan lewat satu pergerakan cepat. Dia pemain yang unik, sama seperti Lamine Yamal. Kami harus tetap fokus selama 90 menit penuh."
Sementara itu, pelatih Luis de la Fuente terus menorehkan catatan impresif bersama La Roja. Hingga kini, ia telah memimpin Spanyol dalam 13 pertandingan di Piala Dunia dan Piala Eropa tanpa sekalipun menelan kekalahan, dengan catatan 12 kemenangan dan satu hasil imbang.
Spanyol juga sedang menikmati tren positif setelah selalu memenangi tujuh laga terakhir pada fase gugur turnamen besar (Piala Dunia dan Piala Eropa).
Mimpi Juara
Jika mampu menyingkirkan Prancis, La Roja berpeluang menjadi tim Eropa pertama yang mencatat delapan kemenangan beruntun di fase knockout ajang-ajang tersebut.
Bagi Cubarsi, kesempatan membawa Spanyol menjadi juara dunia merupakan mimpi yang telah ia bayangkan sejak kecil.
"Sejak kecil Anda selalu membayangkan momen itu," kata bek Barcelona tersebut.
"Tetapi ketika Anda benar-benar berada di sini dan semakin dekat dengan tujuan, Anda semakin membayangkan bagaimana perayaannya dan semakin besar keinginan untuk mengangkat trofi itu."
Sumber: AS