Piala Dunia 2026: Felipe Melo Blak-blakan Sebut Argentina Memang Sering Dibantu Wasit

Mantan pemain Timnas Brasil, Felipe Melo, menyoroti perjalanan Argentina di Piala Dunia 2026.

Bola.com, Jakarta - Mantan pemain Timnas Brasil, Felipe Melo, menyoroti perjalanan Argentina di Piala Dunia 2026.

Perjalanan Argentina di Piala Dunia 2026 sangat sempurna di fase grup, dengan menghempaskan Ajazair (3-0), Austria (2-0), dan Yordania (3-1). Albiceleste kemudian mengalahkan Tanjung Verde di babak 32 besar, Mesir di 16 besar, dan terbaru mendepak Swiss di perempat final.

Namun beberapa kejadian yang melibatkan permainan Argentina menjadi kontroversial. Terutama pelanggaran Lionel Messi saat menghadapi Aljzair, dan panasnya laga melawan Mesir di babak 16 besar.

Hal itu menjadi dasar bagi Felipe Melo untuk meyakini bahwa Argentina diuntungkan oleh keputusan krusial wasit yang memihak mereka.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Insiden Messi dan Gol Mesir yang Dianulir

Insiden Lionel Messi menginjak bek Aljazair, Aissa Mandi, terjadi pada menit ke-32 dalam laga pembuka Grup J Piala Dunia 2026, Rabu (17/6/2026). Dalam duel tersebut, Messi terlihat terlambat melakukan tekel dan tidak sengaja menginjak betis Mandi. Pelanggaran ini lolos dari hukuman wasit dan tinjauan VAR.

Kemudian saat Argentina menghadapi Mesir di babak 16 besar, laga yang berlangsung sengit bahkan berjalan dengan tensi tinggi, karena beberapa keputusan wasit Francois Letexier asal Prancis.

Argentina berhasil melaju ke babak perempat final setelah bangkit dari ketertinggalan 0-2 saat pertandingan menyisakan 11 menit waktu normal untuk kemudian mengalahkan Mesir dengan skor akhir 3-2.

Namun, pertandingan tersebut memicu keluhan dari Asosiasi Sepak Bola Mesir terkait penggunaan Video Assistant Referee (VAR), khususnya mengenai dianulirnya gol Mostafa Zico pada menit ke-62 yang seharusnya bisa menggandakan keunggulan tim asal Afrika Utara itu.

Kata-Kata Felipe Melo

Felipe Melo, mantan pemain timnas Brasil, berbicara blak-blakan saat tampil di Grupo Globo ketika ditanya apakah wasit membantu Argentina di Piala Dunia kali ini.

Ia melontarkan komentarnya di hadapan pengamat sepak bola asal Argentina yang juga mantan pemain Albiceleste, Andres D'Alessandro.

"Menurut pendapat saya, jelas sekali. Dan saya akan jelaskan alasannya. Argumen saya adalah dengan tidak mengusir Messi akibat pelanggaran itu, mereka sudah terlalu memihak Argentina," terang Felipe Melo seperti dalam pemberitaan Marca.

"Selain itu, menurut pandangan saya gol Mesir itu seharusnya tidak dianulir," ujar Melo.

Terbukti Diuntungkan

Pernyataan yang disampaikan mantan gelandang Fiorentina dan Juventus itu juga menyinggung FIFA seolah memiliki standar ganda dalam memperlakukan antarpemain.

"Saya tidak bermaksud mengecilkan pencapaian Argentina. Mencapai semifinal jelas merupakan prestasi mereka dan mereka layak mendapat apresiasi karenanya. Namun, mereka memang diuntungkan. Jika pemain Brasil melakukan hal yang sama, dia pasti sudah diusir keluar lapangan, atau pemain mana pun. Sementara Argentina justru diuntungkan," beber Felipe Melo.

"Pemain lain pernah diusir, termasuk pemain Amerika Serikat Folarin Balogun. Syukurlah mereka kalah, dan terima kasih kepada Belgia yang telah menyingkirkan Amerika Serikat," jelas pria 43 tahun.

 

Ragukan Insiden Pelanggaran Messi

Komentar Felipe Melo mendapat tanggapan dari Andres D'Alessandro. Mantan playmaker River Plate itu membantah pernyataan Melo soal wasit yang membantu Argentina, namun ia berpendapat pelanggaran Messi kepada pemain Aljazair layak ditinjau ulang.

"Dengar, saya tidak percaya hal itu. Namun, dengan banyaknya perdebatan seputar masalah ini, narasi yang berkembang sekarang adalah bahwa Argentina sedang diuntungkan, akan mencapai final, dan akan menjadi juara dunia karena FIFA," beber D'Alessandro.

"Meski begitu, saya setuju dan saya sudah mengatakannya di sini bahwa insiden pertama yang melibatkan Messi itu layak ditinjau ulang. Sisanya terjadi dalam dua situasi permainan tertentu. Hal seperti itu jarang terlihat; itu bukan hal yang umum dalam sepak bola, Anda tahu kan?" tandas pemilik 25 caps di Timnas Argentina.

Sumber: Marca

Video Populer

Foto Populer