Timnas Voli U-18 Indonesia Tundukkan Kirgizstan 3-0, Peluang Finis Kesembilan Terbuka

Indonesia U-18 menang 3-0 atas Kirgizstan di Haikou pada perebutan posisi 9–12. Asa finis kesembilan terjaga, menanti pemenang Arab Saudi vs Bahrain.

BolaCom | Harley IkhsanDiterbitkan 16 Juli 2026, 17:48 WIB
Timnas voli putra Indonesia mengikuti Kejuaraan Asia U-18 2026. (Dok AVC)

Bola.com, Jakarta - Timnas voli putra U-18 Indonesia menaklukkan Kirgizstan 3-0 (25-23, 25-19, 25-13) pada perebutan peringkat 9–12 AVC Boys U-18 Volleyball Championship 2026 di Haikou Wuyuan River Gymnasium, China, Kamis (16/7/2026).

Hasil itu menjaga asa Muhamad Rizgi Maulana dan kawan-kawan untuk menempati posisi terbaik pada turnamen junior tingkat Asia tersebut.

Advertisement

Pelatih Odyk Hermanto menilai kemenangan ini menegaskan perkembangan mental sekaligus ritme permainan di skuad yang sebagian besar baru pertama kali menjajal level internasional. Manajer tim Loudry Maspaitella juga melihat tim tidak lagi gugup seperti laga-laga sebelumnya.


Kemenangan Atas Kirgizstan Jaga Asa Peringkat Kesembilan

Pelatih Odyk Hermanto memberi instruksi ke timnas voli putra Indonesia saat mengikuti Kejuaraan Asia U-18 2026. (Dok AVC)

Indonesia mengamankan kemenangan straight sets 3-0 dalam duel klasifikasi 9–12 di Kejuaraan Asia U-18 2026. Setelah unggul 25-23 pada set pembuka, Merah Putih memperlebar jarak di dua set berikutnya, 25-19 dan 25-13.

Kemenangan tersebut menjaga peluang Timnas Voli Indonesia U-18 untuk menutup gelaran dengan finis di peringkat kesembilan, sesuai target menempati posisi terbaik pada ajang kawasan ini.

Berikutnya, Indonesia akan berhadapan dengan pemenang pertandingan antara Arab Saudi dan Bahrain. Partai itu menjadi ujian konsistensi permainan setelah meraih kemenangan meyakinkan atas Kirgizstan.


Evaluasi Odyk Hermanto: Mental, Tempo, dan Kepercayaan Diri

Odyk Hermanto menyebut hasil atas Kirgizstan mencerminkan mental bertanding pemain yang mulai terasah. Ia menekankan sebagian besar personel baru pertama kali tampil di level internasional, sehingga jam terbang dan persiapan panjang sangat dibutuhkan.

"Alhamdulillah, para pemain mampu meraih hasil maksimal saat menghadapi Kirgizstan. Sejak awal, saya sudah menyampaikan bahwa tim itu membutuhkan lebih banyak jam terbang dan persiapan yang panjang," tutur Odyk dalam keterangan resmi PBVSI.

Menurut Odyk, secara strategi, tim Garuda juga mulai menemukan tempo permainan yang sesuai dengan ekspektasi selama fase latihan. Para pemain terlihat lebih nyaman saat menjalankan pola yang disiapkan.

"Kepercayaan diri menjadi modal penting. Ketika sudah menikmati permainan, mereka bisa menerapkan sistem bertahan dan menyerang dengan lebih baik," kata Odyk.


Perspektif Manajer: Gugup Berkurang, Fokus Perbaiki Kesalahan

Manajer timnas voli putra U-18 Indonesia, Loudry Maspaitella, menilai perubahan signifikan tampak pada ketenangan tim. Ia menekankan skuad tidak lagi tampil gugup seperti pada pertandingan sebelumnya.

"Para pemain sudah tampil lebih tenang. Namun, masih banyak kesalahan yang perlu menjadi bahan evaluasi untuk pertandingan berikutnya," ujar Loudry.

Loudry juga menilai kemampuan teknik individu dan permainan kolektif Kirgizstan masih berada di bawah Indonesia. Meski demikian, ia menegaskan evaluasi tetap diperlukan agar performa tim semakin stabil pada laga penentuan posisi berikutnya.

Berita Terkait