Pickford Ingatkan Inggris Tak Terpaku pada Messi, Kolektivitas Argentina Sangat Bahaya

Inggris vs Argentina di semifinal Piala Dunia 2026: Messi 8 gol jadi sorotan, namun Jordan Pickford menekankan ancaman juara bertahan bersifat kolektif.

BolaCom | Asad ArifinDiterbitkan 14 Juli 2026, 20:37 WIB
Pemain Argentina Lionel Messi merayakan gol pembuka timnya melawan Tanjung Verde selama pertandingan sepak bola babak 32 besar Piala Dunia di Miami Gardens, Florida, Jumat, (03/07/2026). (AP Photo/Rebecca Blackwell)

Bola.com, Jakarta - Semifinal Piala Dunia 2026 mempertemukan Inggris dan Argentina di Atlanta Stadium, Kamis (16/7/2026) dini hari WIB. Laga klasik ini diperkirakan sengit karena kedua tim tampil impresif sepanjang turnamen.

Perhatian besar kembali mengarah kepada Lionel Messi. Kapten Argentina tersebut telah mengemas delapan gol dan sederet kontribusi penting yang mengantar La Albiceleste ke empat besar.

Advertisement

Di kubu Inggris, Jordan Pickford mengingatkan ancaman Argentina tidak berhenti pada Messi. Kiper utama The Three Lions menilai sang juara bertahan memiliki kualitas merata di semua lini.

Sinyal itu menegaskan Inggris asuhan Thomas Tuchel tidak akan terpaku pada satu nama. Fokus diarahkan pada kekuatan kolektif Argentina yang menjadi fondasi kesuksesan mereka.


Inggris Mewaspadai Kolektivitas Argentina

Lionel Messi dari Argentina, kiri, berbicara dengan wasit Joao Pinheiro, dari Portugal, saat pertandingan perempat final Piala Dunia 2026 melawan Swiss di Kansas City, Mo., Minggu, 12 Juli 2026. (AP Photo/Charlie Riedel)

Pickford menekankan Argentina pantas menyandang status juara bertahan karena kualitas tim yang komplit. "Tetapi kami juga tidak bisa hanya membicarakan Messi. Mereka adalah tim yang bagus dan mereka adalah juara bertahan. Mereka adalah tim yang bagus," kata Pickford.

Penjaga gawang Everton itu juga menegaskan kapasitas Inggris di setiap sektor tetap harus terlihat di lapangan. "Tetapi Anda tidak bisa mengabaikan kemampuan dan bakat yang kami miliki dalam skuad, dalam menyerang, bertahan, dan kekompakan. Kami memiliki semuanya dan itulah yang perlu kami tunjukkan," ucap Pickford.

Argentina dikenal bertumpu pada kolektivitas, dengan ancaman yang tersebar di banyak posisi. Lautaro Martinez, Julian Alvarez, Alexis Mac Allister hingga Enzo Fernandez bisa jadi ancaman bagi Inggris. Argentina adalah tim yang kuat secara kolektif.


Kelas Messi dan Catatan Opta Jelang Semifinal

Pemain Argentina Lionel Messi berselebrasi setelah mencetak gol kedua timnya dalam laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Argentina vs Mesir di Atlanta, Selasa, 7 Juli 2026. (AP Photo/Colin Hubbard)

Lionel Messi kembali menunjukkan kelasnya di Piala Dunia 2026. Saat Argentina menundukkan Swiss 3-1 di perempat final, pemain berusia 39 tahun itu menyumbang assist dan kembali menjadi motor permainan La Albiceleste.

Berkat kontribusi tersebut, Messi menjadi pemain kedua dalam catatan Opta sejak 1966 yang mampu mencatatkan lebih dari 10 kontribusi gol di lebih dari satu edisi Piala Dunia, yakni pada 2022 dan 2026. Sebelumnya, pencapaian serupa hanya berhasil dilakukan Kylian Mbappe.

Tak heran jika namanya menjadi topik utama jelang semifinal. "Semua orang akan membicarakan Messi karena dia adalah salah satu GOAT dalam permainan ini," kata Pickford dikutip dari FotMob.

Berita Terkait