Bola.com, Jakarta - Kontroversi mewarnai kemenangan 2-0 Timnas Spanyol atas Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026 di Stadion Dallas, Arlington, Rabu (15-7-2026) dini hari WIB.
Bukan soal penalti untuk La Roja, melainkan keputusan wasit Ivan Barton yang membatalkan tendangan bebas untuk Prancis hingga memicu kebingungan di kalangan penonton.
Sejumlah pengguna media sosial bahkan menuding keputusan tersebut sebagai bentuk "korupsi". Mereka menilai Barton seperti menerapkan aturan baru setelah mengubah keputusan yang sudah diambil.
Sebelumnya, keputusan memberikan penalti kepada Spanyol usai Lucas Digne melanggar Lamine Yamal tidak banyak diperdebatkan.
Seorang pakar aturan pertandingan juga telah menjelaskan alasan gol penalti Mikel Oyarzabal tetap sah, meski Yamal sempat diduga menyentuh bola dengan tangan dalam proses terjadinya peluang.
Ubah Keputusan
Perdebatan justru muncul pada babak pertama ketika Prancis sempat memperoleh tendangan bebas di depan kotak penalti Spanyol.
Keputusan itu diambil setelah Fabian Ruiz dinilai melakukan pelanggaran terhadap Ousmane Dembele.
Ruiz langsung melayangkan protes kepada wasit. Gelandang Spanyol itu bersikeras tidak melakukan kontak dengan Dembele.
Beberapa saat kemudian, Barton mengubah keputusannya. Tendangan bebas untuk Prancis dibatalkan dan bola diberikan kepada Spanyol untuk melanjutkan permainan.
Reaksi Netizen
Keputusan tersebut langsung memancing beragam reaksi di media sosial. Give Me Sport merangkumnya.
"Aturannya dibuat sesuka hati. Tendangan bebas dibatalkan," tulis seorang pengguna X.
Pengguna lain menulis, "Saya masih mencoba memahami bagaimana tendangan bebas itu bisa dibatalkan. Sangat tidak masuk akal, terlepas dari apakah itu memang pelanggaran atau bukan."
Komentar lain berbunyi, "Sekarang mereka benar-benar membuat aturan sendiri. Turnamen ini korup."
Sementara pengguna lainnya mengaku tidak memahami alasan di balik keputusan tersebut.
"Saya benar-benar tidak mengerti apa yang terjadi dengan para wasit sekarang. Tendangan bebas bisa dibatalkan? Tapi hanya dalam situasi tertentu? Turnamen ini menjadi konyol," tulisnya.
Penjelasan Pakar
Belakangan, pakar aturan pertandingan BBC, Dale Johnson, memberikan penjelasan mengenai insiden tersebut.
Menurut Johnson, perubahan keputusan itu bukan berasal dari intervensi VAR seperti yang sempat diduga banyak orang. Barton membatalkan tendangan bebas setelah menerima masukan dari asisten wasit.
"Saya mendapat informasi bahwa wasit membatalkan tendangan bebas berdasarkan saran dari asistennya. Meski begitu, keputusan itu memang terlihat aneh," ujar Johnson.
Spanyol kini tinggal menunggu lawan pada partai final Piala Dunia 2026 di MetLife Stadium, New Jersey. Lawan La Roja akan ditentukan melalui semifinal lainnya yang mempertemukan Inggris melawan Argentina.
Sumber: Give Me Sport