Thomas Tuchel Paparkan Strategi Inggris Batasi Lionel Messi di Semifinal Piala Dunia 2026

Inggris menyiapkan skema memutus suplai Lionel Messi di semifinal Piala Dunia 2026. Tuchel menuntut keberanian 1v1. Spanyol menanti usai menang 2-0 atas Prancis

BolaCom | Harley IkhsanDiterbitkan 15 Juli 2026, 14:52 WIB
Pelatih Timnas Inggris asal Jerman, Thomas Tuchel, berbicara dengan penyerangnya #20, Noni Madueke, saat istirahat hidrasi selama pertandingan perempat final turnamen Piala Dunia 2026 antara Norwegia dan Inggris di Stadion Miami di Miami Gardens pada 12 Juli 2026. (PATRICIA DE MELO MOREIRA/AFP)

Bola.com, Jakarta - Inggris menegaskan kesiapan menghadapi Argentina di semifinal Piala Dunia 2026 dengan fokus utama menekan pengaruh Lionel Messi. Thomas Tuchel mengungkap rencana jelas untuk membatasi pergerakan dan dampak sang kapten Argentina di lapangan.

Pemenang duel ini akan menantang Spanyol yang sudah lebih dulu melaju setelah mengalahkan Prancis 2-0 pada semifinal pertama. Bagi Inggris, ini menjadi kesempatan emas menuju final Piala Dunia pertama sejak 1966.

Advertisement

Tuchel mengakui kecerdasan dan pengaruh besar Messi, namun menekankan bahwa Inggris membawa pendekatan spesifik untuk meredamnya. Strategi tersebut akan menitikberatkan pada kerja kolektif, bukan hanya penjagaan individual.

Semifinal ini tak sekadar adu kualitas, tetapi juga ujian eksekusi rencana dan mentalitas di panggung tertinggi sepak bola dunia.


Skema Inggris Mengisolasi Lionel Messi

Striker Inggris Harry Kane (kiri) dan kapten Argentina Lionel Messi bersaing pada semifinal Piala Dunia 2026. (AFP/Chandan Khanna-Roberto Schmidt)

Tuchel menempatkan prioritas pada upaya memutus koneksi Messi dengan rekan-rekan setimnya. Menurutnya, Messi istimewa dalam menemukan ruang dan momen, sehingga Inggris perlu mendisiplinkan struktur permainan agar aliran bola menuju sang bintang terhambat.

“Dia menemukan ruang, dia menemukan momen, dan seluruh tim memiliki ide yang sama. Mereka berkomitmen untuk membantunya dan menyuplai bola kepadanya. Mereka selalu waspada, dan ketika dia mencapai level tertingginya, dia membuat perbedaan. Tentu saja, kami akan mempersiapkan itu,” jelas Tuchel.

Pelatih Inggris itu menekankan bahwa menghentikan pergerakan tanpa bola Messi sama pentingnya dengan menghadapi sentuhan pertamanya. Fokusnya adalah menutup jalur umpan, mengganggu ritme, dan memastikan setiap sentuhan Messi terjadi dalam tekanan.


Keyakinan Skuad dan Misi Menuju Partai Puncak

Di luar aspek taktik, Tuchel menegaskan kepercayaan penuh pada karakter dan mentalitas skuad Inggris untuk menjalankan instruksi di situasi krusial. Targetnya jelas: menghentikan Messi dan menjaga jalur Inggris menuju partai puncak tetap terbuka.

“Bisakah Anda sepenuhnya menghitung permainannya, menemukan solusi sempurna atau terlalu fokus padanya? Tidak. Tapi kami harus berani — berani dalam situasi satu lawan satu, memutusnya dari rekan setimnya dan mengontrol setiap gerakan lawan saat bola berada di kakinya,” kata Tuchel kepada The Telegraph.

Pesan tersebut menyasar keberanian dalam duel langsung sekaligus disiplin kolektif. Inggris dituntut proaktif: agresif saat berhadapan 1v1, rapi saat melindungi area berbahaya, dan konsisten menekan setiap fase ketika Messi menguasai bola.

Berita Terkait