Bola.com, New York - Ada sebuah kejadian tak terduga di Sungai Hudson yang membelah New York dan New Jersey, Amerika Serikat pada 15 Januari 2009. Ada sebuah pesawat penumpang milik maskapai US Airways yang melakukan pendaratan darurat di atas perairan sungai tersebut.
Pesawat tersebut dikemudikan oleh sosok bernama Chesley Burnett Sullenberger III atau yang akrab disapa dengan Sully. Ada co-pilot Jeffrey Skiles yang mendampingi Sully saat itu.
Cerita pendaratan darurat itu menjadi legenda. Sebab, tragedi itu memiliki akhis bahagia. Semua penumpang dan kru pesawat tersebut selamat. Sama sekali tidak ada korban jiwa.
Pesawat US Airways dengan Nomor penerbangan 1549 mendarat darurat di Sungai Hudson pada 15 Januari 2009 karena kedua mesinnya mati akibat menabrak sekawanan burung (bird strike). Insiden ini terjadi tak lama setelah lepas landas dari Bandara LaGuardia, New York.
Diabadikan Menjadi Film
Kisah pendaratan darurat US Airways di Sungai Hudson pada 15 Januari 2009 itu menjadi cerita yang selalu menarik untuk diceritakan melintasi zaman. Termasuk sampai saat ini.
Kisah itu kemudian diabadikan menjadi sebuah film dengan judul Sully yang rilis pada 2016. Aktor legendaris Tom Hanks memerankan sosok Chesley Burnett Sullenberger III pada film itu.
Film itu menjelaskan cukup detail mengenai kejadian kecelakaan pesawat itu. Juga bagaimana relawan yang memiliki peran besar untuk membuat seluruh penumpang bisa diselamatkan.
Syahdu
Bola.com mendapatkan kesempatan menikmati kondisi terkini Sungai Hudson di sela peliputan Piala Dunia 2026. Suasana di pinggir sungai itu sangat tenang dan sangat syahdu.
Saat itu Bola.com menikmati suasana Sungai Hudson dari sisi New Jersey. Deretan gedung pencakar langit yang tinggi di New York samar-samar terlihat dari kejauahan.
Patung Liberty yang ada dit tengah-tengah Sungai Hudson pun terkadang terlihat terutama ketika cuaca sedang baik. Satu hal yang cukup layak dicermati, sungai dengan lebar mencapai lebih dari 5 km itu cukup terjaga kebersihannya.