Bola.com, Jakarta - Legenda Timnas Prancis, Patrick Vieira, menyemprot tiga pemain Les Bleus setelah kekalahan 0-2 dari Spanyol pada semifinal Piala Dunia 2026, Rabu (15/7/2026) dini hari WIB. Dia mengkritik Lucas Digne dan Desire Doue, serta minimnya kontribusi Michael Olise.
Menurut Vieira, Timnas Prancis tampil jauh di bawah performa terbaiknya sehingga pantas tersingkir. Ia juga menyoroti kesalahan Lucas Digne dan Desire Doue yang dinilai jadi biang kerok terciptanya gol kedua Spanyol.
Spanyol membuka keunggulan pada menit ke-22 lewat eksekusi penalti Mikel Oyarzabal setelah Lamine Yamal dijatuhkan Lucas Digne di kotak terlarang.
Digne terlambat mengantisipasi pergerakan Yamal yang menusuk ke area penalti. Bek Aston Villa itu kemudian mengayunkan kaki dan melanggar winger Barcelona tersebut, sehingga wasit menunjuk titik putih.
Penampilan Digne kembali menjadi sorotan saat Spanyol mencetak gol kedua menjelang satu jam pertandingan berjalan.
Berawal dari kerja sama apik Dani Olmo dan Pedro Porro di depan kotak penalti, bek Tottenham Hotspur itu berhasil menyelesaikan peluang untuk menggandakan keunggulan Spanyol.
Kesalahan Desire Doue
Meski Digne dianggap melakukan kesalahan posisi, Vieira menilai Desire Doue juga harus ikut bertanggung jawab karena gagal mengikuti pergerakan Porro.
"Tentu saja Digne seharusnya bisa bermain lebih baik. Kita berbicara tentang pemain yang memiliki banyak pengalaman. Namun, di sisi lain, Doue juga memiliki tanggung jawab," ujar Vieira kepada ITV, seperti dikutip dari Metro.
"Umpan satu-dua terjadi tepat di sekitarnya. Dia seharusnya bisa menghentikan atau setidaknya mengikuti pergerakan Porro. Kita bisa menyalahkan posisi Digne, tetapi Doue harus lebih tegas dan lebih memiliki naluri bertahan."
Vieira menilai pemain Paris Saint-Germain itu seharusnya menunjukkan kesadaran bertahan yang lebih baik, apalagi berstatus sebagai pemain yang baru saja meraih gelar Liga Champions.
"Kita berbicara tentang pemain yang memenangkan Liga Champions. Kesadaran bertahannya harus berada di level yang berbeda," tegas mantan gelandang Arsenal tersebut.
Semuanya Tampil Buruk
Vieira juga menyoroti minimnya kontribusi Michael Olise, yang sebelumnya tampil impresif sepanjang turnamen. Namun, ia menilai hal itu lebih disebabkan kualitas permainan Spanyol yang mampu menutup semua ruang gerak pemain-pemain Prancis.
"Spanyol adalah tim yang lebih baik. Prancis sama sekali tidak tampil seperti yang diharapkan," kata Vieira.
"Saya sudah mengatakan sebelumnya bahwa Spanyol harus tampil dengan performa terbaiknya untuk bisa mengalahkan tim Prancis ini, dan menurut saya mereka bahkan bermain melampaui level terbaiknya. Secara kolektif, penampilan mereka benar-benar luar biasa."
"Bukan hanya satu atau dua pemain yang tampil di bawah standar, melainkan semuanya. Secara kolektif, kami bermain sangat buruk."
Sumber: Metro