Semifinal Piala Dunia 2026: Magis Nomor 10 Jadi Andalan Empat Mantan Juara

Prancis, Spanyol, Inggris, dan Argentina masing-masing memiliki pemain nomor 10 yang bersinar.

BolaCom | Harley IkhsanDiterbitkan 14 Juli 2026, 17:43 WIB
Jude Bellingham merayakan kemenangan Inggris atas Norwegia dalam laga perempat final Piala Dunia 2026 di Miami Gardens, Florida, Sabtu, 11 Juli 2026. (AP Photo/Julio Cortez)

Bola.com, Jakarta - Semifinal Piala Dunia 2026 mempertemukan empat raksasa sepak bola yang semuanya berstatus mantan juara dunia: Prancis, Spanyol, Inggris, dan Argentina.

Duel krusial ini dijadwalkan pada 15 dan 16 Juli 2026, menghadirkan panggung penentuan menuju partai puncak.

Advertisement

Ekspektasi publik tertuju pada para pemakai nomor punggung 10 yang kerap menjadi pusat kreativitas dan pengambil keputusan di momen besar.

Nomor itu lama dipandang sebagai simbol kejeniusan dan tanggung jawab, identik dengan gelandang serang atau penyerang utama yang memimpin, menggiring, menyodorkan umpan terobosan, serta menunjukkan visi permainan.


Empat Mantan Juara Bertemu di Semifinal

Ilustrasi, logo Piala Dunia 2026. (Dok. fifa.com)

Prancis, Spanyol, Inggris, dan Argentina mengejar tiket final di babak empat besar turnamen edisi 2026. Agenda pertandingan berlangsung beruntun pada 15 dan 16 Juli 2026, memastikan tensi kompetitif di dua malam berturut-turut.

Keempat semifinalis ini datang dengan tradisi juara dan karakter permainan yang kuat. Di tengah strategi dan detail taktik, perhatian besar mengarah pada peran pemain bernomor punggung 10 yang kerap menjadi pengikat permainan tim.

Argentina mengandalkan Lionel Messi, Prancis menatap ketajaman Kylian Mbappe, Inggris bertumpu pada Jude Bellingham, sementara Spanyol memiliki Dani Olmo sebagai pemilik nomor ikonik tersebut.


Magis Nomor Punggung 10 di Panggung 2026

Lionel Messi tetap mengenakan nomor 10 untuk tim nasional Argentina, tradisi yang ia jalani sejak 2008. Di usia 39 tahun, ia telah mencetak rekor sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa di Piala Dunia dengan total 21 gol.

Dari kubu Prancis, Kylian Mbappe menjadi simbol kepemimpinan dan kreativitas di lini depan Les Bleus. Ia tampil menonjol di Piala Dunia 2026 dengan delapan gol dan tiga assist, sementara total golnya di Piala Dunia kini mencapai 20.

Inggris membawa Jude Bellingham sebagai penerus nomor 10 dari Euro 2024. Kontribusinya krusial dengan enam gol yang mendorong The Three Lions melaju ke semifinal edisi 2026.

Sementara itu, Dani Olmo memegang nomor 10 untuk timnas Spanyol sejak musim 2023/2024. Peran menyeluruhnya penting dalam perjalanan La Roja, meski torehannya tidak seterang tiga nama lain di atas.


Jejak Legenda Nomor 10

Nomor 10 identik dengan wibawa di lapangan. Para pemakainya sering disegani, dikagumi, dan dihormati karena kemampuan mengarahkan tempo permainan serta menentukan hasil pertandingan.

Sejarah mencatat Pelé dari Brasil sebagai tokoh yang mempopulerkan nomor ini, meraih tiga gelar Piala Dunia. Ia mencetak enam gol di Piala Dunia 1958 saat berusia 17 tahun, dan di level klub mempersembahkan 24 trofi bersama Santos.

Diego Maradona abadi dalam ingatan dengan gol "Tangan Tuhan" dan kepemimpinannya membawa Argentina menjuarai Piala Dunia 1986. Deretan ikon lain meliputi Michel Platini, Zinedine Zidane, Ronaldinho, Zico, dan Mario Kempes.


Evolusi Peran Nomor 10 di Sepak Bola Modern

Dalam sepak bola modern, peran "nomor 10 klasik" berevolusi mengikuti perubahan taktik. Sistem seperti 4-3-3 menuntut gelandang yang lebih serbaguna, tidak semata piawai menyerang.

Selain kreativitas, pemain di area ini kini dituntut berkontribusi pada fase bertahan, dari pressing hingga menutup ruang di lini tengah. Dampaknya, playmaker murni terkadang tersisih oleh profil pemain yang lebih komplet.

Kendati begitu, esensi nomor 10 sebagai "konduktor" serangan tetap bertahan: menghubungkan lini, menciptakan peluang lewat dribel cerdas dan umpan terobosan, sekaligus menyumbang gol-gol penting saat laga menuntut keputusan berani.

Berita Terkait